Makin Nekat, Trump Paksa Gubernur Georgia Batalkan Kemenangan Biden
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

Makin Nekat, Trump Paksa Gubernur Georgia Batalkan Kemenangan Biden

Minggu, 6 Desember 2020 | 08:49 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Presiden Donald Trump menekan gubernur Georgia untuk membantu membatalkan kemenangan pilpres Joe Biden di negara bagian tersebut.

Seperti dilaporkan CNN, Sabtu (5/12), Trump menelepon Gubernur Georgia Brian Kemp pada Sabtu. Trump mendorong Kemp untuk meyakinkan legislator Georgia untuk membatalkan kemenangan Presiden terpilih Joe Biden.

Kepada CNN, sumber yang mengetahui percakapan tersebut mengatakan Trump meminta Kemp untuk mengadakan sesi khusus dan meyakinkan legislator Georgia untuk memilih pemilih mereka sendiri yang akan mendukungnya. Trump juga meminta gubernur Republik itu untuk memerintahkan audit tanda tangan surat suara yang tidak hadir.

"Kemp menjelaskan bahwa dia tidak memiliki wewenang untuk memerintahkan audit semacam itu dan menolak permintaan untuk mengadakan sidang khusus," kata sumber itu.

Sebaliknya, Gedung Putih menolak mengomentari kabar panggilan telepon tersebut, yang pertama kali dilaporkan oleh The Washington Post.

Dalam cuitan Twitter pada Sabtu, Presiden Trump yang tampaknya merujuk panggilan telepon tersebut, menyerang Kemp dan pejabat Georgia Brad Raffensperger dan menyerukan audit tanda tangan atas amplop surat suara yang tidak hadir di negara bagian, sambil membuat klaim palsu atau menyesatkan tentang proses potensial.

Sebagai tanggapan, Gubernur Kemp lantas men-tweet bahwa dia telah "secara terbuka meminta audit tanda tangan tiga kali". Hal itu membuat Trump kemudian menggandakan permintaannya agar Kemp menyerukan sesi khusus Badan Legislatif negara bagian.

Juru bicara Kemp Cody Hall mengonfirmasi bahwa gubernur memang berbicara dengan Presiden Trump. Tetapi, ketika ditanya tentang percakapan tersebut, Hall hanya mengatakan bahwa Trump menyampaikan belasungkawa atas kematian Harrison Deal, seorang staf kampanye muda Loeffler.

Seruan Trump ke Kemp yang menjadi upaya terakhirnya untuk ikut campur dalam hasil pemilu 2020, datang beberapa jam sebelum kunjungan Presiden ke negara bagian itu untuk menggalang dukungan dari Partai Republik David Perdue dan Kelly Loeffler menjelang pemilihan putaran kedua Senat bulan Januari.

CNN sebelumnya melaporkan bahwa Presiden telah secara terbuka mendorong Kemp dan Raffensperger, keduanya dari Partai Republik, untuk membatalkan hasil pemilihan negara bagian, satu tuntutan yang mereka tolak.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WHO Kampanyekan Perang Antihoax Covid-19 di Afrika

WHO dan mitranya telah mengumumkan peluncuran aliansi baru untuk memandu tindakan terkait informasi menyesatkan tentang pandemi Covid-19 di Afrika.

DUNIA | 6 Desember 2020

Gunakan Sputnik V, Moskwa Mulai Vaksinasi Massal Warga

Pada Sabtu (5/12), warga kota Moskwa di Rusia divaksinasi dengan Sputnik V melalui 70 klinik.

DUNIA | 6 Desember 2020

Tembus Angka Kematian 50.000, Iran Perluas Pembatasan Covid-19

Iran telah memperpanjang banyak pembatasan terkait virus corona di seluruh negeri karena jumlah kematian akibat Covid-19 melampaui 50.000 pada Sabtu (5/12).

DUNIA | 6 Desember 2020

Menteri BUMN: Investor Jepang Berniat Kerja Sama dengan BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa investor Jepang berniat untuk menanamkan investasi dengan BUMN di Tanah Air.

DUNIA | 5 Desember 2020

Menlu Desak PBB Pastikan Distribusi Vaksin Covid-19 Secara Adil

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mendesak PBB agar memastikan distribusi vaksin Covid-19 bisa dilakukan secara adil.

DUNIA | 5 Desember 2020

Maradona Diusulkan Jadi Nama Jalan di Argentina

Diego Maradona diajukan sebagai nama jalan di kota Buenos Aires sebagai upaya penghormatan terhadap legenda sepakbola Argentina itu.

DUNIA | 5 Desember 2020

Tiongkok Dinilai Berhasil Kuasai Laut China Selatan Lewat Taktik Salami

Taktik salami yang dilakukan Tiongkok di Laut China Selatan dinilai bisa mendorong ekspansi lebih luas ke wilayah Asia Tenggara.

DUNIA | 5 Desember 2020

WHO Ingin Setengah Miliar Dosis Vaksin COVAX Tersedia Kuartal I 2021

Rencana awal COVAX, yakni memvaksinasi 20% penduduk berisiko tinggi, termasuk petugas medis dan mereka yang berusia 65 tahun ke atas.

DUNIA | 5 Desember 2020

WHO: Infeksi Ulang Covid-19 Terjadi karena Antibodi Berkurang

Kasus infeksi ulang Covid-19 jarang terjadi.

DUNIA | 5 Desember 2020

Kepala Intelijen AS: Tiongkok Ancaman Demokrasi Terbesar Sejak Perang Dunia II

AS labeli Tiongkok sebagai ancaman kebebasan terbesar kepada demokrasi dan kebebasan sejak Perang Dunia II.

DUNIA | 4 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS