PM: Investasi Militer untuk Perkuat Posisi Global Inggris
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

PM: Investasi Militer untuk Perkuat Posisi Global Inggris

Kamis, 19 November 2020 | 15:34 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

London, Beritasatu.com - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, peningkatan anggaran untuk belanja militer akan membantu negaranya untuk meningkatkan pengaruh global.

Kantor Berita BBC melaporkan, investasi militer terbesar Inggris dalam 30 tahun yang diumumkan Johnson, Rabu (18/11/2020) waktu setempat itu berupa tambahan anggaran sebesar 4 miliar Pound Sterling setiap tahun selama empat tahun ke depan.

Dana itu akan mendanai proyek luar angkasa dan pertahanan dunia maya seperti artificial intelligence agency yang dapat menciptakan 40.000 pekerjaan baru.

Anggaran tahunan Kementerian Pertahanan Inggris adalah sekitar 40 miliar Pound Sterling, sehingga tambahan £ 16,5 miliar selama empat tahun berarti ada peningkatan sekitar 10%.

Pengeluaran ekstra ini mengacu pada komitmen manifesto Konservatif pada tahun 2019.

Pemerintah berjanji akan meningkatkan belanja pertahanan sebesar 0,5% di atas tingkat inflasi, yang saat ini sebesar 0,7% untuk setiap tahun.

Jadi, berdasarkan perkiraan inflasi, pemerintah mengatakan, mereka mengharapkan Kementerian Pertahanan mendapatkan peningkatan total sekitar £ 24,1 miliar selama empat tahun.

Pada Januari, Inggris akan memasuki fase pasca-Brexit, sementara di seberang Atlantik, pada saat bersamaan, Presiden terpilih AS Joe Biden memulai tugasnya sebagai presiden.

Anggaran tambahan itu dapat memperkuat posisi Inggris sebagai negara dengan pengeluaran biaya pertahanan terbesar di Eropa dan menjadi terbesar kedua di NATO. Hal itu tentunya akan menyenangkan bagi AS.



Sumber: BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Inggris Genjot Anggaran Militer, Terbesar dalam 30 Tahun

“Saya telah mengambil keputusan ini di tengah pandemi karena pertahanan dunia harus diutamakan,” kata Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

DUNIA | 19 November 2020

AS Cabut Larangan Terbang Boeing 737 MAX

Kecelakaan 737 MAX di Indonesia dan Ethiopia, dalam waktu lima bulan pada 2018 dan 2019, menewaskan 346 orang.

DUNIA | 19 November 2020

Ilmuwan: Masker Sekali Pakai Bisa Digunakan Kembali

WHO mengizinkan prosedur luar biasa untuk mendisinfektan masker sekali pakai untuk digunakan kembali.

DUNIA | 19 November 2020

Biden Mulai Transisi Tanpa Bantuan Trump

Presiden terpilih AS dalam Pemilu 2020, Joe Biden, tetap menjalankan transisi pemerintahan meskipun tanpa bantuan Presiden Donald Trump.

DUNIA | 19 November 2020

Demonstran Thailand Desak Pengesahan Reformasi Konstitusional

Ribuan demonstran berkumpul di pusat kota Bangkok, Thailand, untuk kembali menggelar aksi protes yang memasuki hari kedua, Rabu (18/11).

DUNIA | 19 November 2020

India Uji Coba Vaksin Covid-19, Covaxin

Bharat Biotech mengumumkan uji coba vaksin Covid-19 pertama India, Covaxin.

DUNIA | 19 November 2020

Vaksin Covid-19 Sinovac Beri Respons Imun Cepat

Vaksin Covid-19 eksperimental Sinovac Biotech, CoronaVac, memicu respons kekebalan yang cepat.

DUNIA | 19 November 2020

Bikin Cemas, Pasukan AS Ditarik dari Afganistan dan Irak

Politisi senior Partai Republik dan beberapa sekutu AS telah menyuarakan kecemasan atas rencana penarikan pasukan AS dari Afganistan dan Irak.

DUNIA | 19 November 2020

Trump Masih Bersembunyi di Gedung Putih

Sejak kekalahan dalam pemilu AS, Presiden Donald Trump masih bersembunyi dan belum menggelar satu pun acara publik dari Gedung Putih.

DUNIA | 19 November 2020

Taiwan Bebas Infeksi Selama 210 Hari

Selama 210 hari, Taiwan bebas dari infeksi baru Covid-19.

DUNIA | 19 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS