Berbeda dengan Varian Inggris dan Afsel, Jerman Temukan Mutasi Baru Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Berbeda dengan Varian Inggris dan Afsel, Jerman Temukan Mutasi Baru Covid-19

Rabu, 20 Januari 2021 | 06:19 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Berlin, Beritasatu.com - Jerman adalah negara terbaru yang menemukan mutasi virus corona. Varian baru teridentifikasi pada sekelompok pasien rumah sakit (RS) di Bavaria, Jerman.

Media lokal melaporkan pada Senin (18/1/2021) bahwa varian baru Covid-19 ditemukan pada 35 pasien di sebuah rumah sakit di kota ski, Bavaria di Garmisch-Partenkirchen, Jerman Tenggara. Virus ditemukan pada 35 dari 73 orang yang terinfeksi di rumah sakit itu, outlet berita Bavaria BR24 melaporkan Senin. Saat ini sampel sedang diperiksa di rumah sakit universitas Charité di Berlin.

Para pejabat mengatakan varian tersebut berbeda dengan yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

Wakil Direktur Medis Rumah Sakit Clemens Stockklausner pada jumpa pers Senin mengatakan bahwa belum ada pemahaman, apakah mutasi tersebut membuat virus lebih mudah menular -seperti varian yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan- atau lebih mematikan. “Kami menemukan mutasi, dan sama sekali belu diketahui jelas apakah itu akan memiliki relevansi klinis,” kata Stockklausner. “Kami harus menunggu urutan (genom) lengkapnya.”

Varian Inggris dan Afrika Selatan dikenal sebagai virus corona yang lebih menular, tetapi tidak mematikan. Varian ini menyebabkan lebih banyak orang terinfeksi, sehingga kapasitas rawat inap di RS di Inggris dan Irlandia kewalahan.

Informasi varian baru yang ditemukan di Jerman muncul pada hari yang sama ketika Menteri Kesehatan negara itu Jens Spahn mengatakan bahwa laboratorium akan diwajibkan mengurutkan sampel virus corona untuk memantau mutasi virus.

Sejumlah negara lain yang telah menemukan mutasi virus corona, termasuk Inggris dan Afrika Selatan, memiliki pengawasan skala besar dan pengurutan genom sampel virus corona.

Dalam sebuah pernyataan kepada CNBC, Kementerian Kesehatan Jerman mengatakan bahwa pemerintah Federal menanggapi setiap mutasi virus corona SARS-CoV-2 yang dilaporkan dengan sangat serius. Pemerintah Federal memperkuat deteksi kemungkinan mutasi.

Infeksi Terus Berlanjut
16 Perdana Menteri negara bagian Jerman bertemu dengan Kanselir Angela Merkel pada Selasa (19/1/2021) untuk membahas apakah akan memperketat atau memperpanjang pembatasan di seluruh negara yang akan berakhir 31 Januari.

Tingkat infeksi Jerman tetap menjadi perhatian dengan 11.369 kasus harian dilaporkan badan kesehatan masyarakat, Robert Koch Institute, pada Selasa. Itu membuat jumlah total kasus menjadi lebih 2 juta. Adapun korban tewas mencapai 47.622.

Seperti negara-negara Eropa lainnya, Jerman ingin menghindari penyebaran varian baru yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

Merkel mengatakan kepada anggota parlemen partai Christian Democratic Union (CDU) Minggu lalu bahwa jika tidak berhasil menghentikan varian Inggris, kasus Covid-19 di negaranya akan naik 10 kali lipat pada Paskah. Demikian dilaporkan surat kabar harian Jerman Bild.

Pada hari Senin, Spahn bersikeras bahwa orang tidak boleh menyebut mutasi virus corona yang terdeteksi di Inggris sebagai "varian Inggris." "Sama seperti kita tidak membicarakan 'virus Tiongkok' tahun lalu, sekarang kita tidak boleh berbicara tentang 'varian Inggris'," kata Spahn, lapor Reuters.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Indonesia Pertimbangkan Aktifkan Kembali KBRI di Kabul

Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengaktifkan kembali KBRI di Kabul.

DUNIA | 6 Desember 2021

Menlu AS Berkunjung ke Indonesia 13-14 Desember

Menlu Amerika Serikat (AS) Antony Blinken akan berkunjung ke Indonesia pada 13-14 Desember 2021.

DUNIA | 6 Desember 2021

Kasus Omicron Terdeteksi di Kapal Pesiar Norwegia

Dugaan kasus Covid-19 varian Omicron terdeteksi pada seorang anggota kru kapal pesiar Norwegia yang berlabuh di New Orleans.

DUNIA | 6 Desember 2021

Hadapi Gelombang Keempat Covid-19, Afsel Siapkan RS

Afsel mempersiapkan rumah sakit untuk penerimaan lebih banyak, karena varian Omicron telah mendorong negara itu ke dalam gelombang keempat kasus Covid-19.

DUNIA | 6 Desember 2021

Terkendala Diskriminasi Vaksin, Afrika Sulit Atasi Covid-19

Afrika memiliki sedikit peluang untuk mengatasi pandemi Covid-19 kecuali 70 persen populasinya divaksin pada akhir 2022.

DUNIA | 6 Desember 2021

Kasus Pertama di Thailand, Omicron Terdeteksi di 47 Negara

Kasus yang dikonfirmasi pada pria yang tiba pada 29 November, menjadikan Thailand negara ke-47 yang menemukan varian baru ini.

DUNIA | 6 Desember 2021

PM Kamboja: Junta Myanmar Berhak Hadiri Pertemuan ASEAN

PM Kamboja mengatakan, para pejabat junta Myanmar harus diundang ke pertemuan-pertemuan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

DUNIA | 6 Desember 2021

Aung San Suu Kyi Divonis 4 Tahun Penjara

Pengadilan Myanmar pada Senin (6/12/2021) memenjarakan pemimpin sipil terguling Aung San Suu Kyi selama empat tahun.

DUNIA | 6 Desember 2021

Bertemu Menlu Tiongkok, Luhut Apresiasi Dukungan Vaksinasi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan bertemu Menteri Luar Negeri Tiongkok di Kabupaten Anji, Provinsi Zhejiang.

DUNIA | 6 Desember 2021

CNN Sebut AS Bakal Boikot Olimpiade Beijing 2022

Pemerintahan Biden diperkirakan akan mengumumkan minggu ini bahwa pejabat pemerintah AS tidak akan menghadiri Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing.

DUNIA | 6 Desember 2021


TAG POPULER

# Mahasiswi Bunuh Diri


# Kasus Anak Ahok


# Kereta Api Tabrak Angkot


# Marcus/Kevin


# Jokowi 3 Periode



TERKINI
Sahroni Apresiasi Polri Tangani Kasus Mahasiswi Bunuh Diri

Sahroni Apresiasi Polri Tangani Kasus Mahasiswi Bunuh Diri

NASIONAL | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings