Maradona Diusulkan Jadi Nama Jalan di Argentina
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Maradona Diusulkan Jadi Nama Jalan di Argentina

Sabtu, 5 Desember 2020 | 17:24 WIB
Oleh : YUD

Buenos Aires, Beritasatu.com - Diego Maradona mungkin akan menjadi nama jalan di Buenos Aires setelah adanya pengajuan proposal pada Jumat (4/12/2020) dari anggota dewan kota untuk menghormati legenda sepak bola Argentina tersebut.

Mereka ingin menempatkan namanya pada bagian dari jalan yang menuju ke stadion Argentinos Juniors, tim tempat Maradona mengawali karirnya pada usia 15 tahun. Arena tersebut sudah diberi nama sesuai namanya pada 2004, dikutip dari AFP, Sabtu.

Rancangan undang-undang baru itu juga bertujuan untuk menciptakan "sirkuit wisata, olahraga dan budaya" dalam arena 30 blok di sekitar stadion sebagai "penghormatan permanen" kepada Maradona di area tempat ia memulai sebagai pemain sepak bola.

"Tidak ada yang bisa menyamai kegembiraan dan kebahagiaan yang diberikan Maradona kepada masyarakat Argentina. Tapi kami pikir bahwa sirkuit budaya dan olahraga ini akan penting untuk membuatnya tetap hidup, sekarang dan selamanya," kata anggota dewan Claudio Morresi, sponsor dari undang-undang tersebut.

Maradona meninggal dunia akibat serangan jantung di Buenos Aires pada 25 November pada usia 60 tahun. Ia secara luas dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola terhebat sepanjang masa.



Sumber: AFP, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tiongkok Dinilai Berhasil Kuasai Laut China Selatan Lewat Taktik Salami

Taktik salami yang dilakukan Tiongkok di Laut China Selatan dinilai bisa mendorong ekspansi lebih luas ke wilayah Asia Tenggara.

DUNIA | 5 Desember 2020

WHO Ingin Setengah Miliar Dosis Vaksin COVAX Tersedia Kuartal I 2021

Rencana awal COVAX, yakni memvaksinasi 20% penduduk berisiko tinggi, termasuk petugas medis dan mereka yang berusia 65 tahun ke atas.

DUNIA | 5 Desember 2020

WHO: Infeksi Ulang Covid-19 Terjadi karena Antibodi Berkurang

Kasus infeksi ulang Covid-19 jarang terjadi.

DUNIA | 5 Desember 2020

Kepala Intelijen AS: Tiongkok Ancaman Demokrasi Terbesar Sejak Perang Dunia II

AS labeli Tiongkok sebagai ancaman kebebasan terbesar kepada demokrasi dan kebebasan sejak Perang Dunia II.

DUNIA | 4 Desember 2020

WHO Tak Setuju Paspor Kekebalan Covid-19

WHO tengah mengkaji perlunya penggunaan “sertifikat vaksinasi elektronik” untuk para pelancong.

DUNIA | 4 Desember 2020

Korsel Minta Warga Batalkan Perayaan Natal dan Tahun Baru

Otoritas kesehatan melaporkan sebanyak 629 infeksi Covid-19 baru, tertinggi di Korea Selatan sejak gelombang pertama memuncak pada Februari dan awal Maret.

DUNIA | 4 Desember 2020

Pertama Kalinya Kematian Akibat Covid-19 di AS Capai 3.100 Kasus

Kondisi terburuk diyakini masih belum tiba, sebagian karena efek tertunda dari liburan panjang Thanksgiving pada pekan lalu.

DUNIA | 4 Desember 2020

Forum Demokrasi Bali Digelar Tatap Muka dengan Protokol Ketat

Bali Democracy Forum (BDF) ke-13 akan digelar secara langsung atau tatap muka (on site) pada 10 Desember di Nusa Dua, Bali.

DUNIA | 4 Desember 2020

Moderna Pasok 125 Juta Dosis Vaksin Covid-19 pada Kuartal I

Perusahaan mengatakan 85 juta hingga 100 juta dari dosis tersebut akan tersedia di AS, dan 15 juta hingga 25 juta tersedia di luar negeri.

DUNIA | 4 Desember 2020

Pakar WHO: Pasokan Vaksin Covid-19 Tidak Cukup Bendung Lonjakan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan kemungkinan tidak ada cukup dosis vaksin Covid-19 hingga Mei 2021.

DUNIA | 4 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS