Ilmuwan: Masker Sekali Pakai Bisa Digunakan Kembali
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ilmuwan: Masker Sekali Pakai Bisa Digunakan Kembali

Kamis, 19 November 2020 | 09:50 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Paris, Beritasatu.com- Otoritas kesehatan mengatakan sebagian besar masker, sebagai senjata anti-Covid, harus dibuang setelah satu kali pemakaian. Tapi masalah lingkungan mendorong beberapa ilmuwan untuk mempertimbangkan rekomendasi itu.

Salah satu alternatif sederhana adalah melakukan pembersihan masker bekas pakai dengan menyimpannya di dalam amplop kertas tertutup selama tujuh hari.

Studi yang dipublikasikan di jurnal kesehatan The Lancet, dilansir dari AFP, Rabu (18/11), menemukan hanya 0,1% virus di luar permukaan masker yang masih terdeteksi setelah satu minggu. Tapi, metode ini tidak sesuai untuk pekerja kesehatan yang terpapar virus dalam jumlah banyak.

Saat virus corona terus menyebar, masker menjadi barang wajib di banyak tempat termasuk. Fakta yang muncul selanjutnya banyak sampah masker yang berakhir di saluran air bahkan laut. Orang-orang telah beralih ke masker kain, meskipun masih banyak orang memilih masker medis karena lebih ringan dan lebih murah secara satuan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) awalnya menyatakan masker medis hanya untuk sekali pemakaian dan harus dibuang secepatnya ke tempat tertutup. Namun, menghadapi situasi darurat masker pada Maret dan April, WHO mengizinkan prosedur luar biasa untuk mendisinfektan masker sekali pakai untuk digunakan kembali.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) merekomendasikan dalam keadaan darurat, uap hidrogen peroksida untuk mendekontaminasi masker N95 yang dipakai para petugas kesehatan. Metode lain adalah memurnikan masker sekali pakai termasuk memberi paparan suhu tinggi atau radiasi ultraviolet.

Amplop Kertas

Mikrobiologis dan anggota Adios Corona, Dr Denis Corpet, mengatakan kedua metode pembersihan masker tidak nyaman untuk orang awam di rumah. Adios Corona, sebagai kelompok ilmuwan yang menyediakan informasi Covid-19 kepada publik, merekomendasikan untuk menempatkan masker di dalam amplop kertas yang ditulis tanggal jelas dan membiarkannya selama tujuh hari.

“Sejumlah studi ilmiah menunjukkan virus hampir sebagian besar mati pada masker setelah tujuh hari,” kata Dr. Corpet.

Penemu bahan filter bermuatan elektrostatis masker N95, Peter Tsai, juga setuju dengan metode tujuh hari, namun menyarankan meninggalkan masker di luar udara terbuka selama seminggu sebelum digunakan kembali. Siklus pemakaian kembali bisa diulang lima sampai 10 kali.

Menurut Tsai, masker sekali pakai juga bisa dimasukkan ke dalam oven dengan suhu ideal antara 70-75 derajat Celsius. Suhu itu tidak terlalu tinggi agar tidak membakar plastik, tapi cukup panas untuk membunuh virus. Sebaliknya, mencuci masker di mesin cuci bukanlah ide yang bagus.

“Mencuci tanpa deterjen tidak akan membuang virus dan mencuci dengan deterjen akan menghilangkan muatan (elektrostatis) sehingga mengurangi efisiensinya,” kata Tsai merujuk masker temuannya, N95.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Biden Mulai Transisi Tanpa Bantuan Trump

Presiden terpilih AS dalam Pemilu 2020, Joe Biden, tetap menjalankan transisi pemerintahan meskipun tanpa bantuan Presiden Donald Trump.

DUNIA | 19 November 2020

Demonstran Thailand Desak Pengesahan Reformasi Konstitusional

Ribuan demonstran berkumpul di pusat kota Bangkok, Thailand, untuk kembali menggelar aksi protes yang memasuki hari kedua, Rabu (18/11).

DUNIA | 19 November 2020

India Uji Coba Vaksin Covid-19, Covaxin

Bharat Biotech mengumumkan uji coba vaksin Covid-19 pertama India, Covaxin.

DUNIA | 19 November 2020

Vaksin Covid-19 Sinovac Beri Respons Imun Cepat

Vaksin Covid-19 eksperimental Sinovac Biotech, CoronaVac, memicu respons kekebalan yang cepat.

DUNIA | 19 November 2020

Bikin Cemas, Pasukan AS Ditarik dari Afganistan dan Irak

Politisi senior Partai Republik dan beberapa sekutu AS telah menyuarakan kecemasan atas rencana penarikan pasukan AS dari Afganistan dan Irak.

DUNIA | 19 November 2020

Trump Masih Bersembunyi di Gedung Putih

Sejak kekalahan dalam pemilu AS, Presiden Donald Trump masih bersembunyi dan belum menggelar satu pun acara publik dari Gedung Putih.

DUNIA | 19 November 2020

Taiwan Bebas Infeksi Selama 210 Hari

Selama 210 hari, Taiwan bebas dari infeksi baru Covid-19.

DUNIA | 19 November 2020

NATO Peringatkan Ada Bahaya Besar Penarikan Pasukan AS

Sekjen NATO Jens Stoltenberg memperingatkan akan ada harga yang terlalu mahal untuk dibayar karena pasukan militer meninggalkan Afganistan terlalu dini.

DUNIA | 19 November 2020

Vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna Siap Didistribusikan di AS

Sebagian besar distribusi vaksin akan diawasi oleh tim yang ditempatkan oleh Presiden terpilih Joe Biden, yang mulai menjabat pada 20 Januari.

DUNIA | 19 November 2020

Analisis Terbaru! Vaksin Pfizer 95% Efektif Cegah Covid-19

Vaksin yang disebut BNT162b2 itu sangat efektif melawan virus 28 hari setelah dosis pertama, dan keefektivannya konsisten di semua usia, ras dan etnis.

DUNIA | 19 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS