AS: Awas! Penyanitasi Tangan Buatan Meksiko Berbahaya
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

AS: Awas! Penyanitasi Tangan Buatan Meksiko Berbahaya

Kamis, 28 Januari 2021 | 09:35 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Regulator Amerika Serikat (AS) telah memperingatkan bahwa lebih dari setengah dari seluruh pembersih tangan berbasis alkohol yang diimpor dari Meksiko mengandung bahan beracun tingkat berbahaya.

Seperti dilaporkan BBC, Kamis (28/1), Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) menyatakan pihaknya menempatkan produk pada "peringatan impor" di seluruh negeri sampai dapat meninjau keamanannya.

Beberapa diiklankan sebagai mengandung etanol tetapi ditemukan mengandung metanol, atau alkohol kayu. Metanol bisa menjadi racun jika terserap melalui kulit atau berakibat fatal jika tertelan.

"Bahan berbahaya lainnya - 1-propanol - juga ditemukan di beberapa produk," kata FDA.

Peringatan impor berarti pembersih tangan berbasis alkohol dari Meksiko akan dikenakan pengawasan ketat FDA, dan pengiriman dapat disita.

"Penggunaan pembersih tangan oleh konsumen telah meningkat secara signifikan selama pandemi virus corona, terutama ketika sabun dan air tidak dapat diakses, dan ketersediaan produk berkualitas buruk dengan bahan berbahaya dan tidak dapat diterima tidak akan ditoleransi," kata Judy McMeekin, Komisaris Asosiasi FDA untuk Urusan regulasi.

Satu pernyataan menyebut bahwa tes FDA pada pembersih tangan dari Meksiko menemukan 84% sampel dari April hingga Desember 2020 tidak sesuai dengan peraturan AS.

"Lebih dari setengah sampel ditemukan mengandung bahan beracun, termasuk metanol dan / atau 1-propanol, pada tingkat yang berbahaya," katanya.

Lebih dari 900 keracunan tidak disengaja yang melibatkan pembersih tangan telah dilaporkan di AS pada Januari saja, CBS News melaporkan, sebagian besar melibatkan anak-anak.

Selama pandemi, FDA telah memperingatkan konsumen untuk memeriksa dengan cermat bahwa pembersih tangan memenuhi standar tertentu. FDA telah menghasilkan daftar produk yang disarankan agar tidak dibeli konsumen.

Untuk membunuh virus corona, pembersih tangan harus mengandung alkohol dalam jumlah yang cukup, setidaknya 60% etanol atau 70% isopropanol, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Mereka juga harus aman digunakan pada kulit.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

2020, Boeing Catat Kerugian Rp 179 Triliun

Boeing menutup pembukuan pada tahun terburuknya pada 2020 dengan kerugian operasional hingga US$ 12,8 miliar atau Rp 179 triliun

DUNIA | 28 Januari 2021

Dicekal Permanen, TikTok Pecat Karyawan dI India

TikTok terpaksa memecat para karyawannya di India karena aplikasi berbagi video tersebut telah dilarang permanen selama berbulan-bulan.

DUNIA | 28 Januari 2021

Pasokan Habis, Vaksinasi di Madrid Dihentikan Dua Minggu

Kota Madrid di Spanyol menghentikan vaksinasi Covid-19 selama dua minggu, karena pasokan vaksin habis

DUNIA | 28 Januari 2021

Cile Setujui Izin Pakai Darurat Vaksin Covid-19 Oxford-AstraZeneca

Cile menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi dan biofarmasi multinasional Astrazeneca dan Universitas Oxford

DUNIA | 28 Januari 2021

Jadi Menhub, Pete Buttigieg Raih Persetujuan Komite Senat AS

Pete Buttigieg memenangkan persetujuan Komite Perdagangan Senat Amerika Serikat (AS), pada Rabu (27/1), untuk mengepalai Departemen Transportasi.

DUNIA | 28 Januari 2021

Dunia Berebut Vaksin

Eropa mengancam akan membatasi ekspor vaksin Covid-19 yang diproduksi di kawasan itu.

DUNIA | 28 Januari 2021

Di WEF, Putin Peringatkan Pandemi Perburuk Ketidakseimbangan Global

Pandemi virus corona telah menjadi tantangan besar bagi umat manusia, dan telah mempercepat perubahan struktural.

DUNIA | 28 Januari 2021

Kasus Positif Covid-19 Dunia Tembus Angka 100 Juta

Jumlah kasus positif Covid-19 di seluruh dunia pada Rabu (27/1/2021) telah melampaui angka 100 juta jiwa, menurut perhitungan yang dilakukan Reuters.

DUNIA | 27 Januari 2021

Myanmar Mulai Program Vaksinasi Covid-19

Myanmar meluncurkan program vaksinasi Covid-19 di seluruh negeri pada Rabu (27/1). Program vaksinasi dimulai dengan staf medis yang bekerja di garis depan

DUNIA | 27 Januari 2021

Total Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Inggris Capai 100.000

Jumlah korban meninggal di Inggris akibat Covid-19 sudah tembus 100.000 orang

DUNIA | 27 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS