Gladi Bersih Pelantikan Biden Terganggu Insiden Kebakaran
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (-0.33)   |   COMPOSITE 6359.21 (7.39)   |   DBX 1342.2 (19.78)   |   I-GRADE 184.288 (-0.11)   |   IDX30 516.126 (-0.99)   |   IDX80 138.807 (-0.29)   |   IDXBUMN20 408.536 (-1.13)   |   IDXESGL 142.044 (-0.14)   |   IDXG30 145.076 (-0.22)   |   IDXHIDIV20 455.222 (-1.21)   |   IDXQ30 147.857 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 298.089 (1.62)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (-0.87)   |   IDXV30 136.649 (-0.69)   |   INFOBANK15 1071.96 (2.25)   |   Investor33 444.599 (-0.56)   |   ISSI 184.85 (-0.38)   |   JII 633.797 (-2.23)   |   JII70 223.435 (-0.43)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.73)   |   LQ45 967.658 (-1.65)   |   MBX 1728.33 (-1.77)   |   MNC36 329.04 (-0.3)   |   PEFINDO25 326.697 (-0.49)   |   SMInfra18 315.108 (-2.17)   |   SRI-KEHATI 378.138 (-0.1)   |  

Gladi Bersih Pelantikan Biden Terganggu Insiden Kebakaran

Rabu, 20 Januari 2021 | 07:37 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Washington, Beritasatu.com- Aparat melakukan lockdown sementara kompleks gedung Capitol Amerika Serikat (AS) saat gladi bersih pelantikan presiden terpilih, Joe Biden, Senin (18/1) akibat insiden kebakaran.

Tindakan pencegahan itu dilakukan karena terjadinya kebakaran di perkemahan tunawisma yang berjarak 1,6 kilometer sehingga mengirimkan kepulan asap ke udara dan menambah kekhawatiran keamanan di ibu kota.

Peringatan alarm palsu secara singkat mengganggu gladi bersih untuk upacara pelantikan yang akan digelar Rabu (20/1) sebagai latihan empat tahunan dengan sejumlah pemeran pengganti menjadi Biden dan tamu VIP lainnya, serta Band Angkatan Laut AS yang melakukan latihan berbaris dan lagu The Star-Spangled Banner untuk penampilan oleh Lady Gaga. Namun, gladi resik kembali dilanjutkan tidak lama kemudian, diikuti patroli oleh helikopter di atas Capitol.

Dinas Rahasia telah memperketat keamanan di dalam dan di sekitar Capitol seminggu lebih awal untuk persiapan dan pusat kota pada dasarnya diisolasi dengan pemblokiran jalan, pemasangan pagar tinggi, dan penempatan puluhan ribu pasukan Garda Nasional dan petugas penegak hukum lainnya di sekitar kawasan.

Namun, para pejabat Departemen Pertahanan telah menyuarakan kekhawatiran tentang ancaman serangan orang dalam dari anggota militer yang terlibat acara itu. Biro Investigasi Federal (FBI) mendorong pemeriksaan seluruh 25.000 pasukan Garda Nasional yang akan datang ke area itu.

Pejabat sementara Menteri Pertahanan Christopher Miller mengatakan pemeriksaan pasukan Garda Nasional akan dilanjutkan dan Pentagon menemukan tidak ada intelijen sejauh ini yang mengindikasikan ancaman dari dalam.

Dinas Rahisa mengeluarkan buletin pada akhir pekan tentang apa yang dilihat sebagai “peningkatan” dalam pasukan Garda Nasional karena mengunggah gambar dan rincian dari operasi mereka secara daring.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemblokiran Channel Youtube Trump Diperpanjang Seminggu Pascapelantikan

YouTube melarang Trump memposting video seminggu lalu karena melanggar kebijakan konten berupa menghasut melakakan kekerasan.

DUNIA | 20 Januari 2021

Berbeda dengan Varian Inggris dan Afsel, Jerman Temukan Mutasi Baru Covid-19

Varian baru teridentifikasi pada sekelompok pasien rumah sakit (RS) di Bavaria, Jerman.

DUNIA | 20 Januari 2021

Biden Tolak Aturan Trump untuk Cabut Larangan Perjalanan Covid-19

Kemunculan varian virus corona yang lebih menular menjadi alasan bahwa bukan saat yang tepat untuk mencabut pembatasan atas perjalanan internasional.

DUNIA | 20 Januari 2021

Petinggi Partai Republik: Perusuh Capitol Diprovokasi Trump

"Para perusuh telah dicekoki dengan kebohongan," kata senator asal Kentucky itu.

DUNIA | 20 Januari 2021

2 Anggota Garda Nasional Dicopot dari Tim Pengamanan Pelantikan Biden

Dua prajurit Angkatan Darat itu dicurigai terafiliasi ke kelompok ekstremis kanan.

DUNIA | 20 Januari 2021

Lima Pelantikan Presiden Paling Tidak Lazim dalam Sejarah Amerika

Ada presiden Amerika yang dilantik di kabin pesawat dan bahkan di dalam rumah orang tuanya sendiri.

DUNIA | 20 Januari 2021

Dirjen WHO Sebut Ketidakadilan Distribusi Vaksin sebagai "Kegagalan Moral"

Menurut WHO dunia berada di tepi “bencana kegagalan moral” jika negara-negara kaya tidak memastikan distribusi adil dari vaksi untuk memerangi pandemi Covid-19.

DUNIA | 19 Januari 2021

Tokoh Oposisi Rusia Serukan Massa Turun ke Jalan

Kritikus Kremlin Alexei Navalny pada Senin (18/1) mendesak warga Rusia untuk turun ke jalan sebagai protes

DUNIA | 19 Januari 2021

Gunakan Vaksin Sinovac, Brasil Gelar Vaksinasi Massal Covid-19

Brasil memulai program imunisasi nasional Covid-19 pada Senin (18/1) dengan mendistribusikan dosis vaksin dari Sinovac Biotech Tiongkok setelah otorisasi penggunaan darurat.

DUNIA | 19 Januari 2021

Perusuh Capitol Coba Jual Laptop Pelosi ke Rusia

Seorang wanita muda yang dilaporkan mencuri laptop milik pimpinan Demokrat Nancy Pelosi, berniat untuk menjualnya ke agen mata-mata Rusia

DUNIA | 19 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS