Sah, Facebook dan Google Harus Bayar Konten Berita di Australia
Logo BeritaSatu

Sah, Facebook dan Google Harus Bayar Konten Berita di Australia

Kamis, 25 Februari 2021 | 07:43 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Australia, Beritasatu.com - Australia telah mengeluarkan undang-undang baru, Kamis (25/2/2021), yang mewajibkan penyedia platform digital seperi Facebook dan Google untuk membayar media lokal jika ingin menggunakan konten mereka dalam hasil pencarian atau laman berita (news feeds).

Senin lalu (22/2/2021), Facebook telah mengembalikan laman berita Australia di platformnya, padahal sebelumnya, Facebook memblokir konten berita sebagai aksi balasan atas undang-undang media dan platform digital.

"Kami yakin UU ini akan mendukung kepentingan publik yang beragam dan berkelanjutan, dan sektor media di Australia," kata Menteri Komunikasi Paul Fletcher dalam akun Twitternya.

Menteri Keuangan Josh Frydenberg menyebut UU ini akan menyeimbangkan persaingan dan menjamin media Australia dibayar atas konten orisinal mereka.

Pemblokiran konten berita di Australia oleh Facebook telah menimbulkan kekhawatiran penyebaran misinformasi di media sosial semakin marak. Beberapa lembaga pemerintah yang ditugaskan untuk menyampaikan berita darurat terkait Covid-19, kebakaran hutan, banjir, dan petunjuk topan awalnya terdampak pemblokiran. Namun kemudian Facebook mulai kembali menampilkan berita Australia. Namun, Senin lalu, Facebook mengumumkan akan membayar perusahaan media lokal untuk konten yang disediakan.

Facebook telah mencapai kesepakatan membayar konten berita dengan perusahaan media Australia, Seven West. Google sebelumnya juga sudah sepakat membayar konten berita dalam hasil pencarian mereka.



Sumber: CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gelombang Pertama Vaksin Covid-19 Vietnam Tiba dari Korea Selatan

Vietnam menerima gelombang pertama kiriman 117.000 dosis vaksin Covid-19 buatan Astrazeneca.

DUNIA | 24 Februari 2021

Di Tiongkok, Mantan Istri Dibayar Rp 112 Juta untuk Pekerjaan Rumah

Pengadilan Tiongkok memerintahkan seorang pria untuk membayar mantan istrinya atas pekerjaan rumah yang dilakukan.

DUNIA | 24 Februari 2021

Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang Saat Kondisi Darurat

Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah mengizinkan parlemen dapat bersidang selama keadaan darurat.

DUNIA | 24 Februari 2021

Kunjungi Thailand, Menlu Konsultasikan Situasi Myanmar

Menlu Retno Marsudi melakukan kunjungan singkat ke Bangkok, Thailand, sebagai bagian dari shuttle diplomacy untuk membantu penyelesaian situasi di Myanmar.

DUNIA | 24 Februari 2021

Otoritas Pakistan Sita Narkoba 700 Kg

Pihak berwenang Pakistan menyita narkotika seberat hampir 700 kg di provinsi Balochistan, sebelah barat daya negara itu pada Rabu (24/2).

DUNIA | 24 Februari 2021

Vaksin Pertama Covax Dikirim ke Ghana

Ghana menjadi negara pertama yang menerima vaksin virus corona baru atau Covid-19 melalui inisiatif berbagi vaksin Covax

DUNIA | 24 Februari 2021

Mongolia Terima Sumbangan Vaksin Covid-19 dari Tiongkok

Mongolia menerima 300.000 dosis vaksin Covid-19 buatan Sinopharm yang disumbangkan oleh Tiongkok pada Senin (22/2) malam.

DUNIA | 24 Februari 2021

Menlu Tegur Mentalitas “My Country First” dalam Diplomasi Vaksin

Menlu menegur mentalitas yang semakin berkembang saat ini untuk mendahulukan negaranya atau nasionalisme vaksin Covid-19.

DUNIA | 24 Februari 2021

Filipina Klaim Vaksin Sinovac Tidak Cocok untuk Petugas Medis

Otoritas Filipina menyatakan CoronaVac buatan Sinovac Biotech tidak cocok untuk petugas medis.

DUNIA | 24 Februari 2021

Merkel: Jerman dalam Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19

Jerman berada dalam gelombang ketiga pandemi Covid-19. Hal itu dikatakan Kanselir Angela Merkel kepada anggota parlemen di partai konservatifnya

DUNIA | 24 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS