Indonesia Harus Perkuat Kerja Sama ASEAN di Tengah Persaingan Geopolitik AS-Tiongkok
Logo BeritaSatu

Indonesia Harus Perkuat Kerja Sama ASEAN di Tengah Persaingan Geopolitik AS-Tiongkok

Rabu, 13 Januari 2021 | 10:59 WIB
Oleh : DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia harus terus mendorong kerja sama dalam wadah ASEAN untuk memperkuat kerjasama ekonomi, baik dengan Amerika Serikat dan Tiongkok. ASEAN dengan 10 negara anggotanya dan 650 juta penduduk memiliki posisi yang strategis dalam menentukan arah ekonomi dunia ke depan.

Hal itu diungkapkan guru besar terkemuka dari National University of Singapore, Prof Kishore Mahbubani, saat berbicara pada diskusi terbatas Golkar Institute secara virtual, Selasa (12/1/2021). Kishore menyampaikan pandangannya tentang situasi percaturan politik global.

Diskusi terbatas ini dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto. Hadir pula Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, Ketua Golkar Institute Ace Hasan Syadzily, serta Erwin Aksa dan dipandu Rizal Mallarangeng.

Dalam pandangan mantan diplomat Singapura ini, perseteruan geopolitik antara AS dan Tiongkok masih akan berlangsung selama 10 tahun ke depan. Persaingan ini selalu terjadi ketika AS yang saat ini masih menjadi kekuatan terbesar dunia sedang dalam proses “disalip” oleh kekuatan terbesar kedua, yaitu Tiongkok.

Mahbubani menyatakan Amerika Serikat sedang dalam kondisi sosial-politik yang prihatin. Ini ditandai dengan penyerbuan Gedung Capitol oleh pendukung Presiden Donald Trump awal Januari ini. Beberapa ahli berpendapat bahwa AS telah menjadi sebuah plutokrasi, di mana kekuasaan dipegang oleh segelintir orang yang sangat kaya. Sementara puluhan juta masyarakat mengalami kemerosotan ekonomi yang riil selama 30 tahun terakhir.

Menurut Mahbubani, saat ini AS tergantung dari presiden terpilih Joe Biden untuk memulihkan kondisi dan memperbaiki hubungan antarmasyarakat yang retak. Ke depannya, bisa jadi AS akan pulih dan kembali menguat, atau semakin terpuruk.

Di sisi lain, Tiongkok telah menunjukkan bahwa negara itu dapat menangani kondisi darurat, seperti wabah Covid-19, dengan efektif. Kualitas birokrasi di Tiongkok juga termasuk yang terbaik di dunia dengan rekruitmen yang terukur. Di Tiongkok hanya yang menempati ranking terbaik di sekolahnya dapat lolos kualifikasi menjadi pegawai negeri.

Bagaimana posisi Indonesia? Mahbubani memberikan saran agar Indonesia dan negara-negara lain di dunia untuk tetap netral. Pesan yang harus disampaikan secara jelas adalah, “Jangan paksa kami untuk memihak pada AS atau Tiongkok. Tapi kami ingin menjaga hubungan baik dengan keduanya” ujar Mahbuani.

Menurutnya, pesan ini akan lebih kuat bila disampaikan secara kolektif dalam wadah ASEAN, karena ASEAN mewadahi 10 negara dengan 650 juta penduduk.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan bahwa negara-negara yang tergabung dalam Indo-Pasifik dan perjanjian perdagangan bebas RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership), juga sepakat untuk netral.

Menko Perekonomian ini mencontohkan bahwa Indonesia membeli vaksin Covid-19 dari perusahaan AS dan juga perusahaan Tiongkok. Namun Indonesia juga sedang mengembangkan vaksin sendiri.

Ketua Umum Partai Golkar mengapresiasi jalannya diskusi ini dan berharap Golkar Institute terus menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas yang mencerahkan dan berkualitas tinggi.

Airlangga juga menggarisbawahi pentingnya bagi Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pemerintahan dan politik, agar pembangunan dapat memberi manfaat bagi semua orang dan kondisi politik tetap stabil.

“Golkar Institute akan mengadakan kajian geo-politik ini secara rutin dengan menghadirkan narasumber berkualitas” kata Ketua Golkar Institute, Ace Hasan Syadzily.

“Seharusnya, pada bulan Januari 2021 ini kami menggelar kursus pendidikan pemerintahan bagi kepala daerah terpilih Pilkada 2020. Namun, karena kebijakan PPKM Jawa-Bali, kegiatan ini ditunda pelaksanaannya pada awal Februari 2021” ujar Ketua DPP Partai Golkar ini.



Sumber: PR


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menlu Retno Jadi Ketua Bersama Inisiatif Vaksin Global COVAC WHO

Retno terpilih bersama dua menteri perempuan lainnya melalui voting secara daring di Jenewa, Swiss, Selasa (12/1).

DUNIA | 13 Januari 2021

FBI Peringatkan Aksi Bersenjata Jelang Pelantikan Biden

Biro Investigasi Federal (FBI) emperingatkan ancaman aksi protes bersenjata menjelang pelantikan presiden terpilih, Joe Biden pada 20 Januari.

DUNIA | 13 Januari 2021

Perusahaan Malaysia Sepakati Pembelian Vaksin Sinovac Tiongkok

Grup farmasi Malaysia Pharmaniaga telah menandatangani perjanjian dengan Sinovac Tiongkok untuk membeli vaksin Covid-19

DUNIA | 13 Januari 2021

Pompeo Tuduh Iran Jadi Pangkalan Baru Al-Qaeda

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menuduh bahwa musuh bebuyutan Iran telah menjadi "pangkalan" baru bagi Al-Qaeda

DUNIA | 13 Januari 2021

Brasil: Efektivitas Vaksin Covid-19 CoronaVac Hanya 50,4%

Efektivitas vaksin Covid-19 CoronaVac buatan Sinovac Biotech Tiongkok hanya 50,4% dalam mencegah infeksi simtomatik dalam uji coba di Brasil

DUNIA | 13 Januari 2021

Otoritas Irlandia Laporkan 9.000 Bayi Tanpa Ayah Meninggal di Panti

Sekitar 9.000 anak meninggal di "rumah ibu dan bayi", Irlandia, tempat ibu yang belum menikah secara rutin dipisahkan dari bayi mereka.

DUNIA | 13 Januari 2021

Pemimpin Sekte Harun Yahya Divonis Penjara 1.000 Tahun

Pengadilan Turki menghukum Adnan Oktar alias Harun Yahya, seorang televangelist Muslim dengan vonis hukuman penjara hingga 1.000 tahun karena kejahatan seksual.

DUNIA | 13 Januari 2021

Moderna Klaim Imunitas Vaksin Bertahan Setahun

Kekebalan atau imunitas yang diperoleh dari vaksin Covid-19 Moderna dapat bertahan setidaknya satu tahun.

DUNIA | 13 Januari 2021

Untuk Pelancong Asing, Selandia Baru Wajibkan Surat Bebas Covid-19

Otoritas Selandia Baru akan meminta pelancong internasional dari sebagian besar negara untuk menunjukkan hasil tes Covid-19 negatif sebelum menaiki penerbangan ke negara itu.

DUNIA | 13 Januari 2021

Kisruh Penyitaan Kapal Tanker, Korsel dan Iran Gagal Capai Kesepakatan

Korea Selatan (Korsel) dan Iran gagal mencapai kesepakatan atas penyitaan kapal tanker minyak oleh Garda Revolusioner Iran

DUNIA | 13 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS