Selidiki Asal Usul Covid-19, WHO: Gua Kelelawar di Tiongkok Perlu Diteliti
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Selidiki Asal Usul Covid-19, WHO: Gua Kelelawar di Tiongkok Perlu Diteliti

Kamis, 4 Februari 2021 | 21:27 WIB
Oleh : YUD

Wuhan, Beritasatu.com - Seorang anggota tim peneliti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang bertugas mencari petunjuk asal usul Covid-19 di Kota Wuhan, Tiongkok, mengatakan perlu melacak elemen genetik virus di gua-gua kelelawar.

Peter Daszak, ahli zoologi dan ahli penyakit hewan, mengatakan tim di Wuhan telah menerima informasi baru tentang bagaimana virus, yang pertama kali diidentifikasi di kota itu pada akhir 2019, menyebabkan pandemi.

Daszak, yang terlibat dalam penelitian tentang asal-usul Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) pada 2002-2003, menelusuri asal usul virus ke kelelawar yang berada di sebuah gua di Provinsi Yunnan di Tiongkok barat daya.

"Penelitian serupa perlu dilakukan jika kita ingin menemukan asal mula satwa liar yang sebenarnya dari Covid-19," kata Daszak, kepala Aliansi EcoHealth yang berbasis di New York.

"Pekerjaan semacam itu, untuk menemukan kemungkinan sumber dari kelelawar, penting karena jika kita dapat menemukan sumber virus mematikan ini, kita dapat mengurangi kontak dengan hewan-hewan itu," ujar dia kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

Tidak jelas apakah Tiongkok saat ini mengambil sampel dari banyak gua kelelawar, tetapi virus yang mirip dengan SARS-CoV-2 sebelumnya telah ditemukan di Yunnan.

Daszak mengatakan tim di Wuhan telah menerima informasi baru tentang bagaimana virus itu menyebabkan pandemi, tetapi tidak menerangkan lebih lanjut.

"Saya melihat gambaran yang datang dari beberapa skenario tampak lebih masuk akal daripada sebelumnya," kata dia.

Satu skenario yang sedang diteliti lebih dekat oleh tim adalah kemungkinan bahwa virus tersebut mungkin telah beredar jauh sebelum pertama kali diidentifikasi di Wuhan.

"Itu adalah sesuatu yang kelompok kami lihat dengan sangat intens untuk melihat tingkat penularan komunitas yang mungkin terjadi lebih awal. Pekerjaan sebenarnya yang kami lakukan di sini adalah melacak kembali dari kasus pertama kembali ke reservoir hewan, dan itu jalan yang jauh lebih berbelit-belit, dan mungkin telah terjadi selama beberapa bulan atau bahkan tahun," tutur Daszak, menjelaskan.

Dia tidak menjelaskan lebih lanjut tetapi mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa virus itu muncul dari laboratorium.

Asal muasal virus corona telah menjadi sangat dipolitisasi menyusul tuduhan, terutama oleh Amerika Serikat (AS), bahwa Tiongkok tidak transparan dalam penanganan awal wabah tersebut.

Beijing telah mendorong gagasan bahwa virus itu berasal dari tempat lain.

Para penyelidik telah mengunjungi rumah sakit, fasilitas penelitian, dan pasar makanan laut tempat wabah pertama diidentifikasi, meskipun kontak mereka di Wuhan terbatas pada kunjungan yang diselenggarakan oleh otoritas Tiongkok, tuan rumah mereka.

Daszak mengatakan pihak berwenang Tiongkok tidak menolak permintaan tim untuk mengunjungi fasilitas atau bertemu dengan tokoh-tokoh penting.

"Tentu saja tidak mungkin untuk mengetahui apa yang tidak diberitahukan kepada Anda, tetapi apa yang saya lihat di Tiongkok, dan apa yang dilihat kelompok ini di Tiongkok, adalah apa yang kami minta, kami diizinkan melakukannya," kata Daszak.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Reuters, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menlu: Negara MIKTA Perlu Terus Dorong Akses Vaksin

Retno juga kembali menyuarakan akses yang adil terhadap vaksin bagi seluruh negara di dunia, terutama negara berkembang.

DUNIA | 4 Februari 2021

Minta Bantuan Internasional, Korut Bakal Terima 1,99 Juta Vaksin Covid-19

Berdasarkan laporan itu, Korut akan menerima suntikan dari AstraZeneca-Oxford yang diproduksi oleh Serum Institute India.

DUNIA | 4 Februari 2021

Kanada Sejajarkan Proud Boys dengan Al-Qaeda dan ISIS

Proud Boys, organisasi yang mendukung Trump, dikategorikan sebagai kelompok teroris oleh Kanada.

DUNIA | 4 Februari 2021

Guterres: PBB Ingin Pastikan Kudeta Myanmar Gagal

Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan akan melakukan segala daya untuk menekan Myanmar dan "memastikan bahwa kudeta militer gagal".

DUNIA | 4 Februari 2021

AS dan Rusia Perbarui Pembatasan Senjata Nuklir Hingga 2026

Amerika Serikat (AS) dan Rusia memperpanjang perjanjian kendali senjata nuklir hingga tahun 2026.

DUNIA | 4 Februari 2021

Untuk Beli Vaksin Covid-19, Maduro Tolak Ambil Dana Sitaan AS

Otoritas Venezuela bisa mengambil dana yang disita Amerika Serikat (AS) untuk membeli vaksin Covid-19.

DUNIA | 4 Februari 2021

Dosis Pertama Vaksin Covax Dibagikan Akhir Februari 2021

Fasilitas berbagi vaksin Covax menargetkan pembagian dosis pertama pada akhir Februari atau awal Maret 2021.

DUNIA | 4 Februari 2021

Jangan Baper! Denmark Bakal Punya Paspor Bebas Covid-19

Akhir Februari 2021, warga Denmark akan memiliki paspor kekebalan Covid-19.

DUNIA | 4 Februari 2021

Pascakudeta, Suu Kyi Didakwa Terlibat Impor Ilegal

Aung San Suu Kyi, pemimpin pemerintah sipil Myanmar yang digulingkan, telah didakwa di sidang pengadilan, Rabu (3/2).

DUNIA | 4 Februari 2021

Tekanan Menguat, Junta Militer Myanmar Blokir Medsos

Junta militer Myanmar memblokir Facebook, dan aplikasi media sosial lainnya saat tekanan tumbuh menguat, Kamis (4/2).

DUNIA | 4 Februari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS