Pekerja Migran di Lebanon Tak Dapat Akses Vaksinasi Covid-19
Logo BeritaSatu

Pekerja Migran di Lebanon Tak Dapat Akses Vaksinasi Covid-19

Rabu, 17 Februari 2021 | 12:53 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Beirut, Beritasatu.com- Peluncuran vaksinasi Covid-19 Lebanon telah dimulai. Tetapi masih ada kekhawatiran bahwa orang-orang yang paling rentan di negara itu seperti pekerja migran mungkin akan dikeluarkan dari kampanye vaksinasi Covid-19 atau dikecualikan sama sekali.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, terlepas dari kebangsaan atau status hukum, siapa pun yang tinggal di Lebanon seharusnya dilindungi dalam vaksinasi, termasuk pengungsi dan buruh migran, yang berjumlah sekitar 1,5 juta jiwa dari perkiraan enam juta orang yang tinggal di Lebanon.

"Untuk pengungsi, salah satu masalah yang kami perhatikan adalah pendaftaran yang sangat rendah - bisa jadi kurangnya kesadaran, atau kurangnya kepercayaan dalam prosesnya," kata Aya Majzoub, peneliti Lebanon dan Bahrain dari Human Rights Watch.

Dari hampir 540.000 orang yang telah terdaftar di Lebanon untuk mendapatkan vaksin sejauh ini, sedikit lebih dari 11.000 orang adalah warga Suriah atau Palestina, dua populasi non-Lebanon terbesar di negara itu.

Buruh migran, yang sebagian besar berasal dari Bangladesh, Etiopia, Sri Lanka, dan Filipina, tampaknya sama sekali tidak memenuhi syarat, sesuai pernyataan Kementerian Tenaga Kerja Lebanon, pekan lalu.

“Sama sekali tidak ada alasan untuk mengecualikan mereka, terutama mengingat kerentanan mereka. Banyak dari mereka hidup dalam kondisi sesak atau merawat orang tua,” keluh Majzoub.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Selama Imlek, Warga Tiongkok Kirim 365 Juta Paket

Sektor jasa pengiriman Tiongkok telah mengirimkan 365 juta paket dalam lima hari pertama liburan Imlek selama seminggu.

DUNIA | 17 Februari 2021

Masuk Prapaskah 2021, Paus Ajak Umat Perbarui Iman, Harapan, dan Cinta

Pemimpin tertinggi umat Katolik, Paus Fransiskus menyerukan umat beriman untuk memperbarui iman, harapan, dan cinta

DUNIA | 17 Februari 2021

Bill Gates: Perubahan Iklim Bisa Lebih Menghancurkan dari Pandemi Covid-19

Seburuk apa pun pandemi Covid-19 yang kini tengah melanda dunia, perubahan iklim bisa lebih buruk

DUNIA | 17 Februari 2021

Terkait Sidang Pemakzulan, Trump Kecam Ketua Partai Republik

Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (16/2) mengecam pemimpin Partai Republik Mitch McConnell.

DUNIA | 17 Februari 2021

Risiko Anak-anak Tertular Covid-19 Lebih Rendah

Anak-anak kecil kerap menjadi"penyebar super" kuman pernapasan. Tetapi riset menemukan mereka tampaknya justru bukan penular utama Covid-19

DUNIA | 17 Februari 2021

Liga Arab Prihatin Sengketa Perbatasan Sudan-Etiopia

Liga Arab pada Selasa (16/2), menyuarakan keprihatinan atas meningkatnya sengketa perbatasan antara Sudan dan Etiopia.

DUNIA | 17 Februari 2021

Malaysia Perpanjang Pembatasan Covid-19 untuk Selangor, KL, Johor, dan Penang

Perintah kontrol pergerakan (MCO) Malaysia akan diperpanjang di negara bagian Selangor, Johor dan Penang serta wilayah federal Kuala Lumpur hingga 4 Maret 2021

DUNIA | 17 Februari 2021

Mulai 1 Maret, Jerman Tawarkan Tes Cepat Antigen Gratis

Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn mengatakan, setiap penduduk akan segera mendapatkan tes antigen Covid-19 gratis, mulai 1 Maret.

DUNIA | 17 Februari 2021

Putri Saddam Hussein Siap Masuk Politik Irak

Raghad Saddam Hussein, putri tertua almarhum pemimpin Irak Saddam Hussein, mengatakan mungkin akan berperan dalam politik Irak.

DUNIA | 17 Februari 2021

Aung San Suu Kyi Hadapi Dakwaan Kedua

Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi menghadapi dakwaan kedua dari junta militer.

DUNIA | 17 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS