FBI Lacak Obrolan Daring Terkait Ancaman Aksi Bersenjata
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Jelang Pelantikan Biden

FBI Lacak Obrolan Daring Terkait Ancaman Aksi Bersenjata

Jumat, 15 Januari 2021 | 23:08 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / FER

Washington, Beritasatu.com - Biro Federal Investigasi (FBI) Amerika Serikat (AS) melacak obrolan daring mengkhawatirkan dalam jumlah besar, termasuk seruan untuk aksi protes bersenjata menjelang pelantikan presiden terpilih, Joe Biden.

Dalam penampilan publik pertamanya sejak kerusuhan di Gedung Capitol, Direktur FBI, Chris Wray mengatakan, FBI masih mengkhawatirkan tentang potensi kekerasan pada protes dan kampanye di Washington dan ibu kota negara bagian di seluruh AS.

Dalam pengarahan keamanan untuk Wakil Presiden Mike Pence tersebut, Wray mengatakan, peristiwa di Gedung Capitol itu bisa mendorong orang-orang bersenjata untuk mendekati gedung-gedung pemerintahan dan para pejabat terpilih.

"Salah satu tantangan nyata di ruangan ini adalah mencoba membedakan apa yang aspiratif versus apa yang disengaja,” kata Wray, seperti dilansir dari AFP, Jumat (15/1/2021).

Wray menambahkan, FBI menerima sejumlah informasi signifikan yang telah diteruskan ke badan-badan penegak hukum lainnya. Pembagian informasi ini penting sebelum acara penting seperti pelantikan, tapi masalah pelantikan mendapat perhatian khusus karena tanda-tanda penegakkan hukum memperlihatkan ketidaksiapan saat terjadi kekerasan di Gedung Capitol.

Para pejabat federal juga telah memperingatkan badan-badan penegak hukum setempat bahwa kerusuhan di Capitol tampaknya telah menginsipirasi orang lain dengan niat kekerasan.

"Kita sedang melihat individu yang mungkin ingin mengulangi jenis kekerasan sama seperti kita lihat minggu lau,” kata Wray, menambahkan FBI telah mengidentifikasi lebih dari 200 tersangka.



Sumber: AFP


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WMO: Dunia Menuju Bencana Kenaikan Suhu

Rata-rata suhu global pada 2020 sekitar 14,9 derajat Celsius.

DUNIA | 15 Januari 2021

Kabinet PM Belanda Mark Rutte Mundur Akibat Skandal Subsidi Anak

Pengelolaan yang salah itu telah membuat ribuan keluarga terpuruk dalam masalah keuangan.

DUNIA | 15 Januari 2021

Terima Dubes Agung Kurniadi, Presiden Ekuador Titip Salam buat Jokowi

Indonesia akan terus meningkatkan kerja sama yang telah berjalan dengan Ekuador, khususnya kerja sama ekonomi, termasuk perdagangan dan industri.

DUNIA | 15 Januari 2021

Ketika Keluarga Biden Datang, Gedung Putih Tanpa Penghuni

Trump tidak akan hadir saat Biden dilantik. Ke mana dia hari itu?

DUNIA | 15 Januari 2021

Turki Setujui Izin Pakai Darurat Vaksin Covid-19 Sinovac

Turki menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 buatan Sinovac, Tiongkok.

DUNIA | 15 Januari 2021

Afrika Amankan 270 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Sebanyak 270 juta dosis sementara vaksin Covid-19 telah diamankan oleh Uni Afrika (AU) untuk didistribusikan di seluruh benua.

DUNIA | 15 Januari 2021

Pekan Depan, Senat AS Gelar Sidang Pemakzulan Trump

Senat AS tidak akan memulai persidangan sampai Selasa (19/1), atau paling cepat, sehari sebelum Joe Biden dilantik sebagai presiden.

DUNIA | 15 Januari 2021

Empat Menteri Malaysia Terinfeksi Covid-19

Empat menteri Malaysia terinfeksi Covid-19, setelah Deputi Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia Zahidi Zainul Abidin dinyatakan positif.

DUNIA | 15 Januari 2021

Dalam 3 Minggu Pandemi Covid-19, Nyawa 92.000 Warga AS Terancam

Jumlah korban meninggal dunia akibat pandemi Covid-19 di AS diperkirakan akan bertambah lebih 92.000 orang dalam tiga bulan ke depan.

DUNIA | 15 Januari 2021

Biden Rilis Stimulus Bantuan Covid-19 US$ 1,9 Triliun, untuk Apa Saja?

Rencana tersebut adalah yang pertama dari dua inisiatif pengeluaran besar yang akan diupayakan Biden dalam beberapa bulan pertama di masa kepresidenannya.

DUNIA | 15 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS