Polisi Guatemala Blokir Pengungsi Honduras
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (3.49)   |   COMPOSITE 6258.75 (33.25)   |   DBX 1361.34 (0.42)   |   I-GRADE 179.18 (1.41)   |   IDX30 502.509 (3.5)   |   IDX80 134.874 (0.99)   |   IDXBUMN20 393.542 (2.29)   |   IDXESGL 138.721 (1.04)   |   IDXG30 140.869 (0.73)   |   IDXHIDIV20 444.908 (3.39)   |   IDXQ30 144.657 (0.96)   |   IDXSMC-COM 296.3 (1.57)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (4.05)   |   IDXV30 132.413 (2.15)   |   INFOBANK15 1051.36 (5.92)   |   Investor33 433.839 (2.98)   |   ISSI 179.41 (1.13)   |   JII 608.801 (4.3)   |   JII70 214.954 (1.52)   |   KOMPAS100 1205.85 (8.78)   |   LQ45 941.363 (6.94)   |   MBX 1692.14 (10.5)   |   MNC36 321.868 (2.02)   |   PEFINDO25 321.871 (0.09)   |   SMInfra18 304.318 (4.08)   |   SRI-KEHATI 368.746 (2.68)   |  

Polisi Guatemala Blokir Pengungsi Honduras

Senin, 18 Januari 2021 | 23:36 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAS

Vado Hondo - Polisi dan militer Guatemala memblokir ribuan migran Honduras dan para pencari suaka yang berharap untuk mencari jalan keluar ke utara menuju Meksiko dan Amerika Serikat (AS). Ribuan warga Honduras meninggalkan San Pedro Sula sebagai suatu kelompok untuk menuju ke perbatasan El Florido dengan menyeberang Guatemala.

Sekitar 7.000-8.000 migran melarikan diri dari kehancuran akibat badai, pengangguran, dan kekerasan di Honduras, telah menyeberang ke Guatemala sampai saat ini, berdasarkan data dari pejabat Guatemala. Namun, di tengah kehadiran keamanan yang ketat, perjalanan mereka selanjutnya tetap genting dan tidak pasti.

Sekelompok awal yang terdiri dari beberapa ribu migran dan pencari suaka melakukan perjalanan 43 kilometer dengan berjalan kaki menuju wilayah Guatemala sebelum tentara dan polisi menutup jalan utama untuk menghentikan mereka. Sekitar 3.000 orang yang masuk ke Guatemala pada Sabtu (16/1) tertangkap pada Minggu (17/1) pagi.

“Ini menyedihkan bagaimana negara saudara kita memperlakukan kita,” kata Rafael, orangtua tunggal dari kota barat laut Honduras, El Progreso di dekat Vado Hondo, sekitar 9,7 kilometer selatan Chiquimula di tenggara Guatemala.

Ratusan migran berhasil melewati garis militer dan polisi pada Sabtu, tapi ketika sejumlah migran lainnya tidka berhasil melakukan upaya serupa pada Minggu pagi maka tentara menanggapi dengan tongkat dan gas air mata.

Para migran, tentara, dan pejabat imigrasi mengalami luka, berdasarkan para pejabat Guatemala, yang memperkirakan 6.000 migran tetap berada di situs Vado Hondo. Di pihak lain, militer Guatemala dan pasukan polisi memblokir jalan mereka, serta kadang-kadang memblokir jalan utama sepenuhnya dan pada saat bersamaan hanya kendaraan dan warga Guatemala yang melewati wilayah itu.

Eksodus besar-besaran bulan ini adalah rombongan terbaru dari sejumlah karavan migran dalam tiga tahun terakhir. Awalnya, beberapa kelompok besar ribuan migran dan pencari suaka berhasil sampai di perbatasan selatan AAS, tapi karavan terbaru telah dihentikan oleh otoritas Honduras dan terbaru oleh aparat Guatemala.

Beberapa negara Amerika Tengah berharap kekerasan kepada migran dan pencari suaka akan mereda saat presiden AS terpilih, Joe Biden, dilantik pada 20 Januari. Namun, banyak pengamat di kawasan menyatakan tekanan AS kepada pemerintah Amerika Tengah dan Meksiko untuk membentengi perbatasan dan memblokir karavan migran akan terus berlanjut.



Sumber: Al Jazeera


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KBRI Nairobi Bantu Anak-anak Kurang Mampu

Panti asuhan Heritage of Faith and Hope Children’s Home menampung sekitar 130 anak.

DUNIA | 15 Januari 2021

Kembali dari Jerman, Pemimpin Oposisi Rusia Navalny Ditahan

Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny ditahan pada Minggu (17/1) setibanya di Moskwa dari Jerman.

DUNIA | 18 Januari 2021

Austria Wajibkan Pemakaian Masker FFP2 di Mal dan Transportasi Umum

Otoritas Austria mewajibkan pemakaian respirator FFP2 di mal dan di transportasi umum.

DUNIA | 18 Januari 2021

Yoweri Museveni Menangi Pilpres Uganda Keenam Kali

Presiden petahana Uganda Yoweri Museveni pada Sabtu (16/1) dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden untuk keenam kalinya.

DUNIA | 18 Januari 2021

Brasil Beri Izin Pakai Darurat Vaksin Covid-19 buatan Sinovac dan AstraZeneca

Badan Pengatur Kesehatan Brasil (Anvisa) menyetujui penggunaan darurat vaksin CoronaVac, dari laboratorium Sinovac Tiongkok, serta vaksin Astrazeneca.

DUNIA | 18 Januari 2021

Vaksinasi Polio Afghanistan Targetkan 9,9 Juta Anak

Kementerian Kesehatan Masyarakat Afganistan meluncurkan kampanye vaksinasi polio nasional pada Minggu (17/1) untuk 9,9 juta anak.

DUNIA | 18 Januari 2021

Saat Biden Dilantik, Trump Berencana Tinggalkan Gedung Putih

Pada saat Joe Biden dilantik sebagai presiden Amerika Serikat (AS) ke-46 pada Rabu (20/1), Donald Trump akan keluar meninggalkan Gedung Putih.

DUNIA | 18 Januari 2021

Ekuador Sita 1,3 Ton Kokain Tujuan Estonia

Ekuador menyita 1,3 ton kokain dengan tujuan Estonia.

DUNIA | 18 Januari 2021

Arab Saudi Akan Buka Lagi Kedubes Qatar

Otoritas Arab Saudi akan membuka kembali kedutaan besar Qatar dalam beberapa hari mendatang.

DUNIA | 18 Januari 2021

Kamala Harris Mundur dari Kursi Senat AS

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Kamala Harris mengundurkan diri dari kursi Senatnya pada Senin (18/1),

DUNIA | 18 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS