Palestina: Trump Presiden AS Terburuk di Zaman Modern
Logo BeritaSatu

Palestina: Trump Presiden AS Terburuk di Zaman Modern

Minggu, 8 November 2020 | 15:46 WIB
Oleh : WBP

Ramallah, Beritasatu.com - Kepergian Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dari Gedung Putih melegakan rakyat Palestina di bawah pendudukan Israel. Demikian dikatakan para pemimpin Palestina, Minggu (8/11/2020).

Utusan khusus Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Shaath, mengatakan kepada Anadolu bahwa pemerintahan Trump adalah yang terburuk bagi rakyat Palestina. "Bagi kami, ini sebuah keuntungan dari lengsernya Trump. Namun, kami tidak memperkirakan akan ada perubahan strategis yang esensial dalam sikap Amerika terhadap perjuangan Palestina," ia melanjutkan.

Anggota senior Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Hanan Ashrawi, menyerukan penyesuaian ulang dari AS.

Sekretaris Jenderal Inisiatif Nasional Palestina (PNI), Mustafa Barghouti, merasa senang dengan hasil Pemilu AS. Menurutnya, Trump merupakan peradaban Presiden Amerika terburuk yang ditemui di zaman modern.

"Trump merusak hubungan dan politik internasional. Apa yang disebut 'Kesepakatan Abad ini' merupakan hal terburuk yang dilakukannya bagi rakyat Palestina," katanya.

Gerakan Mujahidin, bagian dari perlawanan Palestina, turut mengomentari hasil Pemilu AS dan menyebutkan kejatuhan Trump sama dengan ambruknya seluruh sistem yang mengkhianati rakyat mereka sendiri dan Palestina.

Israel menduduki wilayah Palestina, termasuk Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza pada 1967.

Rakyat Palestina menginginkan wilayah-wilayah itu menjadi bagian dari pembentukan negara Palestina pada masa depan.



Sumber: Anadolu, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Harap Kemitraan Strategis RI-AS Makin Kuat

Jokowi juga menyampaikan harapan untuk bisa bekerja sama erat dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia-AS.

DUNIA | 8 November 2020

Jokowi Ucapkan Selamat kepada Biden dan Harris

Jokowi mengatakan tingkat partisipasi yang tinggi dalam Pemilu AS merupakan refleksi atas harapan akan demokrasi.

DUNIA | 8 November 2020

Biden: Saya Presiden yang Mempersatukan

Biden menyebut rakyat AS telah memberikan kemenangan yang meyakinkan.

DUNIA | 8 November 2020

Lima Faktor Penentu Kemenangan Biden

Pesan yang disampaikan dalam kampanye Biden sederhana saja, bahwa “dia bukan Trump".

DUNIA | 8 November 2020

Kamala Harris Singgung Keyakinan Sang Ibu

Sejarah Amerika melibatkan peran perempuan yang berjuang untuk menjamin dan melindungi hak politik kaumnya.

DUNIA | 8 November 2020

Pidato Pertama, Presiden Terpilih Joe Biden Ajak Warga AS Bersatu

"Saya akan bekerja sebagai presiden yang menyatukan bukan memisahkan. Saya tidak akan memandang negara bagian 'merah' atau 'biru'," kata Biden.

DUNIA | 8 November 2020

Kamala Harris: Amerika Memasuki Kehidupan Baru

Kamala menegaskan, dia bukanlah wapres perempuan terakhir.

DUNIA | 8 November 2020

Reaksi Pilpres AS: Pendukung Biden Bergembira, Pro-Trump Teriak Curang

Ketua tim sukses Trump Bill Stepien meminta pendukung Trump untuk siap-siap melakukan gelombang protes di seluruh penjuru negeri.

DUNIA | 8 November 2020

Harris Terpilih Wapres Amerika, Warganet India Gempar dalam Haru

Harris adalah putri dari seorang ibu asal India dan ayah dari Jamaika.

DUNIA | 8 November 2020

Ini Daftar Negara Bagian yang Dimenangkan Biden dan Trump

Sejauh ini Biden telah menang di 23 negara bagian plus ibu kota federal District of Columbia.

DUNIA | 8 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS