Pemimpin APEC Akan Rumuskan Visi Baru Gantikan Bogor Goals
Logo BeritaSatu

Pemimpin APEC Akan Rumuskan Visi Baru Gantikan Bogor Goals

Kamis, 19 November 2020 | 19:53 WIB
Oleh : Natasa Christy Wahyuni / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Para pemimpin yang tergabung dalam Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik atau Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) akan melakukan pertemuan secara virtual dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC yang digelar pukul 19.00-21.00 WIB, Jumat (20/11). KTT APEC 2020 yang dipimpin oleh Malaysia selaku ketua saat ini, akan meluncurkan APEC Post-2020 Vision sebagai kelanjutan dari visi APEC pasca-Bogor Goals.

“Bogor Goals resmi berakhir 2020, sekarang dirumuskan suatu visi baru setelah 2020 sebagai visi 20 tahun ke depan bagi APEC,” kata Direktur Kerja Sama Intrakawasan dan Antarkawasan Asia Pasifik dan Afrika (Aspasaf) Kementerian Luar Negeri, Andre Omer Siregar di Jakarta, Kamis (19/11).

Bogor Goals ditetapkan pada 1994 setelah para pemimpin APEC bertemu di kota Bogor, Indonesia, sebagai sasaran jangka panjang untuk perdagangan dan investasi yang bebas dan terbuka di Asia Pasifik. Saat itu, para pemimpin APEC termasuk mantan presiden Soeharto dan mantan presiden Amerika Serikat (AS) Bill Clinton menetapkan tenggat waktu Bogor Goals tidak lebih dari 2020.

Aspirasi kolektif tersebut menjadi salah satu prakarsa utama APEC. Bogor Goals disebut telah menginspirasi ekonomi anggota APEC agar melakukan tindakan individu dan kolektif untuk mengurangi hambatan perdagangan dan investasi, salah satunya penurunan tarif dari 17% pada 1980-an menjadi saat ini sekitar 5%. Meskipun, perdagangan bebas dan investasi tidak tergantung pada tarif saja.

Andre mengatakan Presiden RI Joko Widodo dalam pidatonya akan menekankan pentingnya semangat Bogor Goals yang diluncurkan pada 1994 untuk perdagangan dan investasi dengan memastikan kepentingan ekonomi maju dan berkembang.

“Namun saat ini ada masalah cukup genting, Presiden Jokowi akan menekankan pentingnya merajut kembali strategic trust (kepercayaan strategis) mengingat rivalitas antara beberapa ekonomi besar semakin tinggi dan perbedaannya semakin menguat dan berdampak pada semangat kerja sama di APEC,” kata Andre.

APEC adalah forum ekonomi kawasan yang berdiri pada 1989 untuk memanfaatkan saling ketergantungan yang tumbuh di Asia-Pasifik. Tujuan 21 anggota APEC adalah menciptakan kesejahteraan lebih besar untuk rakyat di kawasan dengan mempromosikan pertumbuhan seimbang, inklusif, berkelanjutan, inovatif, dan mengamankan pertumbuhan dengan mempercepat integrasi ekonomi kawasan.

“Buat Indonesia, kita mendorong upaya pengaktifan kembali perekonomian atau pemulihan ekonomi, mendorong reformasi struktural termasuk kita meluncurkan Omnibus Law,” kata Andre.

Selain APEC Post-2020 Vision, Andre menyebut KTT APEC 2020 juga direncanakan mengesahkan Deklarasi Kuala Lumpur (KL). Hal utama dalam Deklarasi KL yaitu bagaimana anggota APEC menghadapi pandemi Covid-19 dan memfasilitasi pergerakan vaksin yang bebas dan terbuka, serta mendorong pemulihan ekonomi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kasus Infeksi Covid-19 di Afrika Capai 1,9 Juta

Data yang dilansir CDC Afrika menunjukkan, sejauh ini sebanyak 1.685.914 orang yang terinfeksi Covid-19 telah sembuh.

DUNIA | 19 November 2020

Kasus Infeksi Covid-19 di Prancis Tembus 2 Juta

Prancis menjadi negara Eropa pertama yang mencatat lebih dari dua juta kasus Covid-19.

DUNIA | 19 November 2020

Lebih 250.000 Nyawa Melayang Akibat Covid-19 di AS

AS kini telah mencatat 250.029 kasus kematian, menjadi yang tertinggi secara global.

DUNIA | 19 November 2020

Vaksin AstraZeneca-Oxford Diklaim Aman dan Memicu Respon Imun

Menurut uji awal tahap II, ditemukan bahwa vaksin aman dan memicu respon yang sama di kelompok usia 18-55 dan 56 ke atas.

DUNIA | 19 November 2020

3 Senator Tolak Rencana Trump Jual Senjata ke UEA

Para anggota parlemen itu mengatakan, pemerintahan Trump berusaha mempercepat penjualan persenjataan canggih dan menghindari proses peninjauan oleh kongres.

DUNIA | 19 November 2020

PM: Investasi Militer untuk Perkuat Posisi Global Inggris

Dana itu akan mendanai proyek luar angkasa dan pertahanan dunia maya.

DUNIA | 19 November 2020

Inggris Genjot Anggaran Militer, Terbesar dalam 30 Tahun

“Saya telah mengambil keputusan ini di tengah pandemi karena pertahanan dunia harus diutamakan,” kata Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

DUNIA | 19 November 2020

AS Cabut Larangan Terbang Boeing 737 MAX

Kecelakaan 737 MAX di Indonesia dan Ethiopia, dalam waktu lima bulan pada 2018 dan 2019, menewaskan 346 orang.

DUNIA | 19 November 2020

Ilmuwan: Masker Sekali Pakai Bisa Digunakan Kembali

WHO mengizinkan prosedur luar biasa untuk mendisinfektan masker sekali pakai untuk digunakan kembali.

DUNIA | 19 November 2020

Biden Mulai Transisi Tanpa Bantuan Trump

Presiden terpilih AS dalam Pemilu 2020, Joe Biden, tetap menjalankan transisi pemerintahan meskipun tanpa bantuan Presiden Donald Trump.

DUNIA | 19 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS