Polisi Rusia Tahan 2.500 Demonstran Pendukung Navalny
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polisi Rusia Tahan 2.500 Demonstran Pendukung Navalny

Minggu, 24 Januari 2021 | 07:57 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Moskwa, Beritasatu.com- Polisi menahan sedikitnya 2.501 orang dan menggunakan kekerasan untuk membubarkan aksi unjuk rasa di sekitar Rusia pada Sabtu (23/1). Puluhan ribu pengunjuk rasa menuntut pembebasan kritikus Kremlin Alexei Navalny, yang istrinya termasuk di antara orang yang ditahan.

Navalny telah meminta para pendukungnya untuk memprotes setelah ditangkap akhir pekan lalu ketika dia kembali ke Rusia dari Jerman untuk pertama kalinya sejak diracuni dengan agen saraf yang katanya diterapkan pada celana dalamnya oleh agen keamanan negara pada bulan Agustus.

Pihak berwenang telah memperingatkan orang-orang untuk menjauh dari protes hari Sabtu, dengan mengatakan mereka berisiko tertular Covid-19 serta penuntutan dan kemungkinan hukuman penjara karena menghadiri acara yang tidak sah.

Di pusat kota Moskwa, di mana wartawan Reuters memperkirakan setidaknya 40.000 orang telah berkumpul di salah satu demonstrasi tidak sah terbesar selama bertahun-tahun, polisi terlihat menahan orang secara kasar, memasukkan mereka ke dalam van terdekat.

Pihak berwenang mengatakan hanya sekitar 4.000 orang yang muncul. Kementerian luar negeri mempertanyakan perkiraan kerumunan Reuters, menggunakan sarkasme untuk menunjukkan bahwa itu terlalu tinggi.

"Kenapa tidak langsung bilang 4 juta?" itu menyindir di saluran messenger Telegram resminya.

Beberapa pengunjuk rasa meneriakkan "Putin adalah pencuri", dan "Aib" dan "Kebebasan untuk Navalny!"

Istri Navalny, Yulia, mengatakan di media sosial bahwa dia telah ditahan di aksi rapat umum. Tapi dia kemudian dibebaskan.

Beberapa sekutu politik Navalny ditahan beberapa hari sebelum protes. Kelompok pemantau protes OVD-Info mengatakan bahwa setidaknya 1.614 orang, termasuk 513 di Moskwa dan 212 di St Petersburg, telah ditahan di seluruh Rusia. Penangkapan dilakukan saat demonstrasi di hampir 70 kota.

Navalny, seorang pengacara berusia 44 tahun, berada di penjara Moskow menunggu hasil dari empat masalah hukum yang dia gambarkan sebagai dibuat-buat. Dia menuduh Presiden Vladimir Putin memerintahkan percobaan pembunuhannya. Putin membantahnya, menuduh Navalny adalah bagian dari kampanye trik kotor yang didukung AS untuk mendiskreditkannya.

Seorang pengunjuk rasa Moskow, Sergei Radchenko berkata: "Saya lelah karena takut. Saya tidak hanya muncul untuk diri saya sendiri dan Navalny, tetapi untuk putra saya karena tidak ada masa depan di negara ini."

Pria berusia 53 tahun itu menambahkan bahwa dia takut tetapi sangat merasakan apa yang dia sebut sebagai sistem peradilan yang tidak terkendali.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Setahun Kemudian, Wuhan Hidup Normal Sementara Dunia Masih Bergelut dengan Covid-19

Hari ini, setahun sejak lockdown, penduduk di Kota Wuhan sudah kembali beraktivitas. Warga bisa bebas lari pagi dan senam tai chi di taman-taman yang terletak

DUNIA | 24 Januari 2021

Tiongkok Pamer Kereta Api "Terbang" Berkecepatan 620 Km/Jam

Kereta tersebut menggunakan teknologi high-temperature superconducting (HTS) yang membuatnya seolah-olah melayang di atas rel magnet.

DUNIA | 23 Januari 2021

Tak Ada Lagi Tombol Diet Coke Peninggalan Trump di Ruang Oval

Ternyata jika Trump menekan tombol tersebut, seorang kepala pelayan akan muncul membawa Diet Coke di atas piring perak.

DUNIA | 23 Januari 2021

Biden: Korban Jiwa Covid-19 di AS Bakal Tembus 600.000

Biden mengatakan korban jiwa akan terus bertambah hingga mencapai 600.000 orang dalam beberapa minggu ke depan.

DUNIA | 23 Januari 2021

Sidang Pemakzulan Trump Akan Dilakukan pada 8 Februari

Senat membutuhkan 67 suara untuk memakzulkan Trump.

DUNIA | 23 Januari 2021

Jaksa Militer AS Resmi Dakwa Teroris Bom Bali 1

Hambali melakukan pengeboman klub malam di Bali pada 12 Oktober 2002 yang menewaskan 202 orang.

DUNIA | 22 Januari 2021

Jadi Ibu Negara AS, Jill Biden Akan Tetap Mengajar

Jill Biden mengukir sejarah sebagai ibu negara AS pertama yang mempertahankan pekerjaan bergaji di luar Gedung Putih.

DUNIA | 22 Januari 2021

Google Ancam Hentikan Mesin Pencarinya di Australia

Google mengancam akan menghapus mesin pencarinya dari Australia karena negara itu memaksa perusahaan berbagi royalti dengan penerbit berita.

DUNIA | 22 Januari 2021

Ledakan Bom Kembar di Baghdad, 32 Orang Tewas dan 110 Orang Luka

Ledakan bom menewaskan 32 orang dan melukai 110 orang di pasar yang ramai di tengah kota Baghdad, Irak.

DUNIA | 22 Januari 2021

Hongaria Setujui Vaksin Sputnik V dan Astrazeneca

Hongaria telah menyetujui dua vaksin Covid-19 yakni Sputnik V buatan Rusia dan Astrazeneca buatan Inggris.

DUNIA | 22 Januari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS