Pandemi Covid-19 Pengaruhi Kesehatan Mental Pemuda Australia
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Pandemi Covid-19 Pengaruhi Kesehatan Mental Pemuda Australia

Jumat, 30 Oktober 2020 | 22:55 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAS

Canberra, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 telah berdampak buruk kepada kesehatan mental dari 75% pemuda Australia berusia 18-24 tahun, berdasarkan survei yang dipublikasikan oleh Ipsos dan surat kabar Nine Entertainment, Jumat (29/10/2020).

Sebagai perbandingan, 65% dari mereka yang disurvei berusia 25-39 tahun, mengatakan pandemi dan pembatasan telah berdampak kepada kesejahteraan mental mereka, hanya 49% dari mereka yang berusia 40-54 tahun, dan 35% dari mereka berusia 55 tahun ke atas.

Profesor psikiatri di Universitas Sydney, Ian Hickie, mengatakan kehidupan pendidikan dan sosial dari anak-anak muda di seluruh dunia telah terganggu oleh pandemi. Universitas Sydney telah mempublikasi model yang memproyeksikan kenaikan 30% dalam tingkat bunuh diri untuk warga Australia berusia 18-24 tahun selama lima tahun ke depan.

Di Victoria, negara bagian yang terpukul parah karena pandemi, diproyeksikan peningkatan bunuh diri sebesar 36,7%.

“Empat puluh lima persen pekerjaan yang hilang terjadi di kalangan pemuda, banyak industri yang tidak segera kembali seperti pariwisata, perhotelan, dan seni pertunjukan,” kata Hickie.

“Dampak pada kehidupan anak muda akan berlangsung 5-10 tahun. Ini tidak akan berakhir ketika lockdown selesai atau ketika kita tampaknya memiliki ancaman kesehatan fisik karena beberapa kendali,” lanjut Hickie.

Di Northern Territory (NT), jumlah pasien yang datang ke Rumah Sakit (RS) Royal Darwin karena isu kesehatan mental telah meningkat 30% sejak wabah Covid-19. Peningkatan itu terjadi meskipun NT sejauh ini hanya memiliki kurang dari 40 kasus terkonfirmasi Covid-19, sebagai wilayah dengan angka kasus terendah di Australia.

Pengamat mengakui pendekatan lockdown ketat di Australia telah berhasil menurunkan kasus infeksi Covid-19. Pada Senin (26/10/2020) dan Selasa (27/10/2020), Australia berhasil mencatat nol kasus Covid-19 di negara bagian Victoria, sebagai pusat wabah terbaru. Victoria menerapkan lockdown secara agresif pada Juli saat kasus mulai meningkat.

Selama 111 hari, penduduk Melbourne, sebagai ibu kota Victoria, hanya diizinkan meninggalkan rumah untuk tujuan esensial seperti berolah raga atau belanja kebutuhan sehari-hari. Kota itu juga menerapkan denda kepada orang-orang yang menerapkan pertemuan besar, bepergian kerja tanpa izin, dan tidak memakai masker di area publik.

“Ini adalah kesuksesan yang cemerlang. Ada kerugian besar kepada kesehatan mental orang-orang dan banyak orang kehilangan pekerjaan, tapi ini berhasil,” kata epidemiolog di Universitas Australia Selatan kepada Business Insider, Kamis.

Australia memiliki keunggulan untuk penanganan Covid-19 dibandingkan sebagian besar negara lainnya, di antaranya populasi kepadatan penduduk yang relatif rendah dan berhasil menerapkan aturan yang jauh lebih ketat dibandingkan negara lain.

Selama beberapa bulan, penduduk Melbourne hanya bisa melakukan perjalanan dalam jarak lima kilometer dari rumah mereka. Pada Oktober, pemerintah negara bagian Victoria memperluasnya menjadi radius 25 kilometer.

Per Agustus, para pekerja esensial bisa didenda sampai 1.652 dolar Australia (Rp 17 juta) jika tidak membawa izin untuk pergi dari dan menuju tempat kerja mereka. Australia juga menerapkan denda jika tidak memakai masker di area publik.

Pada 22 Juli, penduduk Melbourne, yang berusia 12 tahun ke atas diwajibkan memakai masker di luar rumah atau berisiko denda 200 dolar Australia (Rp 2 juta). Bisnis yang mendorong karyawan agar tidak memakai masker bisa didenda 9.913 dolar Australia (Rp 102 juta).

Selain itu, Melbourne juga membatasi perkumpulan publik hanya untuk dua orang atau satu rumah tangga mulai Juli. Kemudian, pada Agustus, kota itu menerapkan jam malam yang melarang penduduk untuk keluar antara pukul 21.00-05.00.

Pada akhir September, Melbourne mulai mengizinkan pertemuan publik terdiri dari lima orang dari dua rumah tangga, tapi lebih dari itu atau para pelanggar bisa didenda 4.957 dolar Australia (Rp 51 juta).



Sumber: Xinhua, Business Insider


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

BMKG: Gempa dan Tsunami Yunani Tidak Berdampak ke Indonesia

BMKG menyebutkan bahwa tsunami yang ditimbulkan akibat gempa magnitudo (M) 7,1 di Yunani tidak berdampak ke Indonesia.

DUNIA | 30 Oktober 2020

Kemlu: Tidak Ada Korban WNI dalam Serangan Gereja di Prancis

Serangan teror yang berpusat di Gereja Notre-Dame Basilika telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

DUNIA | 30 Oktober 2020

Biden dan Trump Bentrok di Florida

"Semua orang tahu siapa Donald Trump. Kita harus tunjukkan ke dia siapa kita."

DUNIA | 30 Oktober 2020

Dubes RI di Tiongkok: Sarang Burung Walet Indonesia Menjanjikan

Saat ini Indonesia memproduksi 40% sarang burung walet dunia.

DUNIA | 30 Oktober 2020

Moderna Persiapkan Peluncuran Global Vaksin Covid-19

Perusahaan sudah mengantongi pemesanan senilai US$ 1,1 miliar dari sejumlah negara.

DUNIA | 30 Oktober 2020

Trump Klaim Pimpin Hasil Jajak Pendapat

Presiden AS sekaligus kandidat petahana Republik, Donald Trump, mengklaim keunggulan dalam hasil jajak pendapat di beberapa negara bagian

DUNIA | 30 Oktober 2020

Gabung Lansia, Aung San Suu Kyi Beri Hak Suara di Pemilu Myanmar

Pemimpin sipil Myanmar Aung San Suu Kyi memberikan hak suara pada Kamis (29/10) menjelang Hari Pemilu minggu depan.

DUNIA | 30 Oktober 2020

Topan Molave dan Tanah Longsor di Vietnam Akibatkan 35 Orang Tewas dan 59 Hilang

Topan Molave ​​memicu tanah longsor yang menewaskan sedikitnya 35 orang dan menyebabkan 59 orang hilang di Vietnam tengah

DUNIA | 30 Oktober 2020

Rekor, PDB AS Tumbuh 33,1% di Q3 2020

Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh 33,1% di triwulan ketiga (Juli-September) 2020 (annualized), pertumbuhan tertinggi dalam sejarah AS.

DUNIA | 30 Oktober 2020

AS hingga Turki Kecam Teror Prancis

"Serangan teroris radikal Islam ini harus dihentikan segera. Tidak ada negara, Prancis dan yang lainnya yang akan tinggal diam!" kata Trump.

DUNIA | 30 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS