Biden Tambah Kuota Pengungsi AS Hingga 125.000 Per Tahun
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Biden Tambah Kuota Pengungsi AS Hingga 125.000 Per Tahun

Jumat, 5 Februari 2021 | 13:02 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Amerika Serikat (AS) akan menambah kuota pengungsi hingga 125.000 per tahun. Kebijakan itu diumumkan Presiden Joe Biden pada Kamis (4/2), terkait batas penerimaan pengungsi tahunan ke AS, yang turun ke level terendah dalam sejarah di bawah Donald Trump.

"Kami menawarkan tempat berlindung yang aman bagi mereka yang melarikan diri dari kekerasan atau penganiayaan di tahun-tahun sebelumnya, ketika kepemimpinan moral Amerika dalam masalah pengungsi, mendorong negara lain untuk membuka pintu mereka juga,” kata Biden.

Sejalan dengan janji kampanye, Biden akan menetapkan batas 125.000 penerimaan sebagai bagian dari program pemukiman kembali pengungsi negara itu. Jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan kuota 15.000 saat ini.

"Jadi, hari ini, saya menyetujui perintah eksekutif untuk memulai kerja keras memulihkan program penerimaan pengungsi kami untuk membantu memenuhi kebutuhan global yang belum pernah terjadi sebelumnya," tambahnya.

AS memiliki sejarah panjang dalam menyambut pengungsi dan merupakan salah satu negara pemukiman kembali terbesar di dunia.

"Akan membutuhkan waktu untuk membangun kembali apa yang telah rusak parah, tapi itulah yang akan kami lakukan," tambahnya.

Tetapi setelah hampir 79.000 pengungsi menuju ke pantai AS pada tahun 2016, jumlahnya menurun. Menurut data pemukiman kembali oleh badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa, setidaknya hanya 6.740 yang tiba pada tahun 2020.

“Perintah eksekutif akan menaikkan penerimaan pengungsi kembali hingga 125.000 orang untuk tahun fiskal penuh pertama pemerintahan Biden / Harris, yang dimulai 1 Oktober,” kata presiden.

Pengumuman Biden mendapat pujian cepat dari Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi. Dia mengatakan Biden akan mengirimkan pesan yang menarik ke negara lain untuk mengikutinya.

"Tindakan Presiden Biden hari ini akan menyelamatkan nyawa. Sesederhana itu," kata Grandi dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa perluasan tersebut menunjukkan bahwa "kekuatan berakar pada belas kasih."



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Brasil Perangi Vaksin Covid-19 Palsu

Otoritas Brasil meluncurkan kampanye untuk memerangi penjualan vaksin Covid-19 palsu, pada Kamis (4/2).

DUNIA | 5 Februari 2021

Jokowi Terima Kunjungan PM Muhyiddin di Istana Merdeka

Pemerintah Indonesia akan mengangkat sejumlah isu penting, di antaranya perlindungan pekerja migran Indonesia di Malaysia.

DUNIA | 5 Februari 2021

AS Laporkan Temuan Logam Berat Beracun pada Makanan Bayi

Penyelidik AS menemukan "tingkat berbahaya logam berat beracun" dalam makanan bayi tertentu. Kandungan logam itu dapat menyebabkan kerusakan neurologis.

DUNIA | 5 Februari 2021

Soal Perang di Yaman, AS Tak Lagi Dukung Saudi

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Kamis (4/2) menghentikan dukungan AS untuk serangan militer yang dipimpin Arab Saudi di Yaman.

DUNIA | 5 Februari 2021

Denmark Akan Bangun Pulau Energi Pertama

Denmark akan membangun satu proyek pulau energi raksasa di Laut Utara yang akan menyediakan energi hingga tiga juta rumah tangga

DUNIA | 5 Februari 2021

2 Pengacara, 3 Presenter Fox Digugat Rp 38 Triliun

Satu per satu penyebab polusi berita bohong dan disinformasi mulai disikat.

DUNIA | 5 Februari 2021

Jokowi dan PM Malaysia Bahas Perlindungan Pekerja Migran

Malaysia merupakan salah satu mitra penting Indonesia, baik dari sisi perdagangan, investasi, pariwisata dan sosial budaya.

NASIONAL | 5 Februari 2021

Siang Ini, Jokowi Bertemu PM Malaysia di Istana Merdeka

Kunjungan PM Malaysia akan menjadi kunjungan luar negeri pertamanya sejak menjabat PM Malaysia pada Maret 2020.

NASIONAL | 5 Februari 2021

Separuh Penduduk Afganistan Butuh Bantuan Kemanusiaan

Separuh dari warga Afganistan membutuhkan bantuan kemanusiaan, tetapi kekerasan yang meningkat mencegah pengiriman.

DUNIA | 5 Februari 2021

Untuk Warga Usia Lebih 65 Tahun, Norwegia Tak Akan Tawarkan Vaksin Astrazeneca

Norwegia tidak akan menawarkan vaksin Astrazeneca melawan Covid-19 kepada individu yang berusia di atas 65 tahun.

DUNIA | 5 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS