Penyair Muda di Pelantikan Biden Sita Perhatian Dunia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penyair Muda di Pelantikan Biden Sita Perhatian Dunia

Kamis, 21 Januari 2021 | 20:55 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAS

Washington, Beritasatu.com - Salah satu momen yang paling banyak dibicarakan dalam pelantikan presiden ke-46 Amerika Serikat (AS) Joe Biden bersama wakilnya, Kamala Harris, adalah penyair muda Amanda Gorman. Penyair berusia 22 tahun itu berhasil menyita perhatian dunia termasuk menjadi pembicaraan di media sosial, Rabu (20/1/2021), saat dia berseru kepada dunia “bahkan saat kita berduka, kita tumbuh”.

Gorman adalah penyair termuda dalam sejarah AS yang menandai transisi kepresidenan dan menandai transisi kekuasaan presiden. Dia menawarkan visi penuh harapan untuk negara yang terpecah belah lewat puisinya berjudul The Hill We Climb (Bukit yang Kita Daki).

Gorman yang berasal dari Los Angeles, bergabung dengan barisan penyair dalam pengukuhan presiden AS sebelumnya yaitu Robert Frost, Maya Angelou, dan Elizabeth Alexander.

“Menjadi warga Amerika lebih dari sekadar kebanggaan yang kita warisi. Itu masa lalu yang kita masuki dan bagaimana kita memperbaikinya” kata Gorman lewat syairnya.

“Kita tidak akan kembali ke masa lalu. Kita berpindah ke tempat seharusnya, negara yang terluka tapi utuh. Dermawan tapi berani. Sengit dan bebas,” lanjutnya.

Gadis kulit hitam itu berbicara di tangga Gedung Capitol yang baru saja mengalami trauma karena kerusuhan massa yang mengepung simbol demokrasi AS itu sambil membawa bendera Konfederasi, bom pipa, dan jerat. Gorman mengatakan warga Amerika harus bangkit mengatasi kebencian.

“Walaupun demokrasi bisa ditunda sementara, itu tidak akan pernah bisa dikalahkan secara permanen,” kata Gorman, mengingatkan tentang serangan mematikan di Capitol.

“Mari kita tinggalkan negara yang lebih baik dibandingkan yang tersisa saat ini. Kita akan mengangkat dunia yang terluka ini menjadi dunia yang menakjubkan,” lanjutnya.

Gorman adalah pemenang pertama penyair muda nasional AS pada 2017. Dia diundang oleh Ibu Negara Jill Biden setelah tampil membacakan syair dalam sejumlah acara sebelumnya termasuk perayaan 4 Juli bersama Orkestra Boston Pops. Dia juga menyatakan secara jelas keinginannya untuk tampil pada pelantikan, dalam kapasitas lebih besar, sebagai ambisi yang jelas disampaikan lewat syairnya.

“Kita, penerus negara dan masa, di mana gadis kurus kulit hitam, yang keturunan budak dan dibesarkan oleh ibu tunggal, bisa bermimpi menjadi presiden. Hanya untuk menemukan dirinya membacakan puisi untuk satu orang,” katanya.

Dalam wawancara dengan surat kabar The New York Times, Gorman mengaku hanya menulis beberapa baris puisi saat perusuh pro-Trump menyerang Capitol pada 6 Januari. Baru setelah insiden kekerasan itu, dia menyelesaikan puisinya dalam satu malam.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Al Jazeera, VOA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PM Sudan Ditahan di Kediaman Ketua Dewan Militer

Hamdok dan sejumlah menteri pemerintahan sipil ditangkap oleh militer Sudan pada Senin (25/10/2021) di tengah situasi genting di negara tersebut.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Beri Kesaksian di Pengadilan, Suu Kyi Bantah Dakwaan Penghasutan

ung San Suu Kyi membantah dakwaan penghasutan yang mengkhawatirkan publik, dalam kesaksian pengadilan pertamanya.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi Harapkan 3 Hal Ini Jadi Fokus Hubungan ASEAN dengan AS

Ketiga hal tersebut adalah stabilitas kawasan, pemulihan pascapandemi dan kesehatan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi Dorong Kemitraan Saling Menghormati ASEAN dan Tiongkok

Jokowi mendorong ASEAN dan Republik Rakyat Tiongkok (RTT) terus menjalankan kemitraan yang saling menghormati dan saling menguntungkan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Konflik dengan Taiwan Disebut Upaya Tiongkok Alihkan Perhatian Domestik

Tiongkok meningkatkan ketegangan dengan Taiwan untuk mengalihkan perhatian domestik dari perlambatan ekonomi dan kekurangan pasokan listrik.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Zuckerberg Setuju Tuntutan Hanoi, Aktivis: Facebook Alat Propaganda Pemerintah Vietnam

Sebuah laporan mengatakan bahwa CEO Mark Zuckerberg secara pribadi telah menandatangani desakan dari Hanoi untuk membatasi posting "anti-negara".

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi: Indonesia Ingin ASEAN Jadi Lokomotif Stabilitas dan Kesejahteraan

Pada KTT ASEAN ke-38 yang digelar secara virtual, Jokowi berharap ASEAN dapat menjadi lokomotif stabilitas dan kesejahteraan kawasan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Lonjakan Kasus Covid-19, Tiongkok Lockdown Kota Berpenduduk 4 Juta Warga

Warga Lanzhou akan diminta untuk tinggal di rumah, kata pihak berwenang dalam sebuah pernyataan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Kasus Kematian Covid-19 di Rusia Sentuh Rekor Baru dalam 8 Hari Terakhir

Satgas penanganan Covid-19 Rusia juga melaporkan 36.446 infeksi baru, dibanding dengan 37.930 infeksi sehari sebelumnya.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi: ASEAN dan Korea Berpotensi Besar di Sektor Ekonomi Hijau dan Digital

Ia menerangkan potensi ekonomi digital ASEAN diperkirakan mencapai US$ 200 miliar pada tahun 2025 mendatang.

DUNIA | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolres Nunukan


# Cristiano Ronaldo


# Sudi Silalahi


# Upah Minimum


# Valentino Rossi



TERKINI
Bertemu Gubernur Kalbar, Wanita Emas Bicarakan Sosialisasi Ekonomi Digital

Bertemu Gubernur Kalbar, Wanita Emas Bicarakan Sosialisasi Ekonomi Digital

NASIONAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings