Biden Resmi Presiden, AS Kembali Bergabung ke WHO
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-0.19)   |   COMPOSITE 6338.51 (20.69)   |   DBX 1329.17 (13.03)   |   I-GRADE 184.48 (-0.19)   |   IDX30 515.715 (0.41)   |   IDX80 138.838 (-0.03)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.08)   |   IDXESGL 142.422 (-0.38)   |   IDXG30 145.816 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.64)   |   IDXQ30 147.765 (0.09)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.51)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.93)   |   IDXV30 136.758 (-0.11)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.36)   |   Investor33 444.53 (0.07)   |   ISSI 183.756 (1.09)   |   JII 631.17 (2.63)   |   JII70 223.177 (0.26)   |   KOMPAS100 1240.03 (1.04)   |   LQ45 967.718 (-0.06)   |   MBX 1724.61 (3.72)   |   MNC36 328.799 (0.24)   |   PEFINDO25 328.487 (-1.79)   |   SMInfra18 313.342 (1.77)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.22)   |  

Biden Resmi Presiden, AS Kembali Bergabung ke WHO

Kamis, 21 Januari 2021 | 21:08 WIB
Oleh : YUD

Jenewa, Beritasatu.com - Amerika Serikat di bawah Presiden Joe Biden akan kembali bergabung dengan fasilitas vaksin COVAX, yang bertujuan menyalurkan vaksin ke negara-negara miskin, demikian kepala penasihat medis Anthony Fauci kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kamis (21/1/2021).

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyambut baik pengumuman yang ditujukan kepada Dewan Eksekutif WHO tersebut, yang berbunyi: "Ini adalah hari yang baik untuk WHO sekaligus hari yang baik untuk kesehatan global."

Fauci, yang berbicara dari Washington melalui konferensi video sehari pasca pelantikan Biden, mengatakan: "Presiden Biden akan memberikan arahan hari ini, yang akan mencakup niatan Amerika Serikat untuk bergabung dengan COVAX dan mendukung ACT-Accelerator guna mendorong upaya multilateral untuk vaksin Covid-19, terapi, dan distribusi diagnostik, akses yang merata, riset serta pengembangan."

Gelombang pertama vaksin Covid-19 diharapkan dapat bagikan ke negara-negara miskin pada Februari di bawah skema COVAX, yang dijalankan oleh WHO dan aliansi vaksin GAVI, kata pejabat WHO pekan ini, bahkan saat mereka kian khawatir bahwa negara-negara yang lebih kaya masih mengambil jatah yang lebih banyak dari vaksin yang tersedia.

AS akan tetap menjadi anggota WHO dan "memenuhi kewajiban finansialnya," tutur Fauci, menambahkan bahwa pihaknya juga akan berkoordinasi dengan 193 negara anggota lainnya untuk mereformasi badan PBB tersebut.

Pendahulu Biden, Donald Trump, menghentikan pendanaan untuk WHO, di mana AS menjadi pendonor terbesar, dan mengumumkan proses untuk menarik diri dari badan tersebut pada Juli 2021. Langkah itu dilihat sebagai bagian dari pengunduran diri AS yang lebih luas dari organisasi multilateral.

"WHO adalah keluarga bangsa-bangsa dan kami semua senang bahwa AS masih ada di tengah-tengah keluarga," ucap Tedros.



Sumber: Reuters, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penyair Muda di Pelantikan Biden Sita Perhatian Dunia

Amanda Gorman menyita perhatian dunia termasuk menjadi pembicaraan di media sosial, setelah dia tampil di pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS.

DUNIA | 21 Januari 2021

Menlu: Indonesia Punya Harapan Besar atas Kepemimpinan Baru AS

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan Indonesia memiliki harapan besar terhadap pemerintahan baru AS di bawah Presiden Joe Biden.

DUNIA | 21 Januari 2021

Biden ke Staf: Jaga Sopan Santun yang Pernah Hilang 4 Tahun

Staf yang tidak berlaku sopan pada orang lain akan "dipecat di tempat."

DUNIA | 21 Januari 2021

Kamala Harris Tergelak Saat Lantik Senator, ini Sebabnya

Tawa lepas Harris itu mengundang banyak komentar yang sama riangnya di kalangan netizen.

DUNIA | 21 Januari 2021

Balas Dendam, Tiongkok Langsung Terbitkan Daftar Hitam untuk Kroni Trump

"Mereka telah merencanakan, menyebarluaskan dan melaksanakan serangkaian tindakan gila pada Tiongkok."

DUNIA | 21 Januari 2021

Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris

Jokowi berharap kemitraan strategis kedua negara dapat terus ditingkatkan.

DUNIA | 21 Januari 2021

Biden: Trump Tinggalkan Surat Berisi “Pesan Sangat Murah Hati”

Surat tersebut sebagai “pesan pribadi” yang mendoakan kesuksesan negara dan pemerintahan baru untuk menjaga negara.

DUNIA | 21 Januari 2021

Hari Pertama di Gedung Putih, Biden Akan Tanda Tangani 17 Perintah Eksekutif

Biden berencana membatalkan sejumlah upaya Trump untuk menarik diri dari kesepakatan internasional.

DUNIA | 21 Januari 2021

Pemimpin Dunia Ucapkan Selamat untuk Pelantikan Biden-Harris

Dunia menyaksikan pelantikan presiden AS.

DUNIA | 21 Januari 2021

Konpers Perdana di Gedung Putih, Biden Sebut Trump Tulis Surat Kepadanya

Surat Trump dinilainya sebagai sesuatu yang murah hati.

DUNIA | 21 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS