Berdalih Tak Ingin Menghukum Trump, Pence Tolak Gunakan Amendemen ke-25
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Berdalih Tak Ingin Menghukum Trump, Pence Tolak Gunakan Amendemen ke-25

Kamis, 14 Januari 2021 | 07:51 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Wakil Presiden Mike Pence menolak untuk menggunakan amendemen ke-25 untuk mencopot Donald Trump dari jabatannya. Seperti dilaporkan VOA, Rabu (13/1), Pence beralasan tidak ingin menjadikan amendemen ke-25 sebagai alat hukuman atau perebutan kekuasaan.

Desakan pemakzulan Trump mengemuka, kurang dari seminggu setelah presiden AS itu menghasut pemberontakan dengan tindak kekerasan di Capitol Hill.

Dalam surat pada Selasa (12/1) malam kepada Ketua DPR Nancy Pelosi, Pence menyatakan mekanisme amendemen ke-25 itu tidak boleh digunakan "sebagai alat hukuman atau perebutan kekuasaan."

Mekanisme itu, kata Pence, hanya ditujukan untuk kasus-kasus ketidakmampuan secara medis atau mental.

Di pihak lain, Pelosi telah meminta Pence untuk mengamankan mayoritas kabinet dan memilih untuk menyatakan bahwa Trump tidak layak untuk menjabat.

Saat DPR sedang berupaya melakukan pemakzulan terhadap Trump secara bipartisan, Pence mendorong Kongres untuk menghindari tindakan yang dipandang "memecah-belah lebih lanjut sekaligus mengobarkan amarah saat ini" dan juga fokus pada upaya memperlancar transisi ke pemerintahan Presiden terpilih Joe Biden.

Pelosi mengatakan jika Pence menolak penggunaan amendemen ke-25, DPR akan lanjut pada upaya pemakzulan Trump. Sedikitnya tiga anggota Republikan menyatakan akan memilih opsi tersebut.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Untuk Pelantikan Biden, Tom Hanks Jadi Pembawa Acara TV

Aktor Tom Hanks akan menjadi pembawa acara acara televisi khusus pada 20 Januari untuk merayakan pelantikan Joe Biden sebagai presiden.

DUNIA | 14 Januari 2021

Dalam 24 Jam, Brasil Laporkan 1.110 Kasus Kematian Akibat Covid-19

Brasil meaporkan 1.110 kasus kematian akibat Covid-19 dalam 24 jam.

DUNIA | 14 Januari 2021

CEO Moderna Sebut Dunia Harus Hidup dengan Covid-19 Selamanya

Pejabat kesehatan harus terus memantau varian baru virus, sehingga para ilmuwan dapat memproduksi vaksin untuk melawannya.

DUNIA | 14 Januari 2021

Vaksin Covid-19 Satu Dosis Johnson & Johnson Aman dalam Uji Coba Awal

Ilmuwan J&J secara acak memberikan vaksin dosis tinggi dan rendah pada orang dewasa sehat dengan rentang usia 18 dan 55 tahun dan di atas 65 tahun.

DUNIA | 14 Januari 2021

AS Wajibkan Semua Penumpang Pesawat Tes Covid-19

Covid-19 sudah menyebar luas di AS, dengan lebih dari 22 juta kasus dilaporkan hingga saat ini, termasuk lebih dari 375.000 kasus kematian.

DUNIA | 13 Januari 2021

Jepang Akan Perluas Keadaan Darurat Covid-19

Dalam survei NHK yang diterbitkan pada Rabu (13/1/2021), hanya 16 persen responden mengatakan Olimpiade harus dilanjutkan tahun ini.

DUNIA | 13 Januari 2021

Pemimpin Korut Pastikan Akan Perkuat Persenjataan Nuklir

kami perlu melakukan segalanya untuk membangun militer yang paling kuat."

DUNIA | 13 Januari 2021

Ada Tiga Cara Gulingkan Trump, Dua Sedang Dicoba

Dalam sidang pemakzulan, Demokrat bisa mengejar pemungutan suara untuk menghabisi hak politik Trump.

DUNIA | 13 Januari 2021

DPR Perintahkan Pemberhentian Presiden Donald Trump

Wakil presiden punya wewenang memimpin sidang kabinet untuk pemberhentian presiden.

DUNIA | 13 Januari 2021

Kenapa Ada Hasil Berbeda Tes Sinovac di Brasil? Ini Penjelasannya

Di Brasil, vaksin ini punya efikasi 78% untuk mencegah kasus-kasus Covid-19 kategori "ringan sampai berat".

DUNIA | 13 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS