Dalam 30 Hari, Kota Los Angeles Laporkan 5.000 Kasus Kematian Akibat Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dalam 30 Hari, Kota Los Angeles Laporkan 5.000 Kasus Kematian Akibat Covid-19

Minggu, 24 Januari 2021 | 14:36 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Los Angeles, Beritasatu.com- Dalam waktu kurang dari sebulan, Los Angeles di Amerika Serikat (AS) telah mencatat lebih dari 5.000 kematian terkait Covid-19. Seperti dilaporkan latimes, Sabtu (23/1), kenaikan cepat angka kematian menyoroti penyebaran virus yang merajalela dan kejam di seluruh wilayah.

Dalam kira-kira sembilan bulan antara kematian pertama yang dilaporkan pada 11 Maret dan akhir tahun lalu, penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru mengakibatkan kematian lebih dari 10.000 orang di negara itu. Dalam 24 hari sejak itu, laju kematian meningkat secara dramatis dengan 5.106 orang meninggal.

Jumlah kematian resmi Departemen Kesehatan Masyarakat Los Angeles mencapai 15.162 kasus setelah 269 kematian dan 10.537 kasus baru Covid-19 dikonfirmasi Sabtu (23/1).

"Kami berharap kesembuhan dan kedamaian bagi semua orang yang berduka karena kehilangan orang yang dicintai karena Covid-19. Banyak orang terus menyebarkan virus ini dan, tragisnya, sekarang lebih dari 15.000 orang telah meninggal akibat Covid-19 di Los Angeles," kata Barbara Ferrer, direktur kesehatan masyarakat Los Angeles dalam sebuah pernyataan.

Dari kematian pada Sabtu (23/1), 62% dari orang yang meninggal berusia 65 tahun ke atas atau demografis berisiko. Pejabat daerah sedang berjuang untuk segera memvaksinasi kelompok usia tersebut.

Daerah itu juga melaporkan 6.881 pasien Covid-19 saat ini dirawat di rumah sakit dengan 24% pasien membutuhkan perawatan intensif. Kapasitas ICU rumah sakit tetap 0% di California Selatan.

“Sementara kami melihat beberapa data positif dalam kasus baru setiap hari dan rawat inap, kami masih jauh dari kesulitan. Sangat penting bagi kami untuk memperlambat penyebaran Covid-19 untuk mengurangi tekanan pada sistem perawatan kesehatan dan menyelamatkan nyawa,” kata Ferrer.

Ferrer menambahkan, "Harap terus patuhi semua langkah keamanan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain: tinggal di rumah sebanyak mungkin, memakai penutup wajah, menghindari pertemuan, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan."

Pada hari Sabtu, Los Angeles juga melaporkan delapan kasus baru penyakit peradangan serius yang menyerang anak-anak. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengatakan penyakit, yang dikenal sebagai MIS-C, terkait dengan Covid-19 dan menyebabkan bagian tubuh dan organ vital meradang parah. Anak-anak bisa mengalami gejala seperti “sakit perut, muntah, diare, sakit leher, ruam, mata merah” dan kelelahan.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Untuk Kondisi Darurat, WHO Pertimbangkan Dua Vaksin Covid-19 Buatan Tiongkok

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mulai mempertimbangkan dua vaksin Covid-19 buatan Tiongkok untuk persetujuan penggunaan darurat minggu depan.

DUNIA | 24 Januari 2021

Total Kasus Infeksi Covid-19 di AS Tembus 25 Juta

Amerika Serikat (AS) kini telah mencatat 25 juta kasus virus ccrona atau Covid-19, atau mencapai ambang batas pada Sabtu sore (23/1).

DUNIA | 24 Januari 2021

Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Jepang Melebihi 5.000 orang

Korban meninggal akibat Covid-19 di Jepang mencapai 5.000 orang pada Sabtu (23/1).

DUNIA | 24 Januari 2021

Polisi Rusia Tahan 2.500 Demonstran Pendukung Navalny

Polisi Rusia menangkap lebih dari 2.500 demonstran yang mendukung musuh Kremlin yang dipenjara, Alexei Navalny

DUNIA | 24 Januari 2021

Setahun Kemudian, Wuhan Hidup Normal Sementara Dunia Masih Bergelut dengan Covid-19

Hari ini, setahun sejak lockdown, penduduk di Kota Wuhan sudah kembali beraktivitas. Warga bisa bebas lari pagi dan senam tai chi di taman-taman yang terletak

DUNIA | 24 Januari 2021

Tiongkok Pamer Kereta Api "Terbang" Berkecepatan 620 Km/Jam

Kereta tersebut menggunakan teknologi high-temperature superconducting (HTS) yang membuatnya seolah-olah melayang di atas rel magnet.

DUNIA | 23 Januari 2021

Tak Ada Lagi Tombol Diet Coke Peninggalan Trump di Ruang Oval

Ternyata jika Trump menekan tombol tersebut, seorang kepala pelayan akan muncul membawa Diet Coke di atas piring perak.

DUNIA | 23 Januari 2021

Biden: Korban Jiwa Covid-19 di AS Bakal Tembus 600.000

Biden mengatakan korban jiwa akan terus bertambah hingga mencapai 600.000 orang dalam beberapa minggu ke depan.

DUNIA | 23 Januari 2021

Sidang Pemakzulan Trump Akan Dilakukan pada 8 Februari

Senat membutuhkan 67 suara untuk memakzulkan Trump.

DUNIA | 23 Januari 2021

Jaksa Militer AS Resmi Dakwa Teroris Bom Bali 1

Hambali melakukan pengeboman klub malam di Bali pada 12 Oktober 2002 yang menewaskan 202 orang.

DUNIA | 22 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS