Senin, 7 Agustus 2023

ASEAN Pasar Penting Perusahaan Swedia

Penulis: Natasia Christy Wahyuni | Editor: JAS
Rabu, 3 Februari 2021 | 23:59 WIB
Dubes RI untuk Swedia merangkap Latvia, Kamapradipta Isnomo.
Dubes RI untuk Swedia merangkap Latvia, Kamapradipta Isnomo. (Istimewa)

Stockholm, Beritasatu.com - Pejabat di pemerintahan Swedia mengakui ASEAN sebagai pasar penting bagi perusahaan di negara Skandinavia itu. Itu sebabnya, Swedia ingin terus meningkatkan hubungan dengan negara-negara ASEAN termasuk Indonesia.

"Pemerintah Swedia sangat berkepentingan untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi dengan negara-negara ASEAN," kata Sekretaris Negara untuk Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Urusan Nordik, Krister Nilsson dalam seminar bisnis virtual yang digelar oleh perwakilan diplomatik negara ASEAN atau ASEAN Committee in Stockholm (ACS), Rabu (3/2/2021).

“Saya percaya bahwa perusahaan Swedia dapat memberikan sumbangan positif bagi sektor bisnis di ASEAN, yaitu aspek-aspek keberkelanjutan, transparansi, dan dialog sosial," lanjut Nilsson.

Dikutip dari siaran pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Stockholm, Rabu, seminar bisnis tersebut adalah ajang untuk menggarap peluang peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi antara negara-negara ASEAN dan Swedia.

Narasumber yang berbicara berasal dari sektor pemerintah dan bisnis. Para duta besar (dubes) negara-negara ASEAN juga berkesempatan menyampaikan perkembangan iklim bisnis dan investasi di negara masing-masing.

Dubes RI untuk Swedia merangkap Latvia, Kamapradipta Isnomo, mengangkat empat hal pokok, yaitu pengesahan Omnibus Law untuk menarik investasi asing, pengembangan sektor energi berkelanjutan, peluncuran European Union (EU)-ASEAN Joint Working Group on Palm Oil, serta pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (Sovereign Wealth Fund) untuk mendukung pembiayaan proyek infrastruktur di Indonesia.

Dalam sektor energi, Dubes Kamapradipta mengundang Swedia untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam mengembangkan energi baru dan terbarukan.

"Saya mengundang Swedia untuk bermitra dengan Indonedia untuk membangun kebutuhan energi Indonesia secara berkelanjutan dan jangka panjang," ujarnya.

Terkait EU-ASEAN Joint Working Group on Palm Oil, Kamapradipta menekankan proses tersebut penting untuk perkuat kemitraan kedua organisasi. “Saya mengajak Swedia untuk memberikan kontribusi dalam mencari solusi yg baik dan adil dalam konteks minyak nabati," katanya.

Dubes dan wakil ASEAN yang mengikuti seminar virtual itu antara laindari Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Laos dan Filipina. Dari pihak Swedia antara lain pejabat Kementerian Luar Negeri, badan pengembangan inovasi, Vinnova, Business Sweden, dan perusahaan-perusahaan lokal.

Seminar bisnis tersebut merupakan kedua kalinya diadakan oleh ACS, setelah yang pertama diadakan pada tahun 2017. Hingga saat ini, tercatat kurang lebih sekitar 80 perusahaan Swedia hadir dan aktif di Indonesia, di antaranya IKEA, Scania, dan Ericsson. 



Sumber: BeritaSatu.com

Bagikan

BERITA TERKAIT

Negara-negara Muslim Kecam Aksi Pembakaran Al-Quran atas Nama Free Speech

Negara-negara Muslim Kecam Aksi Pembakaran Al-Quran atas Nama Free Speech

INTERNASIONAL
Warga Irak Bakar Salinan Al Quran di Luar Masjid Stockholm saat Iduladha

Warga Irak Bakar Salinan Al Quran di Luar Masjid Stockholm saat Iduladha

INTERNASIONAL
Canggih, Swedia Bakal Jadi Negara Pertama dengan Jalan Wireless Charging

Canggih, Swedia Bakal Jadi Negara Pertama dengan Jalan Wireless Charging

OTOTEKNO
DPR Dorong Implementasi Five Point Consensus Myanmar di Sidang AIPA

DPR Dorong Implementasi Five Point Consensus Myanmar di Sidang AIPA

NASIONAL
ERIA Ingatkan ASEAN Bersiap Hadapi Era Artificial Intelligence

ERIA Ingatkan ASEAN Bersiap Hadapi Era Artificial Intelligence

OTOTEKNO
Enggartiasto Lukita Dorong Agenda Digitalisasi dan Integrasi Ekonomi ASEAN

Enggartiasto Lukita Dorong Agenda Digitalisasi dan Integrasi Ekonomi ASEAN

EKONOMI

BERITA TERKINI

BAF Lions Run 2023, Ajang Lari Amal Galang Donasi Entaskan Kelaparan

SPORT 46 menit yang lalu
1060856

Soal Maju Jadi Cawapres, Khofifah Belum Dapat Lampu Hijau dari PBNU

BERSATU KAWAL PEMILU 2 jam yang lalu
1060855

PMN Dibatalkan, Waskita Kembalikan Uang Negara Rp 3 Triliun

EKONOMI 3 jam yang lalu
1060854

Pengasuh Ponpes Kauman Puji Kepemimpinan Ganjar sebagai Gubernur Jateng

NUSANTARA 3 jam yang lalu
1060840

Wisata Taman Rekreasi Pesawat, Nikmati Detik-Detik Pesawat Terbang dan Kuliner Seru

NUSANTARA 4 jam yang lalu
1060853

Hasil Newcastle United vs Villarreal: The Magpies Menang Telak 4-0

SPORT 4 jam yang lalu
1060861

Hasil Arsenal vs Man City: Dramatis, Meriam London Juara Community Shield Lewat Adu Penalti

SPORT 4 jam yang lalu
1060859

Hasil Man Utd vs Athletic Bilbao 1-1: Pellistri Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan

SPORT 5 jam yang lalu
1060858

Pertama Kali, RSUD NTB Berhasil Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam

NUSANTARA 5 jam yang lalu
1060851

Bidan Desa di Bogor Ditemukan Tewas, Suami Tergantung

MEGAPOLITAN 5 jam yang lalu
1060852
Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon

B-FILES


Meregang Nyawa di Pelintasan Sebidang

Opini Text

Identitas Indonesia

Identitas Indonesia

Yanto Bashri
Jokowi Apa Kehendakmu?

Jokowi Apa Kehendakmu?

Guntur Soekarno