Logo BeritaSatu

Pasutri Peneliti Ini Bulan Madu di Lab Covid-19

Jumat, 13 November 2020 | 08:18 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Frankfurt, Beritasatu.com- Data positif pada bakal vaksin Covid-19 buatan perusahaan Jerman, BioNTech, dan mitranya dari Amerika Serikat (AS), Pfizer, tidak bisa dilepaskan dari peran penting suami istri peneliti Prof Ugur Sahin dan Dr. Ozlem Tureci.

Pasangan imigran itu mendirikan perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech pada 2008 dengan visi menciptakan perawatan kanker yang sifatnya individual.

Senin (9/11), Pfizer mengumumkan vaksin percobaan telah efektif lebih dari 90 persen dalam mencegah Covid-19 berdasarkan data awal dari studi luas. Kabar itu menjadi angin segar bagi dunia termasuk indeks saham dunia dilaporkan langsung menguat pada Senin dan Selasa (10/11).

Pfizer dan BioNTech adalah produsen obat pertama yang menunjukkan kesuksesan dalam uji klinis skala besar vaksin virus corona. Kedua perusahaan menyebutkan sejauh ini tidak menemukan masalah keamanan serius dan menargetkan otorisasi penggunaan darurat di AS akhir November.

Sahin (55) bersama istrinya, Tureci (53), adalah ilmuwan Jerman keturunan Turki, yang sebelum mendirikan BioNTech juga pernah membangun perusahaan Ganymed Pharmaceuticals untuk pengembangan obat kanker dengan terapi imunitas. Keduanya kini tercatat dalam daftar 100 orang terkaya di Jerman berdasarkan mingguan Welt am Sonntag.

Dari akar sederhana, Sahin berusia empat tahun saat pindah ke Jerman bersama ibunya untuk menyusul ayahnya yang bekerja di pabrik Ford di Koln. Sahin mengambil jurusan kedokteran di Universitas Koln dan mengaku sering berada di laboratorium sampai larut malam sebelum pulang dengan menaiki sepeda. Sampai sekarang, dia masih bergaya santai dan bersepeda menuju kantor.

“Dia tidak pernah berubah dari sangat rendah hati dan menarik,” kata Matthias Kromayer dari perusahaan modal ventura MIG AG yang berinvestasi untuk BioNTech sejak awal.

Sementara itu, Tureci bertumbuh dengan pengaruh dari ayahnya seorang dokter yang membuka praktik di rumah. “Saya tidak bisa membayangkan profesi lain bahkan ketika saya masih gadis kecil,” kata Tureci yang akhirnya menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Saarland dan kini menjadi dosen di Universitas Mainz serta dikenal sebagai pionir terapi kanker dengan imunitas.

Sahin dan Tureci menikah pada 2002 ketika Sahin bekerja di Pusat Kedokteran Universitas Mainz. Bahkan saat hari pernikahan, keduanya sempat menghabiskan waktu di laboratorium universitas itu.

Sebelum pandemi, BioNTech meneliti perawatan kanker bersifat individu dengan memanfaatkan kekebalan tubuh. Sahin dan Tureci menyadari setiap pasien kanker tidak ada yang mengalami mutasi genetika sel secara identik. Itu sebabnya, terapi kanker dengan tindakan operasi, kemo, atau radiasi tidak bisa diterapkan secara seragam dan baku sehingga dibutuhkan terapi khusus yang dirancang pribadi untuk setiap individu.

Suami istri itu juga mengetahui bahwa tubuh manusia kebanyakan bisa menolong diri sendiri saat diserang virus atau bakteri. Sasaran Sahin dan Tureci adalah mengembangkan terapi kekebalan tubuh untuk merangsang mekanisme penyembuhan diri sendiri dengan melepaskan “polisi” dari sistem kekebalan tubuh manusia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 di Jakarta sampai 4 Oktober 2022

Pergerakan kasus positif dan kematian Covid-19 di Jakarta sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 4 Oktober 2022

Infografik penerima vaksin Covid-19 sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia sampai 4 Oktober 2022

Infografik kasus aktif Covid-19 sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 4 Oktober

Infografik prevalensi tertinggi Covid-19 di 10 provinsi pada 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 4 Oktober 2022

Infografik positivity rate Covid-19 sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Klub Spanyol Elche Pecat Pelatih Francisco Rodriguez

Rodriguez sudah menangani Elche sejak November 2021 dan dia sebelumnya berhasil mempertahankan Elche di kompetisi kasta tertinggi Spanyol, La Liga.

NEWS | 5 Oktober 2022

Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi pada 4 Oktober

Infografik kesembuhan terendah Covid-19 di 10 provinsi pada 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 4 Oktober 2022

Infografik kasus positif dan kematian Covid-19 sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 4 Oktober

Infografik kematian tertinggi Covid-19 tingkat provinsi pada 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 4 Oktober 2022

Infografik prediksi puncak Covid-19 berdasarkan data 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 4 Oktober 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 4 Oktober 2022

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings