Qatar: Pembunuhan Pakar Nuklir Iran Langgar HAM
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Qatar: Pembunuhan Pakar Nuklir Iran Langgar HAM

Minggu, 29 November 2020 | 07:16 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Doha, Beritasatu.com- Qatar mengutuk pembunuhan fisikawan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh sebagai "pelanggaran hak asasi manusia yang jelas". Pada Sabtu (28/11), hal itu disampaikan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani.

Secara khusus, seperti dilaporkan Al Jazeera, Sheikh Mohammed menyampaikan belasungkawa dalam panggilan telepon pada Sabtu (28/11) dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif.

Pada hari Jumat, media Iran melaporkan bahwa Fakhrizadeh meninggal di rumah sakit setelah dia ditembak di mobilnya dalam penyergapan di timur Teheran.

Fakhrizadeh menjabat sebagai kepala organisasi penelitian dan inovasi kementerian pertahanan Iran pada saat kematiannya.

Barat telah lama mencurigai Fakhrizadeh sebagai dalang upaya Iran untuk mengembangkan senjata nuklir, tetapi Iran menyangkal bahwa dia terlibat dalam upaya semacam itu.

Kantor berita Qatar ( QNA) melaporkan Al Thani menekankan bahwa pembunuhan ilmuwan itu "hanya akan berkontribusi untuk mengobarkan lebih banyak bahan bakar. Sementara kawasan dan komunitas internasional sedang mencari cara untuk mengurangi ketegangan dan kembali ke meja dialog dan diplomasi".

TV pemerintah Iran melaporkan pada hari Sabtu, Presiden Iran Hassan Rouhani menuduh "tentara bayaran" Israel membunuh ilmuwan topnya.

Sebaliknya, Israel menolak berkomentar tentang pembunuhan Fakhrizadeh.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hacker Korut Coba Retas Data Vaksin AstraZeneca

Upaya peretasan menargetkan sekelompok besar orang termasuk staf yang bekerja pada penelitian Covid-19.

DUNIA | 29 November 2020

Denmark Digegerkan "Cerpelai Zombie" yang Tertular Covid-19

Denmark memerintahkan semua cerpelai ternakan dibunuh karena 12 orang ditemukan terinfeksi virus Covid-19 yang telah bermutasi dari cerpelai.

DUNIA | 28 November 2020

KBRI Nairobi Blusukan ke Eastleigh, Produk Indonesia Diminati Masyarakat Kenya dan Afrika Timur

Tim Ekoomi KBRI Nairobi ingin melihat produk-produk Indonesia apa saja yang digemari oleh masyarakat setempat.

DUNIA | 28 November 2020

Black Friday, Konsumen AS Tidak Terpengaruh Pandemi

Menurut Adobe Analytics, belanja online Black Friday mencatat rekor baru US$ 5,1 miliar, naik 21,5% dibandingkan Black Friday tahun sebelumnya.

DUNIA | 28 November 2020

Ilmuwan Nuklir Ternama Iran Dibunuh, Iran Tuding Israel

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengecam pembunuhan tersebut dan mengatakan ada indikasi kuat aksi ini dilakukan oleh Israel.

DUNIA | 28 November 2020

Pemerintah Malaysia Janji Tangani Serius Kasus Penyiksaan TKI

Kemlu telah memanggil Dubes Malaysia, Jumat (27/11/2020), untuk menyampaikan kecaman keras Indonesia atas terulangnya kasus penyiksaan TKI di negara jiran itu.

DUNIA | 27 November 2020

Trump Sebut Pejabat Georgia “Musuh Rakyat”

Georgia sudah mengesahkan hasil pilpres pekan lalu, di mana Biden mengalahkan Trump hanya dengan selisih 0,25%.

DUNIA | 27 November 2020

Indonesia Ajak ASEAN Kerja Sama Penanggulangan Pandemi

Pemerintah Indonesia mengajak negara-negara ASEAN untuk bekerja sama dalam penanggulangan pandemi di kawasan regional.

DUNIA | 27 November 2020

Trump Kecam Jurnalis: “Jangan Bicara Seperti itu, Saya ini Presiden Amerika”

Kalau Biden dinyatakan pemenang pilpres, menurut Trump itu akan menjadi "sebuah kesalahan".

DUNIA | 27 November 2020

Trump Beri Isyarat Bersedia Hengkang dari Gedung Putih

Trump tidak menjawab apakah ia akan bersedia hadir dalam upacara pelantikan Biden.

DUNIA | 27 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS