NATO Peringatkan Ada Bahaya Besar Penarikan Pasukan AS
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

NATO Peringatkan Ada Bahaya Besar Penarikan Pasukan AS

Kamis, 19 November 2020 | 07:41 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / WIR

New York, Beritasatu.com- Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg memperingatkan akan ada harga yang terlalu mahal untuk dibayar karena pasukan militer meninggalkan Afganistan terlalu dini.

Hal itu disampaikan, Selasa (17/11) menanggapi pernyataan seorang pejabat Amerika Serikat (AS) soal rencana Presiden Donald Trump menarik sejumlah besar pasukan AS dari negara yang dilanda konflik tersebut dalam beberapa pekan mendatang.

NATO memiliki sekitar 12.000 tentara dari belasan negara di Afganistan. Sekitar separuhnya berasal dari AS. Mereka membantu melatih dan memberi pendampingan kepada pasukan keamanan nasional Afganistan. NATO yang merupakan aliansi 30 negara itu sangat bergantung pada angkatan bersenjata AS untuk transportasi, logistik, dan dukungan lainnya.

“Kami sekarang menghadapi keputusan sulit. Kami telah berada di Afghanistan selama hampir 20 tahun, dan tidak ada sekutu NATO yang ingin tinggal lebih lama dari yang diperlukan. Tetapi pada saat yang sama, harga untuk pergi dengan waktu terlalu cepat atau dengan cara yang tidak terkoordinasi, bisa sangat tinggi,” katanya.

Stoltenberg mengatakan, Afganistan masih “berisiko menjadi platform bagi teroris internasional untuk merencanakan dan mengatur serangan di tanah air kita.” Menurut dia, ISIS (Negara Islam) dapat bangkit kembali di Afganistan, setelah kelompok teror kekhalifahan itu tersingkir dari Suriah dan Irak.

Keputusan AS muncul hanya beberapa hari setelah Trump menempatkan para loyalis barunya di posisi teratas Pentagon. Mereka berbagi rasa frustrasi dengan kehadiran pasukan yang berkelanjutan di zona perang.

Rencananya, AS akan mengurangi jumlah pasukannya hampir setengahnya pada 15 Januari, dan tersisa hanya 2.500 tentara di Afganistan.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna Siap Didistribusikan di AS

Sebagian besar distribusi vaksin akan diawasi oleh tim yang ditempatkan oleh Presiden terpilih Joe Biden, yang mulai menjabat pada 20 Januari.

DUNIA | 19 November 2020

Analisis Terbaru! Vaksin Pfizer 95% Efektif Cegah Covid-19

Vaksin yang disebut BNT162b2 itu sangat efektif melawan virus 28 hari setelah dosis pertama, dan keefektivannya konsisten di semua usia, ras dan etnis.

DUNIA | 19 November 2020

Lagi, Trump Main Pecat di Twitter

Pekan lalu, Trump memecat Menteri Pertahanan Mark Esper, juga lewat Twitter.

DUNIA | 18 November 2020

Luhut Sampaikan Apresiasi Presiden Jokowi kepada Trump

"Apapun hasil resmi pemilu AS, pertemanan tetap perlu dijaga. Kita akan selalu menjadi kawan," kata Menko Luhut.

DUNIA | 18 November 2020

Trump Akan “Nyapres” Lagi Pada 2024

Meskipun demikian, sikap Trump yang mengemuka di publik adalah dia tetap menolak hasil pemilihan.

DUNIA | 18 November 2020

TikTok Perluas Fitur, Orang Tua Bisa Kontrol ke Akun Anak

Memperluas fitur untuk memberi orang tua pengawasan yang lebih besar.

NASIONAL | 18 November 2020

McDonald Investasi Rp 5,3 Triliun di Pasar Kopi Tiongkok

McDonald masuk Tiongkok pada 1990 dan saat ini sudah memiliki 3.600 unit restoran

DUNIA | 18 November 2020

Di Facebook, Kamala Harris Diserang Pesan Rasis

Raksasa media sosial, Facebook, telah menghapus serangkaian pesan, meme, dan komentar tentang wakil presiden terpilih AS, Kamala Harris.

DUNIA | 18 November 2020

Biden Desak Kongres AS Siapkan Bantuan Ekonomi

Joe Biden mendesak Kongres agar menyiapkan bantuan stimulus ekonomi senilai dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Heroes senilai US$ 3 triliun (Rp 42.172 triliun)

DUNIA | 18 November 2020

Pfizer Gelar Uji Coba Pengiriman Vaksin Covid-19

Pfizer berupaya mengatasi tantangan distribusi vaksin Covid-19 yang dihadapi terkait persyaratan penyimpanan ultra-dinginnya.

DUNIA | 18 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS