Khamenei: Kebijakan Iran Tak Terpengaruh Siapapun Pemenang Pilpres AS
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Khamenei: Kebijakan Iran Tak Terpengaruh Siapapun Pemenang Pilpres AS

Rabu, 4 November 2020 | 17:36 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Dubai, Beritasatu.com - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan, hasil pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) tidak akan mempengaruhi kebijakan Teheran terhadap Washington.

“Kebijakan kami terhadap Amerika Serikat diatur dengan jelas dan tidak berubah seiring perubahan individu. Tidak masalah siapa yang datang dan pergi,” kata Khamenei dalam pidato yang disiarkan langsung di TV pemerintah Iran, Selasa (3/11/2020).

Khamenei berbicara pada peringatan penyanderaan Kedutaan Besar AS di Teheran 1979, yang bertepatan dengan hari lahir Nabi Muhammad.

“Serangan mahasiswa di sarang mata-mata ini cukup tepat dan bijaksana," kata Khamenei, mengacu pada mahasiswa Islam radikal yang menyerbu kedutaan, menyandera 52 staf selama 444 hari. Sejak peristiwa itu, tidak ada hubungan diplomatik AS-Iran.

Tahun ini Iran membatalkan unjuk rasa dan acara lain dalam memperingati peristiwa di kedutaan itu karena kekhawatiran atas penyebaran virus corona yang telah menewaskan sekitar 36.000 orang di negara itu. Iran merupakan negara yang paling parah terkena dampak corona di Timur Tengah.



Sumber: Arabnews


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Turki Puji “Dua Pahlawan” Penyelamat Korban Wina

“Tadi malam ada dua pahlawan di Wina. Recep Tayyip dan Mikail melakukan apa yang diharapkan dari seorang Turki dan Muslim sejati! Terima kasih anak muda."

DUNIA | 4 November 2020

Tanggapi Klaim Kemenangan Trump, AP: Belum Ada Pemenang

“Penegasan kemenangannya tidak sesuai dengan hasil dan informasi yang saat ini tersedia untuk AP,” demikian pernyataan resmi AP.

DUNIA | 4 November 2020

Manajer Kampanye Biden: Pernyataan Trump Keterlaluan

"Belum pernah ada dalam sejarah kita, seorang presiden Amerika Serikat berusaha melucuti suara orang Amerika dalam pemilihan nasional.”

DUNIA | 4 November 2020

Baperan Kalah, Trump Ancam ke MA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ternyata sudah "baperan" (bawa perasaan) akan kalah dan mengancam ke pengadilan MA.

DUNIA | 4 November 2020

Trump: Kami Menang!

Trump menuduh ada upaya mencurangi hasil pemilihan presiden hari sebelumnya.

DUNIA | 4 November 2020

Penghitungan Suara Rehat, Biden 220 Trump 213

Masih ada jutaan suara di 10 negara bagian yang belum tuntas dihitung.

DUNIA | 4 November 2020

Trump Akan Membuat Pernyataan "Kemenangan Besar"

Perolehan electoral vote Trump bakal bertambah.

DUNIA | 4 November 2020

Trump Akhirnya Ungguli Biden, Penghitungan Belum Selesai

Lompatan itu dia lakukan setelah merebut dua negara bagian “raksasa” Texas dan Florida.

DUNIA | 4 November 2020

Twitter Sembunyikan Kicauan Trump

Trump menuding tanpa bukti bahwa Partai Demokrat mencoba untuk “mencuri” hasil pemilu.

DUNIA | 4 November 2020

Untuk Menang, Biden Hanya Butuh Satu Negara Bagian Utama

Dalam perhitungan CNBC, Biden hanya perlu kemenangan satu dari negara bagian North Carolina, Florida atau Ohio

DUNIA | 4 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS