Sempat Tolak Vaksin, Bos Tesla Elon Musk Positif Covid-19
INDEX

BISNIS-27 555.695 (12.56)   |   COMPOSITE 6537.09 (82.91)   |   DBX 1185.45 (4.25)   |   I-GRADE 192.346 (4.58)   |   IDX30 559.887 (14.06)   |   IDX80 149.821 (2.81)   |   IDXBUMN20 454.506 (9.99)   |   IDXESGL 154.417 (2.37)   |   IDXG30 151.04 (3.24)   |   IDXHIDIV20 490.586 (12.63)   |   IDXQ30 156.252 (4.15)   |   IDXSMC-COM 301.613 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 382.211 (0.35)   |   IDXV30 157.186 (1.27)   |   INFOBANK15 1083.88 (30.87)   |   Investor33 472.674 (10.59)   |   ISSI 194.508 (1.25)   |   JII 694.836 (6.78)   |   JII70 242.811 (1.92)   |   KOMPAS100 1324.28 (21.59)   |   LQ45 1037.35 (23.63)   |   MBX 1819.69 (25.48)   |   MNC36 350.082 (7.57)   |   PEFINDO25 343.337 (-0.23)   |   SMInfra18 332.762 (3.61)   |   SRI-KEHATI 404.998 (10)   |  

Sempat Tolak Vaksin, Bos Tesla Elon Musk Positif Covid-19

Senin, 16 November 2020 | 06:32 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Chief Executive Officer (CEO) Tesla, Elon Musk mengatakan pada Sabtu (14/11/2020) kemungkinan besar dirinya terinfeksi Covid-19 yang moderat, setelah melakukan beberapa kali tes dengan hasil berbeda.

“Saya mendapatkan hasil yang sangat berbeda dari laboratorium yang berbeda, tetapi kemungkinan besar saya mengalami Covid-19 dengan gejala kategori sedang. Gejala saya adalah flu ringan, yang tidak mengherankan, karena virus corona adalah sejenis flu, "tulis Musk dalam tweet pribaidnya.

Ia tidak menyebutkan apakah hasil tersebut berasal dari uji reaksi berantai polimerase (swab test) yang lebih akurat daripada uji cepat (rapid test).

“Sedikit naik turun. Rasanya seperti pilek biasa, tetapi tubuh lebih sakit dan kepala keruh serta batuk/bersin, "tulis CEO Tesla menjawab pertanyaan pengguna tentang gejala.

Musk pada Kamis (12/11/2020) mengatakan bahwa hasil tes antigen cepat dari mesin yang sama dan tes yang sama menunjukkan positif dua kali, dan kemudian negatif dua kali pada hari yang sama.

Dalam sebuah wawancara dengan Podcast New York Times sebelumnya, Musk sempat menyatakan ia dan anaknya menolak disuntik vaksin jika sudah ditemukan. Alasannya, ia merasa tidak berisiko terkena Covid-19. "Tidak (mengambil vaksin), saya tidak berisiko terkena Covid-19. Anak-anak saya juga tidak," ujar Musk.

Musk juga salah satu pengusaha yang mengkritik kebijakan lockdown pemerintah daerah Amerika Serikat (AS). Bahkan pada Mei lalu ia mengoperasikan pabrik Tesla di Alameda County dan meminta karyawan kembali bekerja, padahal daerah tersebut sedang lockdown.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden Sementara Peru Mengundurkan Diri

Presiden sementara Peru Manuel Merino mengundurkan diri pada Minggu (15/11).

DUNIA | 16 November 2020

Maskapai Emirates Kerja Sama dengan Pfizer untuk Distribusi Vaksin Covid-19

Pfizer Minggu lalu mengumumkan bahwa kandidat vaksinnya, yang dikembangkan bersama BioNTech asal Jerman, lebih 90% efektif mencegah Covid-19.

DUNIA | 16 November 2020

Plt Menhan AS: Saatnya AS Akhiri Keterlibatan di Timur Tengah

"Kita telah menjawab tantangan, memberikan segalanya. Sekarang saatnya pulang," kata Miller.

DUNIA | 15 November 2020

Hingga Kuartal III, Ekspor RI ke Swiss Naik 187%

Ekspor Indonesia ke Swiss dapat mencapai US$ 3 miliar hingga akhir 2020.

DUNIA | 15 November 2020

Jokowi Sebut PBB Harus Penuhi Akses Obat dan Vaksin bagi Semua

Jokowi minta PBB mengembalikan kepercayaan terhadap multilateralisme.

DUNIA | 15 November 2020

Jokowi Hadiri KTT ASEAN-PBB dan KTT RCEP Secara Virtual

Rangkaian KTT ke-37 ASEAN ini akan ditutup dengan upacara penutupan yang akan berlangsung siang nanti.

DUNIA | 15 November 2020

Sstt.. Ada Virus di Balik Udang Saudi

Peribahasa bilang, ada udang di balik batu. Tapi Tiongkok bilang, ada virus corona atau Covid-19 di produk udang Arab Saudi!

DUNIA | 15 November 2020

Coba Dobrak Tabu, Biden Siap Tunjuk Wanita untuk Pimpin Pentagon

Joe Biden diperkirakan akan mengambil langkah bersejarah dan memilih seorang wanita untuk memimpin Pentagon atau menteri pertahanan untuk pertama kalinya.

DUNIA | 15 November 2020

Ribuan Pendukung Garis Keras Trump Bertahan di Washington

Ribuan pendukung keras Donald Trump melakukan aksi unjuk rasa terakhir Sabtu (14/11) di Washington, Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 15 November 2020

Terkontaminasi Covid-19, Tiongkok Hentikan Impor Makanan Beku dari 109 Negara

Penangguhan impor ikan sotong dari perusahaan asal India

DUNIA | 15 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS