Khamenei: Iran Dapat Perkaya Uranium Hingga Kemurnian 60%
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Khamenei: Iran Dapat Perkaya Uranium Hingga Kemurnian 60%

Selasa, 23 Februari 2021 | 21:03 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Teheran, Beritasatu.com- Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan, Iran bisa memperkaya uranium hingga kemurnian hingga 60% jika negara itu membutuhkannya.

Seperti dilaporkan Reuters, Senin (22/2), Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah menyerah pada tekanan Amerika atas program nuklirnya. Iran masih menghadapi ketidakpastian dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tentang masa depan kesepakatan nuklir yang berantakan.

"Tingkat pengayaan uranium Iran tidak akan dibatasi hingga 20 persen. Kami akan meningkatkannya ke tingkat apa pun yang dibutuhkan negara. Kami dapat meningkatkannya menjadi 60 persen," bunyi laporan TV mengutip Khamenei.

Kesepakatan nuklir Iran 2015 dengan enam kekuatan, telah dilanggar sejak Amerika Serikat mundur pada 2018. Kesepakatan itu membatasi kemurnian fisil yang dapat digunakan Teheran untuk memurnikan uranium pada 3,67%, jauh di bawah 20% yang dicapai sebelum perjanjian dan jauh di bawah 90 % yang cocok untuk senjata nuklir.

"Pihak Amerika dan Eropa dalam kesepakatan itu telah menggunakan bahasa yang tidak adil terhadap Iran. Namun Iran tidak akan menyerah pada tekanan. Sikap kami tidak akan berubah," kata Khamenei.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan komentar Khamenei "terdengar seperti ancaman" dan menolak untuk menanggapi apa yang digambarkan sebagai "hipotesis" dan "sikap".

Price menegaskan kembali kesediaan AS untuk terlibat dalam pembicaraan dengan Iran tentang kembali ke kesepakatan nuklir 2015.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hanya dengan 22.000 Dosis, Gaza Luncurkan Vaksinasi Covid-19

Warga Palestina di Gaza memulai program vaksinasi Covid-19 terbatas pada Senin (22/2).

DUNIA | 23 Februari 2021

Juni 2021, Brasil Akan Produksi Vaksin Covid-19

Brasil akan mulai memproduksi vaksin Covid-19 pada paruh pertama 2021.

DUNIA | 23 Februari 2021

Aparat Libia Selamatkan 156 Migran dari Sindikat Pedagang Manusia

Otoritas keamanan Libia menggerebek satu penjara rahasia di kota Kufra dan berhasil menyelamatkan 156 migran dari sindikat pedagang manusia.

DUNIA | 23 Februari 2021

Depkes Australia Hentikan Iklan di Facebook

Departemen Kesehatan Australia tidak akan lagi beriklan di Facebook.

DUNIA | 23 Februari 2021

Uni Eropa Setujui Sanksi pada Militer Myanmar

Menteri Luar Negeri Uni Eropa (UE) Josep Borrell telah setuju untuk menjatuhkan sanksi pada militer Myanmar atas kudeta awal Februari ini

DUNIA | 23 Februari 2021

Pemberontak FDLR di Kongo Tewaskan Dubes Italia

Pemberontak dari gerakan Pasukan Demokrat untuk Pembebasan Rwanda (FDLR) bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan Luca Attanasio, Dubes Italia untuk DRC

DUNIA | 23 Februari 2021

Boeing Dukung Penangguhan Operasional Seri 777

Perusahaan Boeing mendukung keputusan untuk menangguhkan operasi jet 777 yang ditenagai oleh mesin Pratt & Whitney 4000-112

DUNIA | 23 Februari 2021

Sumbangan Vaksin Ebola dari WHO Tiba di Guinea

Sebanyak 11.500 dosis vaksin Ebola yang disumbangkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tiba di Guinea pada Senin (22/2) malam.

DUNIA | 23 Februari 2021

500.000 Warga AS Meninggal Akibat Covid-19, Gedung Putih Berduka

Lebih dari 500.000 orang di Amerika Serikat (AS) telah meninggal dunia akibat Covid-19. Gedung Putih menyalakan 500.000 batang lilin sebagai simbol berduka.

DUNIA | 23 Februari 2021

Kongo Kembali Laporkan Kasus Ebola

Kongo kini mengkonfirmasi total tujuh kasus Ebola, di mana empat korban meninggal.

DUNIA | 23 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS