Serangan Taliban di Kabul Meningkat
Logo BeritaSatu

Serangan Taliban di Kabul Meningkat

Selasa, 2 Februari 2021 | 08:02 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kabul, Beritasatu.com- Serangan kelompok milisi Taliban di ibu kota Afganistan, Kabul sedang meningkat. Pada Senin (1/2), laporan pengawas Amerika Serikat (AS) menyatakan tren itu saat meningkatnya pembunuhan yang ditargetkan terhadap pejabat pemerintah, pemimpin masyarakat sipil dan jurnalis.

Seperti dilaporkan AP, peningkatan serangan terjadi ketika pemerintahan Biden berencana untuk melihat baru pada perjanjian perdamaian antara AS dan Taliban yang ditandatangani Februari lalu di bawah Presiden Donald Trump.

Laporan itu menyatakan serangan yang diprakarsai Taliban di Afganistan selama kuartal terakhir tahun 2020 sedikit lebih rendah daripada kuartal sebelumnya. Tetapi, menurut angka yang diberikan oleh pasukan AS di Afganistan, jumlah itu melebihi serangan pada periode yang sama pada tahun 2019.

"Serangan musuh di Kabul lebih tinggi daripada selama kuartal sebelumnya. Serangan jauh lebih tinggi dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu," kata laporan itu mengutip pasukan AS.

Inspektur Jenderal Khusus untuk Rekonstruksi Afganistan, yang dikenal sebagai SIGAR, memantau miliaran dolar yang dihabiskan AS di Afganistan yang dilanda perang.

Taliban melancarkan gelombang serangan di Afganistan pada bulan Desember, termasuk serangan di Baghlan utara dan provinsi Uruzgan selatan selama periode dua hari. Seluruh serangan itu menewaskan sedikitnya 19 anggota pasukan keamanan Afganistan.

Di Kabul, satu bom pinggir jalan menghantam sebuah kendaraan, melukai dua orang, dan seorang pengacara ditembak dalam pembunuhan yang ditargetkan.

Menurut laporan SIGAR, Resolute Support, misi pimpinan NATO di Afganistan, melaporkan 2.586 korban sipil dari 1 Oktober hingga 31 Desember tahun 2020, termasuk 810 tewas dan 1.776 luka-luka.

Laporan tersebut mengatakan proporsi korban yang disebabkan oleh alat peledak improvisasi meningkat hampir 17% pada kuartal ini, berkorelasi dengan peningkatan IED yang dipasang secara magnetis atau serangan "bom tempel", kata laporan itu.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Biden Desak Militer Myanmar Kembalikan Kekuasaan

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Senin (1/2) menyerukan kepada militer Myanmar untuk segera mengembalikan kekuasaan.

DUNIA | 2 Februari 2021

UE: Astrazeneca Akan Pasok 9 Juta Dosis Vaksin

Perusahaan farmasi Astrazeneca telah setuju untuk memasok 9 juta dosis tambahan vaksin virus corona ke Uni Eropa (UE) sepanjang kuartal pertama.

DUNIA | 2 Februari 2021

Sidang Pemakzulan, ini Tuduhan yang Dihadapi Trump

Untuk bisa menyatakan Trump bersalah, Partai Demokrat harus mendapat tambahan paling tidak 17 suara dari Partai Republik.

DUNIA | 2 Februari 2021

Lindungi Satu Keluarga dari Nazi, Desa di Prancis Dapat Warisan Wah

Warisan dari Eric akan digunakan untuk mendanai pendidikan dan berbagai program untuk anak-anak muda.

DUNIA | 2 Februari 2021

Kudeta Militer di Myanmar, ASEAN Tak Satu Suara

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen juga menegaskan bahwa kudeta itu merupakan masalah dalam negeri Myanmar.

DUNIA | 2 Februari 2021

Situasi Myanmar Panas, KBRI Yangon Imbau WNI Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Selain itu, WNI di Myanmar juga diimbau menyiapkan bahan pokok dan makanan untuk 1-2 pekan ke depan.

DUNIA | 1 Februari 2021

Suu Kyi Minta Masyarakat Myanmar Protes terhadap Kudeta Militer

Saya bersumpah bahwa permintaan untuk rakyat ini adalah pernyataan asli dari Aung San Suu Kyi

DUNIA | 1 Februari 2021

AS dan Australia Desak Pembebasan Aung San Suu Kyi

AS mendukung rakyat Burma dalam aspirasi mereka untuk demokrasi, kebebasan, perdamaian, dan pembangunan.

DUNIA | 1 Februari 2021

Kudeta di Myanmar, RI Desak Semua Pihak yang Bertikai Menahan Diri

Indonesia mendesak semua pihak mengedepankan pendekatan dialog dalam mencari jalan keluar.

DUNIA | 1 Februari 2021

Kemlu: 500 WNI di Myanmar dalam Kondisi Aman

Kemlu menyatakan Indonesia sangat prihatin atas perkembangan politik terakhir di Myanmar.

DUNIA | 1 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS