Ekonom UBS: Kasus Covid-19 di AS Bisa Dekati Nol dalam 6 Bulan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ekonom UBS: Kasus Covid-19 di AS Bisa Dekati Nol dalam 6 Bulan

Minggu, 15 November 2020 | 05:57 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

London, Beritasatu.com- Perkembangan vaksin virus corona terbaru mencerahkan prospek ekonomi Amerika Serikat (AS), sehingga ekonom UBS memperkiraan produk domestik bruto (PDB) negara tersebut akan meningkat.

Pfizer dan BioNTech pada awal pekan ini Senin (9/11/2020) mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 lebih dari 90% efektif mencegah Covid-19. Pengumuman tersebut memicu optimisme bahwa pandemi dapat segera berakhir, dan meningkatkan pasar saham secara global.

UBS awalnya memperkirakan bahwa jumlah infeksi virus corona di AS akan mendekati nol pada akhir 2021, tetapi berita vaksin telah membuat bank itu memajukan perkiraan dalam enam bulan.

“Kami mendapatkan situasi di mana kasus Covid yang dilaporkan di Amerika Serikat turun mendekati nol pada kuartal kedua tahun depan. Perbedaan enam bulan itu, perbedaan dua kuartal itu sangat berarti, itu berarti kenaikan 1 hingga 1,25 poin persentase tambahan dalam PDB tahun depan," kata Kepala Ekonom AS di UBS, Seth Carpenter, Kamis (12/11/2020).

Dia menambahkan bahwa berita vaksin Covid-19 sangat menggembirakan karena tingkat kemanjurannya jauh lebih tinggi daripada yang diantisipasi analis.

AS mencatat lebih 10 juta kasus Covid-19 sejak pandemi dimulai. Negara ini mencatat rekor tertinggi minggu ini dalam hal rawat inap pasien corona dan infeksi harian, dengan 153.496 kasus pada Kamis, menurut Universitas Johns Hopkins.

Hal ini muncul ketika spekulasi meningkat tentang apakah ekonomi AS akan ditutup sekali lagi. Seorang penasihat Presiden terpilih Joe Biden mengatakan bahwa menutup bisnis selama empat hingga enam minggu dapat membantu mengurangi jumlah infeksi dan membuat ekonomi berada di jalur yang benar sampai vaksin disetujui dan didistribusikan.

Dengan kasus melonjak di Chicago, Wali Kota Lori Lightfoot meminta penduduk pada Kamis untuk membatalkan rencana Thanksgiving dan tetap di dalam rumah.

Komentar Carpenter berbeda dengan kehati-hatian yang digambarkan oleh para ahli seperti penasihat virus corona Gedung Putih Dr. Anthony Fauci. Dia memperingatkan pada hari Kamis bahwa vaksin mungkin tidak cukup untuk membantu memberantas penyakit. “Saya ragu kami akan memberantas ini. Saya pikir kita perlu merencanakan bahwa ini adalah sesuatu yang mungkin perlu kita pertahankan secara kronis. Mungkin ada yang endemik, yang harus kita waspadai saja, ”ujarnya.

Dukungan Fiskal
Kinerja ekonomi AS pada 2021 juga akan bergantung pada seberapa besar stimulus fiskal disetujui. Pembicaraan antara Demokrat dan Republik belum menghasilkan kesepakatan, dan ada lebih banyak ketidakpastian setelah pemilihan presiden.

Carpenter yakin pembuat kebijakan AS akan mengecewakan pasar dengan memberikan paket dukungan yang lebih rendah dari perkiraan. “Kami sebenarnya sedikit pesimistis terhadap pasar, jadi kami telah menulis sekitar US$ 450 miliar paket yang akan datang pada kuartal pertama tahun depan,” katanya.

Saat berbicara dengan klien, dia mengatakan pasar mengharapkan stimulus serupa dengan yang pertama, dengan total US$ 1 triliun.

UBS berasumsi bahwa Partai Republik akan mempertahankan kendali Senat. Jika Senat dipimpin oleh Demokrat, bank yakin stimulus bisa dua kali lipat, tetapi di bawah US$ 1 triliun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Dorong Bangun Kepercayaan Strategis KTT Asia Timur

Presiden Jokowi terus mendorong dibangunnya kepercayaan strategis di antara negara anggota KTT Asia Timur untuk memperkuat kerja sama.

DUNIA | 14 November 2020

Presiden Jokowi Tegaskan Vaksin Covid-19 di Kawasan Adalah Satu Keharusan

Presiden Jokowi menandaskan bahwa ketersediaan vaksin Covid-19 merupakan suatu keharusan.

DUNIA | 14 November 2020

Jokowi: ASEAN Harus Tumbuh Jadi Kekuatan Ekonomi Digital

Jokowi menegaskan bahwa ASEAN harus tumbuh menjadi kekuatan besar ekonomi digital.

DUNIA | 14 November 2020

Presiden Jokowi Dorong Mekanisme Ketahanan Kesehatan di KTT APT

Presiden Jokowi mendorong agar negara ASEAN Plus Three memiliki mekanisme ketahanan kesehatan agar siap menghadapi pandemi di masa yang akan datang.

DUNIA | 14 November 2020

Menlu Retno Sebut Kemitraan ASEAN dan AS Jadi Kekuatan Positif

Menlu Retno Marsudi mewakili Presiden Republik Indonesia dalam KTT ke-8 ASEAN-AS mengatakan AS merupakan salah satu mitra strategis ASEAN.

DUNIA | 14 November 2020


Jokowi-Jacinda Dorong Penguatan Kemitraan ASEAN-Selandia Baru

Hari ini ASEAN–Selandia Baru merayakan 45 tahun kemitraannya.

DUNIA | 14 November 2020

Hari ini, Presiden Hadiri Sejumlah KTT ASEAN Secara Virtual

KTT tersebut diselenggarakan di Vietnam dan diikuti Presiden Jokowi melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

DUNIA | 14 November 2020

Trump Isyaratkan Tak Lagi Jadi Presiden

Trump menyatakan kemungkinan ada kebijakan berbeda di masa mendatang terkait penanganan Covid-19 oleh pemerintahan baru.

DUNIA | 14 November 2020

Gugatan Pemilu Trump Mental di 3 Negara Bagian

Trump masih belum mau mengalah dan menuduh terjadi kecurangan dalam pemilu, walaupun sejumlah pakar hingga orang-orang terdekatnya meminta Trump legawa.

DUNIA | 14 November 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS