Kepala Intelijen AS: Tiongkok Ancaman Demokrasi Terbesar Sejak Perang Dunia II
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Kepala Intelijen AS: Tiongkok Ancaman Demokrasi Terbesar Sejak Perang Dunia II

Jumat, 4 Desember 2020 | 22:56 WIB
Oleh : Natasa Christy Wahyuni / EHD

Washington, Beritasatu.com - Kepala intelijen pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan serangan keras kepada Tiongkok, Kamis (3/12/2020), dengan melabeli negara itu sebagai ancaman kebebasan terbesar kepada demokrasi dan kebebasan sejak Perang Dunia II.

“Intelijen jelas. Beijing bermaksud untuk mendominasi AS dan seluruh planet secara ekonomi, militer, dan teknologi,” kata Direktur Nasional Intelijen AS John Ratcliffe dalam artikel opini di Wall Street Journal.

Ratcliffe, mantan anggota Kongres Republik yang diangkat Trump ke posisi tertinggi intelijen, mengatakan Tiongkok adalah ancaman terbesar untuk Amerika saat ini. Dia mengatakan telah mengalihkan sumber daya dalam anggaran federal tahunan sebesar US$ 85 miliar (Rp 1.200 triliun) yang dialokasikan kepada intelijen untuk meningkatkan fokus kepada Tiongkok.

Menurutnya, pendekatan spionase ekonomi Tiongkok terdiri dari tiga, yaitu “rampok, duplikasi, dan gantikan”. Dia menyebut strateginya adalah mencuri properti intelektual perusahaan Amerika dan menyalinnya, lalu menggantikan perusahaan-perusahaan AS di pasar global.

Seorang juru bicara untuk Kedutaan Besar Tiongkok menolak komentar Ratcliffe dengan menyebutnya distorsi fakta dan munafik. Ditambahkan, AS menunjukkan pola pikir Perang Dingin yang mengakar dan prasangka ideologis dari beberapa orang di pihak AS.

Beijing sering menyerukan agar para pemimpin AS membalik retorika mereka atas Tiongkok yang memicu rasa ketakutan kepada Tiongkok di seluruh dunia.

Opini Ratcliffe menjadi upaya terbaru pemerintahan Trump untuk melawan Tiongkok. Ratcliffe juga menyinggung laporan badan-badan intelijen AS bahwa perwakilan Tiongkok berusaha mengintervensi politik domestik AS.

Dia juga menuding Tiongkok mencuri teknologi pertahanan untuk mendorong rencana modernisasi militer yang agresif oleh Presiden Xi Jinping. “Pemilu telah selesai. Sekarang mari kita semua jujur tentang Tiongkok,” kata Ratcliffe kepada Reuters.

Isu-isu yang menjadi pertikaian antara AS dan Tiongkok termasuk penanganan pandemi Covid-19, cengkraman Tiongkok atas Hong Kong, klaim perselisihan di Laut China Selatan, perdagangan, serta tudingan hak asasi manusia di Xinjiang.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WHO Tak Setuju Paspor Kekebalan Covid-19

WHO tengah mengkaji perlunya penggunaan “sertifikat vaksinasi elektronik” untuk para pelancong.

DUNIA | 4 Desember 2020

Korsel Minta Warga Batalkan Perayaan Natal dan Tahun Baru

Otoritas kesehatan melaporkan sebanyak 629 infeksi Covid-19 baru, tertinggi di Korea Selatan sejak gelombang pertama memuncak pada Februari dan awal Maret.

DUNIA | 4 Desember 2020

Pertama Kalinya Kematian Akibat Covid-19 di AS Capai 3.100 Kasus

Kondisi terburuk diyakini masih belum tiba, sebagian karena efek tertunda dari liburan panjang Thanksgiving pada pekan lalu.

DUNIA | 4 Desember 2020

Forum Demokrasi Bali Digelar Tatap Muka dengan Protokol Ketat

Bali Democracy Forum (BDF) ke-13 akan digelar secara langsung atau tatap muka (on site) pada 10 Desember di Nusa Dua, Bali.

DUNIA | 4 Desember 2020

Moderna Pasok 125 Juta Dosis Vaksin Covid-19 pada Kuartal I

Perusahaan mengatakan 85 juta hingga 100 juta dari dosis tersebut akan tersedia di AS, dan 15 juta hingga 25 juta tersedia di luar negeri.

DUNIA | 4 Desember 2020

Pakar WHO: Pasokan Vaksin Covid-19 Tidak Cukup Bendung Lonjakan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan kemungkinan tidak ada cukup dosis vaksin Covid-19 hingga Mei 2021.

DUNIA | 4 Desember 2020

Melania Trump Pamerkan Dekorasi Natal Mewah di Gedung Putih

Ibu Negara AS Melania Trump memamerkan dekorasi mewah menyambut bulan istimewa pada penghujung tahun berupa aneka pohon natal

DUNIA | 4 Desember 2020

Tiga Aktivis Prodemokrasi Hong Kong Divonis Penjara

Tiga aktivis prodemokrasi anti-pemerintah Hong Kong divonis bersalah oleh pengadilan di Hong Kong, Rabu (2/12).

DUNIA | 4 Desember 2020

PBB Sahkan Resolusi Perlindungan Pelaut

Sidang Majelis Umum (SMU) Perserikatan Bangsa-bangsa secara konsensus telah mengesahkan resolusi yang diusulkan Indonesia tentang anak buah kapal (ABK)

DUNIA | 4 Desember 2020

Menlu: Penyiksaan MH Peringatan untuk Penempatan PMI yang Aman

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kasus penyiksaan pekerja migran Indonesia (PMI) berinisial MH di Kuala Lumpur adalah satu peringatan

DUNIA | 4 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS