PBB Sahkan Resolusi Perlindungan Pelaut
Logo BeritaSatu

PBB Sahkan Resolusi Perlindungan Pelaut

Jumat, 4 Desember 2020 | 08:37 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

New York, Beritasatu.com- Sidang Majelis Umum (SMU) Perserikatan Bangsa-bangsa secara konsensus telah mengesahkan resolusi yang diusulkan Indonesia tentang anak buah kapal (ABK), Selasa (1/12).

Resolusi berjudul International Cooperation to Address Challenges Faced Seafarers as a Result of Covid-19 to Support Global Supply Chains adalah bentuk kerja sama antar negara dalam memberi pelindungan kepada pelaut (seafarer) selama masa pandemi.

“Ini adalah resolusi pertama SMU PBB terkait pelaut dan pengelolaan arus barang secara global,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat jumpa pers virtual, Kamis (3/12).

Retno mengatakan resolusi itu disponsori oleh 71 negara anggota PBB termasuk Australia, Jerman, Amerika Serikat, dan Rusia.

Menurut Retno, resolusi itu menetapkan dua hal yaitu, pertama, menetapkan pelaut sebagai pekerja sektor penting (key workers). Kedua, meminta pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan terkait untuk memastikan pelaksanaan protokol keselamatan bagi pelaut termasuk dalam pergantian kru, fasilitasi perjalanan, repatriasi, dan akses kepada layanan kesehatan.

“Saat ini, Indonesia menempati urutan ketiga terbesar yang memiliki tenaga pelaut di dunia setelah Tiongkok dan Filipina,” kata Retno.

Berdasarkan data UN Conference on Trade and Development (UNCTAD) terdapat sekitar 2 juta pelaut di dunia yang bekerja di lebih dari 980.000 kapal komersial dan mengangkut lebih dari 11 miliar ton produk perdagangan global.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menlu: Penyiksaan MH Peringatan untuk Penempatan PMI yang Aman

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kasus penyiksaan pekerja migran Indonesia (PMI) berinisial MH di Kuala Lumpur adalah satu peringatan

DUNIA | 4 Desember 2020

Jerman, Italia, Spanyol Batasi Pertemuan Natal

Otoritas Jerman, Italia, dan Spanyol membatasi pertemuan warga saat Natal untuk mencegah penyebaran Covid-19.

DUNIA | 4 Desember 2020

Mantan Presiden Prancis Meninggal karena Covid-19

Mantan presiden Prancis Valéry Giscard d'Estaing meninggal pada usia 94 tahun akibat komplikasi yang terkait Covid-19.

DUNIA | 3 Desember 2020

CDC: AS Akan Hadapi Masa Sulit Pandemi Covid-19

CDC AS memperingatkan akan datangnya masa suram saat negara itu memasuki musim dingin yang diyakini bisa meningkatkan kasus infeksi Covid-19

DUNIA | 4 Desember 2020

Situasi RS di AS Mirip dengan Negara Miskin karena Perawatan Medis Dijatah

Situasi RS di AS mirip dengan negara-negara berpenghasilan rendah, di mana perawatan medis harus dijatah.

DUNIA | 4 Desember 2020

Pakar Jerman: Pandemi Covid-19 Bermula dari Italia Utara

Pakar virologi Jerman mengatakan, sekitar 99,5% virus corona Covid-19 yang menyebar ke seluruh dunia saat ini adalah varian yang berasal dari Italia utara.

DUNIA | 4 Desember 2020

Bertemu Virtual, Menteri Keuangan Dunia Bahas Akses dan Layanan Air Minum

Forum pertemuan antar Menteri Keuangan dunia dalam lingkup Asia Pasifik kembali digelar oleh kemitraan global SWA secara daring.

DUNIA | 3 Desember 2020

Biden Tidak Tergesa Batalkan Kesepakatan Dagang AS-Tiongkok

Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mengatakan tidak akan terburu-buru untuk menghapus fase satu kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok

DUNIA | 3 Desember 2020

Pemimpin Hamas Terinfeksi Covid-19

Pemimpin kelompok Islamis yang menguasai Jalur Gaza Yehiya Sinwar telah dites positif terkena virus corona baru atau Covid-19 ketika infeksi di Palestina mencapai rekor tertinggi.

DUNIA | 3 Desember 2020

November 2020, 37.000 Warga AS Meninggal Akibat Covid-19

Hampir 37.000 warga Amerika Serikat meninggal dunia karena Covid-19 sepanjang November 2020.

DUNIA | 3 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS