Bendung Lonjakan Kasus Covid-19, PM Thailand Desak Warga Tinggal di Rumah
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-5.14)   |   COMPOSITE 6289.65 (-97.21)   |   DBX 1346.19 (-23.67)   |   I-GRADE 181.205 (-2.45)   |   IDX30 507.3 (-7.52)   |   IDX80 137.13 (-2.62)   |   IDXBUMN20 404.453 (-9.23)   |   IDXESGL 139.923 (-2.03)   |   IDXG30 143.928 (-2.19)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-6.07)   |   IDXQ30 145.336 (-1.71)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-5.41)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-9.36)   |   IDXV30 137.088 (-4.14)   |   INFOBANK15 1041.31 (-4.11)   |   Investor33 435.377 (-4.8)   |   ISSI 184.679 (-3.5)   |   JII 634.506 (-13.98)   |   JII70 224.071 (-4.76)   |   KOMPAS100 1224.8 (-19.73)   |   LQ45 952.541 (-15.22)   |   MBX 1705.32 (-25.46)   |   MNC36 322.487 (-3.78)   |   PEFINDO25 325.966 (-4.17)   |   SMInfra18 310.375 (-7.36)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-4.41)   |  

Bendung Lonjakan Kasus Covid-19, PM Thailand Desak Warga Tinggal di Rumah

Selasa, 5 Januari 2021 | 13:11 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Bangkok, Beritasatu.com- Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha telah mendesak orang-orang untuk tinggal di rumah. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Selasa (5/1), desakan itu dilontarkan untuk membantu mengatasi wabah virus korona yang dimulai dari pasar makanan laut, dan menghindari penguncian yang ketat.

Prayuth Chan-ocha berbicara setelah otoritas kesehatan mengkonfirmasi catatan harian dari 745 kasus baru. Dia mengatakan pemerintah memperhatikan potensi kerusakan ekonomi dari tindakan penahanan yang keras.

“Kami tidak ingin mengunci seluruh negeri karena kami tahu apa masalahnya, oleh karena itu bisakah Anda mengunci diri sendiri?” katanya kepada wartawan.

"Ini terserah semua orang. Jika kita tidak ingin terinfeksi, tinggallah di rumah selama 14 hingga 15 hari. Jika Anda berpikir seperti ini, maka segalanya akan aman; lebih mudah untuk disaring," kata Prayuth.

Pemerintah telah mendeklarasikan 28 provinsi, termasuk Bangkok, sebagai zona berisiko tinggi dan meminta orang untuk bekerja dari rumah dan menghindari berkumpul atau bepergian melintasi perbatasan provinsi.

Thailand menjadi negara pertama yang mencatat kasus Covid-19 di luar Tiongkok. Negeri Gajah Putih ini telah mencatat total 8.439 kasus infeksi virus corona dan 65 kasus kematian sejak pandemi dimulai.

Sebagian besar kasus baru terkait dengan kelompok di antara pekerja migran yang dimulai di Samut Sakhon, provinsi pesisir barat daya Bangkok. Klaster pekerja migran menyebabkan kasus infeksi di lebih dari setengah 77 provinsi negara itu.

Singapura dan Malaysia juga telah melihat lonjakan kasus di antara pekerja migran yang sebagian besar tinggal di asrama yang padat yang memberikan kondisi ideal bagi virus untuk berkembang.

Di Thailand, gugus tugas Covid-19 pemerintah telah merekomendasikan untuk memperpanjang keputusan darurat yang memberikan kekuasaan kepada otoritas kesehatan dan gubernur provinsi hingga akhir Februari.

Prayuth melonggarkan persyaratan dari otoritas kota Bangkok untuk restoran dan penjual makanan di ibu kota untuk menghentikan layanan makan malam pada jam 7 malam, yang memungkinkan pemilik tambahan dua jam untuk melanjutkan perdagangan. Takeaway akan diizinkan.

Penjualan alkohol telah dilarang di restoran, sementara bar dan klub malam di ibu kota dan provinsi berisiko tinggi telah diperintahkan untuk ditutup. Gubernur provinsi telah diberi wewenang untuk mengatur batasan mereka sendiri.

Sekolah dan pusat pendidikan di seluruh negeri telah ditutup selama sebulan.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Makin Panas, Partai Republik Terbelah di Kongres

Kongres Amerika akan bersidang lusa untuk menetapkan hasil pilpres, dan diperkirakan akan berjalan panas.

DUNIA | 5 Januari 2021

Tak Cuma Jack Ma, Tokoh Tiongkok Lain Juga Hilang Misterius

Tak hanya Jack Ma, tokoh dan pengusaha Tiongkok lainnya juga pernah menghilang secara misterius setelah berdebat dengan regulator.

DUNIA | 5 Januari 2021

India Larang Vaksin Covid-19 Diekspor

India tidak akan mengizinkan ekspor vaksin Covid-19 Oxford University-AstraZeneca selama beberapa bulan ke depan.

DUNIA | 5 Januari 2021

Emir Qatar Hadiri KTT Dewan Kerja Sama Teluk

Qatar mengonfirmasi kehadiran Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani setelah Kuwait mengumumkan bahwa Arab Saudi akan membuka perbatasan dengan Qatar.

DUNIA | 5 Januari 2021

Arab Saudi Buka Perbatasan dengan Qatar

Arab Saudi akhirnya membuka perbatasan udara, darat dan laut dengan Qatar pada Senin (4/1).

DUNIA | 5 Januari 2021

Terburuk, AS Kehilangan 18.400 Nyawa karena Covid-19 dalam Seminggu

Pada pekan yang berakhir 3 Januari, lebih 18.400 orang meninggal karena Covid-19, menjadikan total 351.000 kematian.

DUNIA | 5 Januari 2021

Otoritas Beijing Vaksinasi Ribuan Orang

Ribuan orang mengantre di Beijing, Tiongkok untuk menerima vaksin Covid-19.

DUNIA | 5 Januari 2021

PM Inggris Berlakukan Lockdown Nasional Perangi Varian Baru Covid-19

Pada Senin, Inggris mencatat 58.784 kasus baru, dan melaporkan lebih 50.000 kasus varian baru selama 7 hari berturut-turut.

DUNIA | 5 Januari 2021

Korban Tewas Akibat Atap Runtuh di India Jadi 23 Orang

Jumlah korban tewas akibat atap runtuh di satu krematorium di negara bagian Uttar Pradesh, India utara pada Minggu (3/1) bertambah menjadi 23 orang.

DUNIA | 4 Januari 2021

Sudah 2 Bulan, Miliader Jack Ma Hilang Misterius

Jack Ma hilang misterius dan tidak terlihat di depan umum selama dua setelah melakukan pelanggaran terhadap Presiden Xi Jinping karena pidato anti-regulasi

DUNIA | 4 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS