Pejabat Era Obama Jadi Penasihat Biden Soal Asia
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Pejabat Era Obama Jadi Penasihat Biden Soal Asia

Kamis, 14 Januari 2021 | 08:49 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com – Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden telah memilih pejabat veteran pemerintahan Obama, Kurt Campbell, untuk menjadi pejabat seniornya soal kebijakan Asia. Pada Rabu (13/1), juru bicara transisi Biden mengatakan Campbell akan menentukan hubungan AS dengan Tiongkok.

Seperti dilaporkan Reuters, Campbell, diplomat tertinggi AS untuk Asia di bawah Presiden Demokrat Barack Obama dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, dianggap sebagai arsitek dari strategi "poros ke Asia".

Campbell merupakan penyeimbangan kembali sumber daya yang dibanggakan tetapi sejauh ini masih terbatas untuk wilayah tersebut.

"Saya dapat memastikan Kurt akan menjadi koordinator untuk Indo-Pasifik di NSC," kata juru bicara transisi, mengacu pada Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih.

Sejak meninggalkan pemerintahan, Campbell telah menjalankan konsultasi Grup Asia dan menjadi penasihat kampanye Demokrat Biden. Pria berusia 63 tahun itu adalah salah satu pendiri dari lembaga kajian Center for a New American Security.

Campbell menguraikan pendekatannya ke Asia dalam buku The Pivot tahun 2016 yang menganjurkan penguatan aliansi yang ada dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan negara-negara seperti India dan Indonesia dalam menghadapi kebangkitan Tiongkok.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anak Sulung Sultan Oman Jadi Putra Mahkota Pertama

Dhi Yazan bin Haitham, anak tertua Sultan Haitham, menjadi putra mahkota pertama dalam sejarah negara Oman pada Selasa (12/1).

DUNIA | 14 Januari 2021

Berdalih Tak Ingin Menghukum Trump, Pence Tolak Gunakan Amendemen ke-25

Wakil Presiden Mike Pence menolak untuk menggunakan amendemen ke-25 untuk mencopot Donald Trump dari jabatannya

DUNIA | 14 Januari 2021

Untuk Pelantikan Biden, Tom Hanks Jadi Pembawa Acara TV

Aktor Tom Hanks akan menjadi pembawa acara acara televisi khusus pada 20 Januari untuk merayakan pelantikan Joe Biden sebagai presiden.

DUNIA | 14 Januari 2021

Dalam 24 Jam, Brasil Laporkan 1.110 Kasus Kematian Akibat Covid-19

Brasil meaporkan 1.110 kasus kematian akibat Covid-19 dalam 24 jam.

DUNIA | 14 Januari 2021

CEO Moderna Sebut Dunia Harus Hidup dengan Covid-19 Selamanya

Pejabat kesehatan harus terus memantau varian baru virus, sehingga para ilmuwan dapat memproduksi vaksin untuk melawannya.

DUNIA | 14 Januari 2021

Vaksin Covid-19 Satu Dosis Johnson & Johnson Aman dalam Uji Coba Awal

Ilmuwan J&J secara acak memberikan vaksin dosis tinggi dan rendah pada orang dewasa sehat dengan rentang usia 18 dan 55 tahun dan di atas 65 tahun.

DUNIA | 14 Januari 2021

AS Wajibkan Semua Penumpang Pesawat Tes Covid-19

Covid-19 sudah menyebar luas di AS, dengan lebih dari 22 juta kasus dilaporkan hingga saat ini, termasuk lebih dari 375.000 kasus kematian.

DUNIA | 13 Januari 2021

Jepang Akan Perluas Keadaan Darurat Covid-19

Dalam survei NHK yang diterbitkan pada Rabu (13/1/2021), hanya 16 persen responden mengatakan Olimpiade harus dilanjutkan tahun ini.

DUNIA | 13 Januari 2021

Pemimpin Korut Pastikan Akan Perkuat Persenjataan Nuklir

kami perlu melakukan segalanya untuk membangun militer yang paling kuat."

DUNIA | 13 Januari 2021

Ada Tiga Cara Gulingkan Trump, Dua Sedang Dicoba

Dalam sidang pemakzulan, Demokrat bisa mengejar pemungutan suara untuk menghabisi hak politik Trump.

DUNIA | 13 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS