AS Pertimbangkan Cabut Larangan Perjalanan dari Eropa dan Brasil
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

AS Pertimbangkan Cabut Larangan Perjalanan dari Eropa dan Brasil

Kamis, 26 November 2020 | 07:07 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Washington, Beritasatu.com - Gedung Putih sedang mempertimbangkan mencabut larangan masuk bagi warga negara non-Amerika Serikat (AS) dari Brasil, Inggris, Irlandia, dan 26 negara Eropa lainnya. Demikian dikatakan sejumlah pejabat AS dan maskapai penerbangan kepada Reuters. Namun rencana itu tidak berlaku pada perjalanan warga non-AS dari Tiongkok atau Iran.

Pemerintahan Donald Trump memberlakukan larangan perjalanan dalam upaya menahan pandemi Covid-19. Rencana mencabut larangan tersebut mendapat dukungan dari anggota Satuan Tugas Covid-19 Gedung Putih, kesehatan masyarakat dan lembaga federal lainnya, kata orang-orang yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut. Namun Presiden Donald Trump belum membuat keputusan final, termasuk kapan akan diumumkan.

Gedung Putih, Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) tidak berkomentar menanggapi rencana tersebut.

Sejumlah pejabat administrasi berpendapat bahwa pembatasan tersebut tidak lagi masuk akal mengingat sebagian besar negara di dunia tidak tunduk pada larangan masuk. Mereka berpendapat pencabutan pembatasan akan menyelamatkan maskapai penerbangan AS yang dilanda kesulitan. Data industri penerbangan menyebutkan perjalanan internasional turun hingga 70%.

Trump masih memilih tidak mencabut pembatasan, mengingat tingginya jumlah infeksi virus corona di Eropa. Namun salah satu rintangan potensial adalah bahwa negara-negara Eropa tidak segera mengizinkan sebagian besar orang Amerika untuk melanjutkan kunjungan, kata para pejabat.

Pembatasan AS yang melarang sebagian besar pengunjung dari Eropa telah diberlakukan sejak pertengahan Maret, sementara larangan masuk dari Brasil diberlakukan pada Mei. Trump menerapkan larangan pertama pada sebagian besar pengunjung non-AS dari Tiongkok pada 31 Januari dan Iran pada Februari.

Pembatasan tersebut melarang masuknya sebagian besar penduduk non-AS yang telah berada di negara-negara tersebut dalam 14 hari sebelumnya. Namun Departemen Luar Negeri AS telah memberikan beberapa pengecualian untuk kepentingan nasional dari Eropa terkait perjalanan kemanusiaan, kesehatan masyarakat , dan keamanan nasional. AS juga telah menyetujui pengecualian untuk beberapa pelancong bisnis Eropa, investor, akademisi, pelajar, dan jurnalis.

Hampir seluruh Eropa masih melarang sebagian besar wisatawan AS untuk berkunjung. Sementara Inggris dan Irlandia mengizinkan kunjungan warga Amerika, tetapi wajib karantina dua minggu pada saat kedatangan. Adapun Brasil mengizinkan wisatawan AS.

Pada pekan lalu, CDC mengeluarkan rekomendasi tes Covid-19 untuk pelancong udara internasional 1-3 hari sebelum penerbangan untuk mengurangi penyebaran. Wisatawan harus diuji 3-5 hari setelah perjalanan dan tinggal di rumah selama 7 hari.

Airlines for America, sebuah grup yang mewakili American Airlines, Delta Air Lines, United Airlines Holdings dan lainnya, pada Selasa telah mengadvokasi pemerintah federal untuk menetapkan standar nasional pengujian dalam rangka mencabut pembatasan perjalanan.

Dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, kelompok tersebut menyebut panduan CDC sebagai langkah benar. Mereka berharap hal itu akan diikuti dengan pengakuan bahwa pengujian dapat digunakan untuk membuka kembali perbatasan dengan aman tanpa karantina.

Beberapa maskapai penerbangan dan pejabat berpikir pengujian bisa menjadi kunci melanjutkan perjalanan internasional.

Amerika Serikat telah melakukan pembicaraan dengan beberapa negara tentang kemungkinan program pengujian penumpang antarkota besar.

Ditanya tentang prospek pencabutan pembatasan perjalanan, juru bicara Departemen Transportasi AS mengatakan departemen siap mendukung dimulainya kembali penerbangan internasional yang aman ke dan dari AS. "Pembicaraan sedang berlangsung antara pemerintah federal, mitra internasional, dan pemangku kepentingan industri tentang masalah ini," kata dia.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Desember 2020, 6,4 Juta Dosis Vaksin Pfizer Siap Dikirim

Produsen vaksin Pfizer menyatakan 6,4 juta dosis vaksin siap dikirim ke wilayah Amerika Serikat (AS) pada pertengahan Desember 2020.

DUNIA | 26 November 2020

Prancis Mulai Longgarkan Lockdown Covid-19

Warga Prancis akan menikmati lebih banyak kebebasan untuk berolahraga di luar ruangan dimulai Sabtu (28/11).

DUNIA | 26 November 2020

2021, Spanyol Siap Vaksinasi Covid-19 Nasional

Menteri Kesehatan Spanyol Salvador Illa, Selasa, menyampaikan rencana untuk melakukan vaksinasi Covid-19 pada 2021.

DUNIA | 26 November 2020

Susul Bill Gates, Elon Musk Orang Terkaya Kedua di Dunia

Pengusaha teknologi Elon Musk berhasil menyusul pendiri Microsoft Bill Gates dan menduduki posisi sama sebagai orang terkaya kedua di dunia.

DUNIA | 26 November 2020

Akhirnya, Presiden Xi dan Wapres Wang Ucapkan Selamat pada Biden dan Harris

Xi berharap kedua negara dapat meningkatkan hubungan bilateral yang sehat dan stabil.

DUNIA | 26 November 2020

Presiden: Indonesia Manfaatkan Momentum Krisis Buat Lompatan Kemajuan

Indonesia terus berusaha keras untuk meminimalisasi risiko kesehatan dan perekonomian secara berimbang dalam menghadapi krisis akibat pandemi Covid-19.

DUNIA | 25 November 2020

Total Kasus Covid-19 Dunia Tembus 60 Juta

Amerika Serikat masih menjadi negara terbanyak yang terinfeksi Covid-19 sebanyak 12.956.783.

DUNIA | 25 November 2020

Ibu Negara Kolombia Positif Covid-19

"Saat ini dia tidak menunjukkan gejala dan mengikuti protokol karantina yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.”

DUNIA | 25 November 2020

Kematian Akibat Covid-19 di Brasil Lampaui 170.000 Kasus

Jumlah kematian yang dilaporkan pada Selasa dua kali lipat dari angka 302 kasus yang terjadi pada Senin, sehingga saat ini total kasus kematian menjadi 170.115.

DUNIA | 25 November 2020

Kasus Covid-19 Anak di AS Dekati 1,2 Juta

Anak-anak sekarang menyumbang lebih dari 11 persen dari total kasus infeksi virus corona yang dikonfirmasi di AS.

DUNIA | 25 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS