Uni Eropa Setujui Sanksi pada Militer Myanmar
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.61)   |   COMPOSITE 6251.05 (39.2)   |   DBX 1329.86 (14.38)   |   I-GRADE 180.794 (0.27)   |   IDX30 506.396 (0.81)   |   IDX80 136.709 (0.46)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.9)   |   IDXESGL 140.339 (0)   |   IDXG30 143.133 (0.64)   |   IDXHIDIV20 446.039 (1.06)   |   IDXQ30 145.232 (0.05)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.78)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (2.89)   |   IDXV30 135.556 (1.75)   |   INFOBANK15 1043.56 (-0.65)   |   Investor33 435.417 (0.44)   |   ISSI 183.035 (1.43)   |   JII 629.726 (4.13)   |   JII70 221.943 (1.98)   |   KOMPAS100 1220.71 (4.06)   |   LQ45 950.717 (1.87)   |   MBX 1696.63 (9.05)   |   MNC36 322.327 (0.36)   |   PEFINDO25 325.87 (1.49)   |   SMInfra18 306.901 (2.86)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.17)   |  

Uni Eropa Setujui Sanksi pada Militer Myanmar

Selasa, 23 Februari 2021 | 17:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Brussels, Beritasatu.com- Menteri Luar Negeri Uni Eropa (UE) Josep Borrell telah setuju untuk menjatuhkan sanksi pada militer Myanmar atas kudeta awal Februari ini. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Senin (22/2), Eropa juga akan menunda sejumlah bantuan pembangunan.

Borrell mengatakan bahwa UE tidak akan mengekang hubungan perdagangan dengan Myanmar karena hal itu dapat mempengaruhi masyarakat umum.

"Kami mengambil kesepakatan politik untuk menerapkan sanksi yang menargetkan militer yang bertanggung jawab atas kudeta dan kepentingan ekonomi mereka. Semua dukungan keuangan langsung dari sistem pembangunan kami untuk program reformasi pemerintah ditunda," kata Borrell.

Militer pada 1 Februari menangkap pemimpin sipil Aung San Suu Kyi dalam kudeta yang telah menuai kecaman internasional yang meluas. Sejak itu, militer meluncurkan tindakan keras yang semakin berdarah terhadap para demonstran pro-demokrasi yang turun ke jalan secara massal untuk mengecam kudeta tersebut.

Inggris Raya, Kanada, Selandia Baru, dan Amerika Serikat semuanya telah mengumumkan sanksi yang ditargetkan pada para pemimpin militer Myanmar, termasuk Jenderal Senior Min Aung Hlaing.

Meski mendapat reaksi keras, militer yang dikenal secara lokal sebagai Tatmadaw, telah mengabaikan seruan untuk kembali ke pemerintahan sipil. Militer berdalih akan mengadakan pemilihan baru dan menyerahkan kekuasaan kepada pemenang.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemberontak FDLR di Kongo Tewaskan Dubes Italia

Pemberontak dari gerakan Pasukan Demokrat untuk Pembebasan Rwanda (FDLR) bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan Luca Attanasio, Dubes Italia untuk DRC

DUNIA | 23 Februari 2021

Boeing Dukung Penangguhan Operasional Seri 777

Perusahaan Boeing mendukung keputusan untuk menangguhkan operasi jet 777 yang ditenagai oleh mesin Pratt & Whitney 4000-112

DUNIA | 23 Februari 2021

Sumbangan Vaksin Ebola dari WHO Tiba di Guinea

Sebanyak 11.500 dosis vaksin Ebola yang disumbangkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tiba di Guinea pada Senin (22/2) malam.

DUNIA | 23 Februari 2021

500.000 Warga AS Meninggal Akibat Covid-19, Gedung Putih Berduka

Lebih dari 500.000 orang di Amerika Serikat (AS) telah meninggal dunia akibat Covid-19. Gedung Putih menyalakan 500.000 batang lilin sebagai simbol berduka.

DUNIA | 23 Februari 2021

Kongo Kembali Laporkan Kasus Ebola

Kongo kini mengkonfirmasi total tujuh kasus Ebola, di mana empat korban meninggal.

DUNIA | 23 Februari 2021

Mahkamah Agung Gagalkan Upaya Trump Tutupi Laporan Pajaknya

Salah satu materi penyelidikan adalah pembayaran kepada artis porno Stormy Daniels dan model Karen McDougal.

DUNIA | 23 Februari 2021

Massa Trump Bersedia Tinggalkan Partai Republik Demi Dia

Setengah dari responden mengatakan Partai Republik seharusnya “lebih loyal kepada Trump”.

DUNIA | 22 Februari 2021

Kisah Menegangkan Terbang dengan Mesin Terbakar

Pesawat itu mengangkut 241 orang dan semua tetap tenang meskipun dilanda ketakutan luar biasa.

DUNIA | 22 Februari 2021

Pertama Kalinya, Kopi Indonesia Dipromosikan di Korea Utara

Kegiatan promosi kopi Indonesia untuk pertama kalinya digelar di ibu kota Korea Utara, Pyongyang.

DUNIA | 22 Februari 2021

Dubes RI di Sri Lanka Lepas KRI Bung Tomo

Dubes RI di Kolombo, Sri Lanka, I Gusti Ngurah Ardiyasa, Senin (22/02/2021), melepas keberangkatan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bung Tomo-357.

DUNIA | 22 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS