Setengah Populasi UEA Akan Rampung Divaksinasi Covid-19 Akhir Maret
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 519.025 (-3.92)   |   COMPOSITE 6272.81 (-21.75)   |   DBX 1330.29 (-0.42)   |   I-GRADE 182.472 (-1.68)   |   IDX30 510.293 (-3.9)   |   IDX80 137.737 (-1.03)   |   IDXBUMN20 404.067 (-0.98)   |   IDXESGL 141.069 (-0.73)   |   IDXG30 145.194 (-2.06)   |   IDXHIDIV20 448.644 (-2.61)   |   IDXQ30 146.152 (-0.92)   |   IDXSMC-COM 292.826 (0.9)   |   IDXSMC-LIQ 361.358 (-1.22)   |   IDXV30 136.548 (-0.99)   |   INFOBANK15 1048.43 (-4.87)   |   Investor33 438.363 (-2.95)   |   ISSI 184.542 (-1.51)   |   JII 638 (-8.27)   |   JII70 224.272 (-2.33)   |   KOMPAS100 1230.76 (-10.05)   |   LQ45 959.21 (-8.49)   |   MBX 1703.46 (-6.83)   |   MNC36 324.477 (-2.15)   |   PEFINDO25 329.449 (-3.58)   |   SMInfra18 310.851 (-3.95)   |   SRI-KEHATI 373.532 (-2.89)   |  

Setengah Populasi UEA Akan Rampung Divaksinasi Covid-19 Akhir Maret

Selasa, 19 Januari 2021 | 05:51 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Dubai, Uni Emirat Arab, Beritasatu.com - Setengah populasi Uni Emirat Arab (UEA) akan rampung divaksinasi Covid-19 sebelum batas waktu yang ditetapkan yakni akhir Maret 2021. Demikian dikatakan otoritas kesehatan negara itu.

Negara di padang pasir berpenduduk 10 juta itu mulai melakukan vaksinasi untuk publik menjelang akhir tahun 2020 menggunakan vaksin Sinopharm asal Tiongkok. Kelompok prioritas adalah petugas kesehatan dan pejabat pemerintah yakni pada September 2020. Program nasional tingkat vaksinasi UEA sekarang menjadi yang tertinggi kedua di dunia setelah Israel.

Lebih 1,8 juta orang telah disuntik vaksin Sinopharm, yang tersedia secara gratis untuk semua warganya. Jumlah itu lebih empat kali lipat tingkat vaksinasi per kapita di Amerika Serikat (AS). Adapun vaksin Pfizer-BioNTech asal AS dan Jerman sedang diluncurkan di Dubai. Saat ini disediakan untuk orang-orang di atas 60 tahun, kelompok rentan kesehatan dan pekerja di garis depan.

Kedua vaksin memerlukan dua suntikan dengan jeda waktu berjarak 28 hari. Adapun 28 hari setelah menerima suntikan kedua, pasien tidak lagi diharuskan karantina, tetapi masih harus memakai masker dan mempraktikkan jarak sosial, kata Otoritas Manajemen Bencana dan Krisis Darurat Nasional UEA (National Emergency Crisis and Disaster Management Authority/NCEMA).

Meski opsional, NCEMA mengatakan, vaksinasi sangat dianjurkan. Pegawai pemerintah di Abu Dhabi yang memilih untuk tidak menggunakan salah satu vaksin akan diminta untuk melakukan tes PCR setiap dua minggu.

"Kami senang dengan kemajuan yang telah kami buat," kata Asisten Menteri Kebudayaan dan Diplomasi Publik UEA, Omar Ghobash, kepada Hadley Gamble dari CNBC pada Minggu (17/1/2021).

“Jelas ada orang yang masih sakit, dan sayangnya meninggal, tapi secara keseluruhan kami telah berhasil menemukan keseimbangan antara kesehatan dan keselamatan di satu sisi dan kelangsungan ekonomi di sisi lain.”

Sinopharm memiliki keefektivan 86%, sementara vaksin efektivtas Pfizer-BioNTech 95%. Pada November 2021, para pemimpin UEA termasuk penguasa Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid al Maktoum men-tweet gambar mereka mendapatkan suntikan Sinopharm.

Vaksinasi Berlanjut di Tengah Lonjakan Kasus
Sementara kasus Covid-19 melonjak di UEA dalam waktu kurang tiga minggu sejak akhir Desember karena turis berbondong-bondong ke pantai, restoran, dan pusat perbelanjaan Dubai yang sepenuhnya terbuka. Meskipun pengunjung diwajibkan hasil tes PCR negatif pada saat kedatangan, banyak yang menduga varian baru virus yang lebih menular yang pertama kali diidentifikasi di Inggris sudah berkembang. Apalagi volume wisatawan Inggris di UEA pada musim liburan cukup tinggi.

Saat ini lonjakan kasus rata-rata lebih 3.000 per hari dibandingkan 1.000 per hari pada akhir Desember. UEA berhasil mempertahankan jumlah kasusnya di bawah 2.000 per hari selama tahun 2020.

UEA mencatat 256.732 kasus Covid-19 dan 751 kematian, menurut data yang dikumpulkan Universitas Johns Hopkins. Pada Minggu (17/1/2021) mencatat rekor jumlah kasus harian tertinggi 3.453.

Namun kota partai dan ibu kota komersial regional Dubai akan terus melanjutkan kampanye vaksinnya sambil tetap membuka ekonomi yang bergantung pada pariwisata.

Ibu kota yang kaya minyak, Abu Dhabi, jauh lebih konservatif, karena membutuhkan serangkaian hasil tes PCR negatif selama rentang beberapa hari bagi siapa pun yang ingin memasuki emirat, bahkan dari emirat lain di negara itu.

Sedangkan untuk Dubai, tetap diwajibkan menggunakan masker di semua tempat umum, dan pihak berwenang mengingatkan penduduk untuk menjaga jarak secara sosial.

Menjelang Tahun Baru 2021, pemerintah Dubai mengizinkan penduduknya mengadakan pertemuan di dalam rumah yang dihuni hingga 30 orang. Hotel-hotel yang dulunya hampir seluruhnya kosong mengalami peningkatan tingkat hunian 70%. "Mereka menyeimbangkan tanggung jawab pribadi dengan ekonomi yang perlu maju," kata Ghobash tentang negara itu.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polisi Guatemala Blokir Pengungsi Honduras

Polisi dan militer Guatemala memblokir ribuan migran Honduras dan para pencari suaka yang berharap untuk mencari jalan keluar ke utara menuju Meksiko dan AS.

DUNIA | 18 Januari 2021

KBRI Nairobi Bantu Anak-anak Kurang Mampu

Panti asuhan Heritage of Faith and Hope Children’s Home menampung sekitar 130 anak.

DUNIA | 15 Januari 2021

Kembali dari Jerman, Pemimpin Oposisi Rusia Navalny Ditahan

Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny ditahan pada Minggu (17/1) setibanya di Moskwa dari Jerman.

DUNIA | 18 Januari 2021

Austria Wajibkan Pemakaian Masker FFP2 di Mal dan Transportasi Umum

Otoritas Austria mewajibkan pemakaian respirator FFP2 di mal dan di transportasi umum.

DUNIA | 18 Januari 2021

Yoweri Museveni Menangi Pilpres Uganda Keenam Kali

Presiden petahana Uganda Yoweri Museveni pada Sabtu (16/1) dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden untuk keenam kalinya.

DUNIA | 18 Januari 2021

Brasil Beri Izin Pakai Darurat Vaksin Covid-19 buatan Sinovac dan AstraZeneca

Badan Pengatur Kesehatan Brasil (Anvisa) menyetujui penggunaan darurat vaksin CoronaVac, dari laboratorium Sinovac Tiongkok, serta vaksin Astrazeneca.

DUNIA | 18 Januari 2021

Vaksinasi Polio Afghanistan Targetkan 9,9 Juta Anak

Kementerian Kesehatan Masyarakat Afganistan meluncurkan kampanye vaksinasi polio nasional pada Minggu (17/1) untuk 9,9 juta anak.

DUNIA | 18 Januari 2021

Saat Biden Dilantik, Trump Berencana Tinggalkan Gedung Putih

Pada saat Joe Biden dilantik sebagai presiden Amerika Serikat (AS) ke-46 pada Rabu (20/1), Donald Trump akan keluar meninggalkan Gedung Putih.

DUNIA | 18 Januari 2021

Ekuador Sita 1,3 Ton Kokain Tujuan Estonia

Ekuador menyita 1,3 ton kokain dengan tujuan Estonia.

DUNIA | 18 Januari 2021

Arab Saudi Akan Buka Lagi Kedubes Qatar

Otoritas Arab Saudi akan membuka kembali kedutaan besar Qatar dalam beberapa hari mendatang.

DUNIA | 18 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS