Analisis Terbaru! Vaksin Pfizer 95% Efektif Cegah Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Analisis Terbaru! Vaksin Pfizer 95% Efektif Cegah Covid-19

Kamis, 19 November 2020 | 05:51 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Pfizer dan BioNTech mengatakan Rabu (18/11/2020) bahwa analisis data terbaru menemukan vaksin yang diproduksinya 95% efektif mencegah Covid-19 dan melawan penyakit parah.

Vaksin yang disebut BNT162b2 itu sangat efektif melawan virus 28 hari setelah dosis pertama, dan keefektivannya konsisten di semua usia, ras dan etnis. Bahkan efektivitas vaksin mencapai 94% pada orang lanjut usia (lansia), yang dianggap berisiko tinggi terkena penyakit parah akibat Covid-19.

"Data menunjukkan bahwa vaksin kami mampu memberikan tingkat perlindungan yang tinggi terhadap Covid-19 hanya 29 hari setelah dosis pertama. Selain itu, vaksin dapat ditoleransi dengan baik di semua kelompok usia dengan sebagian besar efek samping ringan hingga sedang, yang mungkin disebabkan dosis yang relatif rendah," kata CEO BioNTech Ugur Sahin dalam sebuah pernyataan.

Vaksin tersebut ternyata juga mencegah penyakit parah pada sukarelawan. Sembilan dari 10 kasus Covid-19 yang parah berada dalam kelompok plasebo dalam uji coba fase tiga. Perusahaan juga tidak melihat masalah keamanan dan efek samping serius setelah vaksinasi.

Saham Pfizer melonjak 3% dalam perdagangan pra-pasar, sementara BioNTech melonjak 6,2%.

Analisis akhir mengevaluasi 170 infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi di antara lebih 43.000 peserta uji coba tahap akhir. Perusahaan mengatakan 162 kasus Covid-19 diamati pada kelompok plasebo versus delapan kasus yang diamati pada kelompok yang menerima vaksin dua dosis. Itu menghasilkan perkiraan kemanjuran vaksin 95%, kata perusahaan.

Berita itu muncul lebih dari seminggu setelah perusahaan mengumumkan bahwa vaksinnya 90% efektif mencegah Covid-19. Berita ini juga hadir dua hari setelah Moderna mengatakan uji coba tahap tiga menunjukkan vaksinnya 94,5% efektif lawan Covid-19. Kedua vaksin tersebut menggunakan teknologi messenger RNA, atau mRNA. Ini adalah pendekatan baru untuk vaksin yang menggunakan materi genetik untuk memicu respons imun.

Virus menyebar dengan cepat hingga menginfeksi 55,6 juta kasus di seluruh dunia dan setidaknya 1,33 juta kematian pada Rabu, menurut data yang dikumpulkan Universitas Johns Hopkins.

Hasil awal Pfizer dan BioNTech pada 9 November didasarkan pada analisis efikasi sementara pertama yang dilakukan oleh Komite Pemantau Data eksternal dan independen dari uji klinis fase tiga. Kelompok ahli independen mengawasi uji klinis AS untuk memastikan keamanan relawan.

Para ahli medis mencatat masih belum jelas berapa lama vaksin akan memberikan kekebalan atau seberapa sering orang memerlukan suntikan secara berkala.

Pfizer mengatakan pihaknya berencana mengajukan permohonan otorisasi penggunaan darurat ke BPOM AS (Food and Drug Administration/FDA) dalam beberapa hari. CEO Pfizer Albert Bourla pada konferensi New York Times Dealbook Selasa mengatakan bahwa perusahaan telah mengumpulkan data keamanan yang diperlukan untuk ditinjau.

Perusahaan menegaskan kembali akan memproduksi 50 juta dosis tahun ini dan 1,3 miliar dosis pada tahun 2021. Mereka juga yakin mampu mendistribusikan vaksin, yang membutuhkan suhu penyimpanan minus 94 derajat Fahrenheit. Sebagai perbandingan, vaksin Moderna dapat disimpan hingga enam bulan pada suhu minus 4 derajat Fahrenheit.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lagi, Trump Main Pecat di Twitter

Pekan lalu, Trump memecat Menteri Pertahanan Mark Esper, juga lewat Twitter.

DUNIA | 18 November 2020

Luhut Sampaikan Apresiasi Presiden Jokowi kepada Trump

"Apapun hasil resmi pemilu AS, pertemanan tetap perlu dijaga. Kita akan selalu menjadi kawan," kata Menko Luhut.

DUNIA | 18 November 2020

Trump Akan “Nyapres” Lagi Pada 2024

Meskipun demikian, sikap Trump yang mengemuka di publik adalah dia tetap menolak hasil pemilihan.

DUNIA | 18 November 2020

TikTok Perluas Fitur, Orang Tua Bisa Kontrol ke Akun Anak

Memperluas fitur untuk memberi orang tua pengawasan yang lebih besar.

NASIONAL | 18 November 2020

McDonald Investasi Rp 5,3 Triliun di Pasar Kopi Tiongkok

McDonald masuk Tiongkok pada 1990 dan saat ini sudah memiliki 3.600 unit restoran

DUNIA | 18 November 2020

Di Facebook, Kamala Harris Diserang Pesan Rasis

Raksasa media sosial, Facebook, telah menghapus serangkaian pesan, meme, dan komentar tentang wakil presiden terpilih AS, Kamala Harris.

DUNIA | 18 November 2020

Biden Desak Kongres AS Siapkan Bantuan Ekonomi

Joe Biden mendesak Kongres agar menyiapkan bantuan stimulus ekonomi senilai dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Heroes senilai US$ 3 triliun (Rp 42.172 triliun)

DUNIA | 18 November 2020

Pfizer Gelar Uji Coba Pengiriman Vaksin Covid-19

Pfizer berupaya mengatasi tantangan distribusi vaksin Covid-19 yang dihadapi terkait persyaratan penyimpanan ultra-dinginnya.

DUNIA | 18 November 2020

Tak Butuh Suhu Ekstrem, Vaksin Moderna Jadi Solusi Negara-negara Miskin

Bukan hanya soal persentase efektivitas, vaksin Moderna dapat disimpan di lemari pembeku konvensional selama enam bulan dan di lemari es hingga 30 hari.

DUNIA | 18 November 2020

Kasus Harian Covid-19 di India Menurun

Kasus infeksi harian Covid-19 di India mengalami titik terendah pertama kalinya dalam empat bulan atau sejak pertengahan Juli menjadi di bawah 30.000.

DUNIA | 18 November 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS