Presiden Jokowi Dorong Mekanisme Ketahanan Kesehatan di KTT APT
Logo BeritaSatu

Presiden Jokowi Dorong Mekanisme Ketahanan Kesehatan di KTT APT

Sabtu, 14 November 2020 | 17:30 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong negara-negara ASEAN Plus Three (APT) untuk memiliki mekanisme ketahanan kesehatan. Hal itu diperlukan dengan melihat pengalaman pandemi Covid-19 pada saat ini agar ke depannya negara-negara di kawasan dapat siap menghadapi pandemi di masa depan.

Saat berpidato secara virtual di KTT ke-23 APT, Sabtu (14/11/2020), Jokowi berbagi sejumlah pandangannya mengenai upaya untuk memperkuat mekanisme ketahanan kesehatan tersebut.

"Pertama, pembangunan infrastruktur kesehatan di tingkat nasional," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Ketahanan kesehatan kawasan haruslah dimulai dari infrastruktur kesehatan yang memadai di tingkat nasional. Jokowi menerangkan masing-masing negara harus berinvestasi untuk menjamin akses kesehatan dengan harga terjangkau. Upaya tersebut nantinya akan memperbaiki ketahanan masyarakat dan kesiapsiagaan serta kapasitas kesehatan publik di masa darurat.

"Selain itu, kita juga harus membangun kapasitas teknologi kesehatan digital sebagai bagian dari infrastruktur kesehatan publik. Layanan akses online ke tele-health menjadi kian relevan di masa pandemi. Negara mitra di ASEAN Plus Three harus berkolaborasi membangun infrastruktur kesehatan masing-masing negara di kawasan," terang Jokowi.

Setelah itu, Presiden melanjutkan, untuk memperkuat mekanisme ketahanan kesehatan, maka pembangunan industri kesehatan di kawasan harus segera dilakukan. Pandemi saat ini memberikan pelajaran kepada kita mengenai pentingnya industri kesehatan yang kuat di kawasan, baik industri alat kesehatan, obat-obatan, bahan baku obat, farmasi, maupun vaksin.

Kepala Negara berpendapat bahwa kawasan harus memiliki peta jalan untuk memperkuat berbagai industri tersebut. Industri kesehatan juga harus ditopang oleh kapasitas penelitian dan pengembangan di sektor kesehatan.

"Untuk itu, penting bagi kita untuk menjadikan kawasan ASEAN Plus Three sebagai medical-sciences hub terutama di masa dan pascapandemi," jelas Jokowi.

Lebih jauh, pembentukan kerangka kawasan yang komprehensif dalam menghadapi pandemi juga disinggung oleh Jokowi. Kerangka ini meliputi sistem dan SoP di masa pandemi, sistem peringatan dini, sistem ketersediaan alat kesehatan, obat-obatan, hingga keberadaan vaksin di kawasan.

Terkait hal itu, keberadaan ASEAN Center for Public Health Emergencies and Emerging Diseases sangat dibutuhkan. Presiden sekali lagi menyatakan kesiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah bagi pusat operasi tersebut.

"Pandemi ini harus menjadi wake up call bagi kita untuk memperbaiki sistem kesehatan baik di tingkat nasional maupun di kawasan. Recover together, recover stronger," ujar Jokowi.

Untuk diketahui, mitra ASEAN yang hadir dalam KTT ini ialah Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, Premier Tiongkok Li Keqiang, dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menlu Retno Sebut Kemitraan ASEAN dan AS Jadi Kekuatan Positif

Menlu Retno Marsudi mewakili Presiden Republik Indonesia dalam KTT ke-8 ASEAN-AS mengatakan AS merupakan salah satu mitra strategis ASEAN.

DUNIA | 14 November 2020


Jokowi-Jacinda Dorong Penguatan Kemitraan ASEAN-Selandia Baru

Hari ini ASEAN–Selandia Baru merayakan 45 tahun kemitraannya.

DUNIA | 14 November 2020

Hari ini, Presiden Hadiri Sejumlah KTT ASEAN Secara Virtual

KTT tersebut diselenggarakan di Vietnam dan diikuti Presiden Jokowi melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

DUNIA | 14 November 2020

Trump Isyaratkan Tak Lagi Jadi Presiden

Trump menyatakan kemungkinan ada kebijakan berbeda di masa mendatang terkait penanganan Covid-19 oleh pemerintahan baru.

DUNIA | 14 November 2020

Gugatan Pemilu Trump Mental di 3 Negara Bagian

Trump masih belum mau mengalah dan menuduh terjadi kecurangan dalam pemilu, walaupun sejumlah pakar hingga orang-orang terdekatnya meminta Trump legawa.

DUNIA | 14 November 2020

Akhirnya, Pemerintah Tiongkok Beri Selamat ke Biden

Ada profesor di Beijing yang mengatakan Tiongkok sebetulnya lebih suka kalau Trump menang lagi.

DUNIA | 14 November 2020

Pejabat Pemilihan Amerika Ramai-ramai Bantah Tuduhan Trump

Semakin luas Trump mengumbar tuduhan, semakin banyak orang yang memusuhinya.

DUNIA | 13 November 2020

Pasutri Peneliti Ini Bulan Madu di Lab Covid-19

Pasutri Dr Ozlem Tuereci dan Prof Ugur Sahin telah mengabdikan hidupnya untuk penelitian vaksin Covid-19 dan bahkan menghabiskan hari pernikahan di laboratorium

DUNIA | 13 November 2020

Paus Fransiskus Ucapkan Selamat pada Joe Biden

Pemimpin Tertinggi umat Katolik, Paus Fransiskus berbicara dengan Joe Biden melalui telepon pada Kamis (12/11).

DUNIA | 13 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS