Investigasi Awal Pandemi Covid-19, Panel Pakar Kritik Tiongkok dan Negara Lain
Logo BeritaSatu

Investigasi Awal Pandemi Covid-19, Panel Pakar Kritik Tiongkok dan Negara Lain

Rabu, 20 Januari 2021 | 09:25 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Panel pakar yang ditugaskan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengkritik Tiongkok dan negara lain karena tidak bergerak cepat untuk membendung wabah awal virus corona serta mempertanyakan apakah WHO seharusnya menandai pandemi lebih cepat.

Dalam laporan yang dipublikasikan media, Senin (18/1), panel yang dipimpin mantan presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf dan mantan perdana menteri (PM) Selandia Baru Helen Clark menyatakan adanya kesempatan yang hilang untuk mengatur langkah kesehatan publik secara mendasar secepatnya.

“Bagi panel yang jelas adalah langkah kesehatan publik bisa diterapkan lebih tegas oleh otoritas kesehatan nasional dan lokal di Tiongkok pada Januari, tidak lama setelah virus corona mulai membuat sakit sekelompok orang,” sebut laporan panel tersebut.

Panel juga menyebutkan bukti kasus-kasus di negara lain pada akhir Januari, bahwa langkah kesehatan masyarakat seharusnya dilakukan secepatnya di setiap negara dengan kemungkinan kasus. “Tapi mereka tidak (melakukan itu),” katanya.

“Kenyataannya adalah hanya sebagian kecil negara yang memanfaatkan sepenuhnya informasi yang tersedia bagi mereka untuk menanggapi bukti pandemi yang muncul,” sebut panel tersebut.

Para ahli juga mempertanyakan alasan WHO tidak segera mengumumkan status darurat kesehatan masyarakat global lebih cepat sebagai peringatan tertinggi. Badan kesehatan PBB itu menggelar komite darurat pada 22 Januari, tapi tidak mengkategorikan pandemi sebagai keadaan darurat internasional sampai seminggu kemudian.

Saat itu, WHO menyatakan komite pakar terpecah tentang situasi keadaan darurat global.

“Satu lagi pertanyaan adalah apakah itu akan membantu jika WHO menggunakan kata pandemi lebih awal dari sebenarnya,” kata panel tersebut.

WHO tidak menyebut wabah Covid-19 sebagai pandemi sampai 11 Maret atau beberapa minggu setelah virus mulai menyebabkan wabah eksplosif di banyak benua.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lady Gaga dan JLo Meriahkan Pelantikan Biden

Lady Gaga dan Jennifer Lopez (J.Lo) akan menjadi bagian dari daftar artis teratas yang akan mengambil bagian dalam upacara pelantikan Joe Biden pada Rabu (20/1).

DUNIA | 20 Januari 2021

Gladi Bersih Pelantikan Biden Terganggu Insiden Kebakaran

Aparat melakukan lockdown sementara saat gladi bersih pelantikan presiden terpilih, Joe Biden, Senin (18/1) akibat insiden kebakaran.

DUNIA | 20 Januari 2021

Pemblokiran Channel Youtube Trump Diperpanjang Seminggu Pascapelantikan

YouTube melarang Trump memposting video seminggu lalu karena melanggar kebijakan konten berupa menghasut melakakan kekerasan.

DUNIA | 20 Januari 2021

Berbeda dengan Varian Inggris dan Afsel, Jerman Temukan Mutasi Baru Covid-19

Varian baru teridentifikasi pada sekelompok pasien rumah sakit (RS) di Bavaria, Jerman.

DUNIA | 20 Januari 2021

Biden Tolak Aturan Trump untuk Cabut Larangan Perjalanan Covid-19

Kemunculan varian virus corona yang lebih menular menjadi alasan bahwa bukan saat yang tepat untuk mencabut pembatasan atas perjalanan internasional.

DUNIA | 20 Januari 2021

Petinggi Partai Republik: Perusuh Capitol Diprovokasi Trump

"Para perusuh telah dicekoki dengan kebohongan," kata senator asal Kentucky itu.

DUNIA | 20 Januari 2021

2 Anggota Garda Nasional Dicopot dari Tim Pengamanan Pelantikan Biden

Dua prajurit Angkatan Darat itu dicurigai terafiliasi ke kelompok ekstremis kanan.

DUNIA | 20 Januari 2021

Lima Pelantikan Presiden Paling Tidak Lazim dalam Sejarah Amerika

Ada presiden Amerika yang dilantik di kabin pesawat dan bahkan di dalam rumah orang tuanya sendiri.

DUNIA | 20 Januari 2021

Dirjen WHO Sebut Ketidakadilan Distribusi Vaksin sebagai "Kegagalan Moral"

Menurut WHO dunia berada di tepi “bencana kegagalan moral” jika negara-negara kaya tidak memastikan distribusi adil dari vaksi untuk memerangi pandemi Covid-19.

DUNIA | 19 Januari 2021

Tokoh Oposisi Rusia Serukan Massa Turun ke Jalan

Kritikus Kremlin Alexei Navalny pada Senin (18/1) mendesak warga Rusia untuk turun ke jalan sebagai protes

DUNIA | 19 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS