Sultan Brunei Dorong Pertemuan Menlu ASEAN untuk Bahas Myanmar
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Sultan Brunei Dorong Pertemuan Menlu ASEAN untuk Bahas Myanmar

Rabu, 17 Februari 2021 | 18:18 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com – Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah, mendorong pertemuan para menteri luar negeri ASEAN untuk membahas perkembangan situasi di Myanmar. Keterlibatan ASEAN dalam penyelesaian masalah di Myanmar mendapat dukungan banyak pihak, termasuk dari negara mitra ASEAN dan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, melakukan kunjungan kehormatan kepada Sultan Hassanal Bolkiah di Bandar Seri Begawan, Rabu (17/02/2021). Dalam kunjungan ke Brunei, Retno juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Brunei Erywan.

“Sultan Brunei Darussalam di dalam pertemuan, saat menerima kunjungan kehormatan saya tadi, juga menekankan pentingnya para menlu ASEAN untuk segera melakukan pertemuan sebagai satu keluarga,” kata Retno dalam pernyataan pers yang dilakukan secara virtual dari Bandar Seri Begawan, Rabu (17/02/2021).

Retno mengatakan mekanisme konsultasi antar negara ASEAN adalah amanat dari Pasal 2 ayat 2.g dalam Piagam ASEAN.

“Sebagai informasi teman-teman, ketua ASEAN (Brunei Darussalam) juga telah melakukan pertemuan virtual dengan Myanmar pada 11 Februari 2021,” kata Retno.

Menurut Retno, ketua ASEAN akan terus melakukan komunikasi dan konsultasi sekali lagi dengan negara anggota ASEAN lainnya mengenai apa yang dapat dilakukan ASEAN untuk membantu Myanmar.

“Saya, setelah ini akan terbang ke Singapura dan besok, Kamis (18/02/2021), akan melakukan pertemuan dengan Menlu Singapura. Saya akan terus melakukan kontak dan komunikasi dengan para Menlu ASEAN yang lain,” kata Retno.

Retno mengatakan para menlu negara lain telah menyatakan dukungannya untuk ASEAN dalam penyelesaian isu Myanmar. Hal itu terungkap lewat pembicaraan telepon antara Menlu Retno dengan sejumlah pihak, termasuk Menlu Amerika Serikat (AS) Antony Blinken. Dukungan terhadap ASEAN juga disampaikan oleh utusan khusus Sekjen PBB dan sejumlah menlu dari Inggris, Australia, India, Jepang, dan banyak lagi.

“Dalam kaitan inilah sudah menjadi kewajiban Indonesia, sebagai salah satu negara anggota ASEAN untuk melakukan konsultasi dengan negara-negara anggota ASEAN lainnya untuk membahas sekali lagi apa yang dapat dilakukan oleh ASEAN,” kata Retno.

Menlu menambahkan Presiden Joko Widodo juga sudah memberikan usulan serupa agar para menlu ASEAN bisa melakukan pertemuan untuk membahas masalah Myanmar. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin di Jakarta pada 5 Februari 2021 lalu.

“Dalam pertemuan dengan PM Malaysia, Presiden RI telah mengusulkan agar para Menlu ASEAN duduk bertemu untuk membahas perkembangan di Myanmar sebagai satu keluarga,” kata Retno.

Retno menambahkan kedua pemimpin Indonesia dan Malaysia itu juga menugaskan menlu masing-masing untuk menyampaikan usulan tersebut kepada Ketua ASEAN saat ini yaitu Brunei Darussalam.

“Dan ini sudah kita lakukan kepada ketua ASEAN, langsung setelah pertemuan antara presiden Indonesia dan PM Malaysia pada 5 Februari 2021,” kata Retno.

Sejak Selasa (16/02/2021), Retno melakukan komunikasi maraton dengan sejumlah pihak termasuk menlu AS untuk membahas perkembangan situasi di Myanmar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menlu: Mekanisme ASEAN Paling Tepat untuk Membantu Myanmar

Indonesia yakin bahwa mekanisme ASEAN adalah mekanisme paling tepat untuk membantu Myanmar dalam mengatasi situasi yang delicate (sensitif) ini.

DUNIA | 17 Februari 2021

Survei: Jika Terpaksa, Asia Tenggara Akan Pilih AS Dibandingkan Tiongkok

Sekitar 61,5% responden di Asia Tenggara lebih memilih menyelaraskan dengan Amerika Serikat (AS) daripada Tiongkok jika kawasan itu terpaksa untuk memihak.

DUNIA | 17 Februari 2021

Diejek, Ide Bill Gates Soal Daging Sapi Sintetis

Gagasan Bill Gates agar negara-negara kaya beralih ke 100% daging sapi sintetis untuk menyelamatkan planet Bumi dinilai tidak realitis

DUNIA | 17 Februari 2021

Demi Bumi, Bill Gates Ingin Negara Kaya Beralih ke Daging Sintetis

Bill Gates ingin negara-negara kaya beralih ke 100% daging sapi sintetis untuk menyelamatkan planet Bumi.

DUNIA | 17 Februari 2021

WHO: Minggu Lalu, Kasus Baru Covid-19 Turun 16%

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan jumlah kasus infeksi baru Covid-19 yang dilaporkan di seluruh dunia turun 16% pada pekan lalu menjadi 2,7 juta.

DUNIA | 17 Februari 2021

Terlalu! Pengadilan Aung San Suu Kyi Digelar Rahasia

Pengadilan Suu Kyi digelar secara rahasia dengan dakwaan kedua yang tidak dipublikasikan sebelumnya.

DUNIA | 17 Februari 2021

AS Janji Perkuat Hubungan Bilateral dengan Indonesia

Kedua menlu juga membahas peluang peningkatan perdagangan dan investasi antara AS dan Indonesia.

DUNIA | 17 Februari 2021

Meskipun Agak Terlambat, Jepang Mulai Vaksinasi Covid-19

Jepang meluncurkan kampanye vaksinasi Covid-19 pada Rabu (17/2) setelah pemerintah memberikan persetujuan pertama yang terlambat untuk vaksin Pfizer Inc

DUNIA | 17 Februari 2021

Geser Amerika, Tiongkok Jadi Mitra Dagang Terbesar UE

Tiongkok satu-satunya negara maju yang mencatat pertumbuhan ekonomi pada 2020 sehingga menjadi pasar utama mobil dan barang mewah Eropa.

DUNIA | 17 Februari 2021

Pekerja Migran di Lebanon Tak Dapat Akses Vaksinasi Covid-19

Pekerja migran di Lebanon mungkin akan dikeluarkan dari kampanye vaksinasi Covid-19 atau dikecualikan sama sekali.

DUNIA | 17 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS