Biden Dianggap Menang, Bandar Judi Sudah Bayar Petaruh Rp 334 Miliar
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.19)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.98)   |   DBX 1207.48 (-6.95)   |   I-GRADE 186.044 (-1.8)   |   IDX30 536.499 (-4.06)   |   IDX80 144.214 (-1.63)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.84)   |   IDXESGL 149.259 (-0.62)   |   IDXG30 145.988 (-1.78)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-3.45)   |   IDXQ30 152.642 (-1.01)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-4.87)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-7.32)   |   IDXV30 148.997 (-3.22)   |   INFOBANK15 1075.9 (-4.86)   |   Investor33 460.647 (-2.84)   |   ISSI 189.211 (-2.58)   |   JII 668.85 (-10.91)   |   JII70 234.095 (-3.95)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.11)   |   LQ45 998.257 (-9.21)   |   MBX 1767.88 (-20.12)   |   MNC36 340.661 (-2.42)   |   PEFINDO25 338.558 (0.19)   |   SMInfra18 329.085 (-4.86)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.17)   |  

Biden Dianggap Menang, Bandar Judi Sudah Bayar Petaruh Rp 334 Miliar

Jumat, 6 November 2020 | 08:08 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Sydney, Beritasatu.com- Di Australia, situs perjudian Sportsbet telah membayar US$ 23 juta (Rp334 miliar) setelah mengakui pemenang pemilihan presiden AS adalah kandidat dari partai Demokrat yakni Joe Biden.

Seperti dilaporkan RT, Kamis (5/110, pembayaran dilakukan bahkan ketika Presiden Donald Trump telah mengajukan gugatan di tiga negara bagian karena dugaan kecurangan pemungutan suara.

Sportsbet menyebut pemenang pemilihan AS 2020 adalah Biden pada Kamis (5/11) pagi waktu setempat (Rabu malam di AS). Situs taruhan olahraga itu mengumumkan "pembayaran awal" besar-besaran untuk pengguna yang menempatkan uang pada Demokrat. Sportsbet mengisyaratkan pula bahwa masih ada lebih banyak uang untuk dibayarkan.

Pasar masih terbuka bagi mereka yang ingin bertaruh pada kampanye AS, Sportsbet mencuit di samping kabar bahwa US$ 23 juta telah dibayarkan kepada individu yang memasang taruhan pada kontes.

Namun, mereka yang ingin memasang taruhan elektoral lainnya kurang beruntung, karena situs tersebut melaporkan "pasar" lain ditutup. Sementara Hari Pemilu datang dan pergi pada Selasa, pandemi virus corona telah membuat pemungutan suara berantakan karena jutaan surat suara masih harus dihitung.

Saat acara olahraga yang lebih sedikit dari biasanya untuk dipertaruhkan, terutama di Australia – negara yang menerapkan lockdown paling ketat di luar Wuhan - dan liputan media yang positif, pemilu AS telah terbukti menjadi usaha yang sangat menguntungkan bagi bandar judi Australia.

Sportsbet dan dua pesaing utamanya, Ladbrokes dan Tabcorp, semua bandar telah menghasilkan uang dalam kontes yang mengadu petahana Trump dari Partai Republik melawan penantang dari Partai Demokrat Joe Biden.

Ketiga lembaga tersebut telah melaporkan bahwa warga Australia memberikan lebih banyak uang untuk bertaruh pada pemungutan suara daripada di Melbourne Cup hari Selasa (3/11) (pacuan kuda literal) dan grand final Liga Rugby Nasional bulan lalu. Dilaporkan pula, pasar taruhan hanya sedikit yang mendukung Trump.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Perekonomian AS Belum Pulih, The Fed Tahan Suku Bunga

Keputusan the Fed menahan suku bunga di 0%-0,25% sejak 7 bulan lalu, atau sejak awal mula pandemi, sesuai dengan ekspektasi pasar.

DUNIA | 6 November 2020

Ini Dia, Capres AS yang Sudah Mengaku Kalah!

Kanye West adalah satu-satunya kandidat yang sudah mengaku kalah pada pilpres AS 2020

DUNIA | 6 November 2020

Rakyat AS Cemas, Perpecahan Makin Melebar

Klaim kemenangan dan tudingan adanya kecurangan dalam penghitungan surat suara oleh Presiden Donald Truump membuat banyak rakyat AS cemas.

DUNIA | 6 November 2020

AS Setujui Penjualan 4 Drone Reaper ke Taiwan

Amerika Serikat (AS) berencana untuk menjual empat unit drone atau pesawat nirawak MQ-9 Reaper bersenjata ke Taiwan.

DUNIA | 6 November 2020

Biden Kejar Trump di Pennsylvania, Selesai Jika Dapat

Biden butuh 17 suara elektoral lagi untuk menjadi presiden, Pennsylvania menyediakan 20 suara elektoral.

DUNIA | 6 November 2020

Australia Sepakati Pembelian 50 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Australia telah setuju untuk membeli 50 juta dosis dari dua vaksin Covid-19 lagi.

DUNIA | 6 November 2020

Negara Adidaya AS Didominasi Politikus Gaek

Amerika Serikat (AS) adalah negara adidaya yang masih didominasi politikus gaek wajah lama.

DUNIA | 6 November 2020

Ekonomi, Alasan Warga Inggris Tolak Patuhi Aturan Covid-19

Survei menemukan faktor ekonomi menjadi alasan penting bagi warga Inggris untuk menolak pesan pemerintah dalam mematuhi aturan pembatasan Covid-19

DUNIA | 6 November 2020

Menhan Amerika Bersiap Mundur

Esper dan Trump mulai terlihat berseberangan ketika Amerika dilanda kerusuhan di berbagai kota musim panas lalu.

DUNIA | 6 November 2020

Kesuksesan Lockdown Kedua Inggris Sangat Bergantung Isolasi Mandiri

Inggris kembali menerapkan lockdown secara nasional mulai Kamis (5/11) tengah malam untuk menahan jumlah infeksi Covid-19. Isolasi mandiri menjadi faktor kunci.

DUNIA | 6 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS