3 Perusahaan Tiongkok Ditendang dari NYSE, Beijing Ancam Balas Dendam
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

3 Perusahaan Tiongkok Ditendang dari NYSE, Beijing Ancam Balas Dendam

Minggu, 3 Januari 2021 | 06:24 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Beijing, Beritasatu.com - Pemerintah Tiongkok mengancam akan membalas tindakan New York Stock Exchange (NYSE) yang akan melakukan delisting tiga perusahaan telekomunikasi Tiongkok berdasarkan surat perintah Presiden AS Donald Trump yang diteken November lalu.

Kementerian Perdagangan Tiongkok menyebutkan bahwa, "Tiongkok akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi legitimasi dan kepentingan perusahaan-perusahaan Tiongkok. Demikian dikutip dari Global Times, Sabtu (2/1/2021).

NYSE pada Kamis lalu menyebutkan bahwa tiga perusahaan Tiongkok akan ditendang dari bursa AS: China Telecom Corp Limited, China Mobile Limited, dan China Unicom Hong Kong Limited. November lalu, Presiden AS Donald Trump melarang warga AS berinvestasi di perusahaan-perusahaan Tiongkok yang diduga terkait militer Tiongkok.

Larangan investasi tersebut mulai berlaku pada 11 Januari 2021, hanya beberapa hari sebelum Presiden terpilih Joe Biden dilantik. Menurut NYSE, larangan perdagangan untuk tiga perusahaan Tiongkok tersebut akan berlaku mulai 7 Januari dan selambat-lambatnya mulai 11 Januari 2021.

Kemdag Tiongkok mengatakan AS menyalahgunakan kekuasaan dan landasan keamanan nasional untuk menekan perusahaan-perusahaan Tiongkok. Langkah AS juga dinilai tidak sesuai dengan peraturan dan logika pasar, dan melanggar legitimasi perusahaan Tiongkok serta kepentingan investor dari negara lain, termasuk dari AS sendiri.

Trump sangat agresif terhadap Tiongkok, terutama setelah pandemi Covid-19 mulai mewabah. Trump menuding Tiongkok berada di balik penyebaran pandemi tersebut. Meskipun virus itu berasal dari Wuhan, Tiongkok, tetapi sejauh ini belum ada bukti-bukti terkait peran Pemerintah Tiongkok di balik penyebaran virus itu.



Sumber: CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lonjakan Kasus Covid-19, Tokyo Minta Status Darurat

Infeksi Covid-19 baru di Tokyo mencapai angka rekor 1.337 pada 31 Desember dan pada Jumat mencapai 738.

DUNIA | 2 Januari 2021

Januari, Korea Produksi Vaksin Sputnik V untuk Kebutuhan Global

Semua dosis vaksin yang diproduksi di Korea Selatan akan diekspor ke Timur Tengah.

DUNIA | 2 Januari 2021

Pelantikan Joe Biden Tidak Akan Megah

Pelantikan Joe Biden menjadi Presiden Amerika Serikat tidak akan digelar megah dan besar-besaran.

DUNIA | 2 Januari 2021

Tahun Baru, Paus Kembali Serukan Perdamaian Dunia

Paus Fransiskus menyampaikan kekhawatiran atas konflik dan kekerasan di Yaman dalam pesan misa Tahun Baru 2021.

DUNIA | 2 Januari 2021

Rayakan Malam Tahun Baru, 11 Orang Tewas di Seluruh Dunia

Sedikitnya 11 orang tewas dan beberapa lainnya terluka selama perayaan Malam Tahun Baru di seluruh dunia pada Kamis (31/12).

DUNIA | 2 Januari 2021

Saat Tahun Baru, Lebih 370.000 Anak Lahir di Seluruh Dunia

Diperkirakan 371.504 bayi lahir di seluruh dunia pada Hari Tahun Baru.

DUNIA | 2 Januari 2021

Masuk Tahun Baru, Kasus Covid-19 di AS Tembus 20 Juta

Amerika Serikat (AS) menandai Tahun Baru pada Jumat (1/1)) dengan melewati tonggak sejarah 20 juta kasus Covid-19.

DUNIA | 2 Januari 2021


Al-Hathloul, Aktivis Hak Asasi Perempuan Saudi Dihukum Hampir 6 Tahun Penjara

Loujain al-Hathloul juga dikenakan larangan perjalanan selama 5 tahun.

DUNIA | 2 Januari 2021

Sejarah Baru, Inggris Resmi Lepas dari Uni Eropa

Inggris tidak lagi terikat aturan lintas perbatasan, perdagangan, imigrasi dan keamanan dengan Uni Eropa.

DUNIA | 1 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS