Terlibat Demo Antipemerintah 2014, Tiga Menteri Thailand Dicopot
Logo BeritaSatu

Terlibat Demo Antipemerintah 2014, Tiga Menteri Thailand Dicopot

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:32 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Bangkok, Beritasatu.com- Tiga menteri Kabinet Thailand saat ini kehilangan jabatan mereka pada Rabu (24/2). Seperti dilaporkan Xinhua, Pengadilan Thailand memutuskan 3 menteri bersalah karena terlibat dalam protes anti-pemerintah tahun 2014.

Menteri Pendidikan Nataphol Teepsuwan, Menteri Ekonomi dan Kemasyarakatan Digital Buddhipongse Punnakanta, dan Wakil Menteri Transportasi Thavorn Senniam, menerima hukuman penjara masing-masing dari lima tahun hingga tujuh tahun dan empat bulan. Secara otomatis, mereka kehilangan kursi jabatan di kementerian.

Vonis pengadilan menyatakan mereka terkait dengan penutupan Bangkok tahun 2014 dan protes jalanan yang telah diatur secara tidak sah.

Pengadilan Kriminal memutuskan sekelompok 39 terdakwa, semuanya adalah mantan aktivis politik yang terikat pada Komite Reformasi Demokratik Rakyat (PDRC) yang sekarang sudah tidak berfungsi.

Para terdakwa dinyatakan bersalah karena secara ilegal mengatur protes anti-pemerintah besar-besaran terhadap pemerintah mantan perdana menteri Yingluck Shinawatra.

Mantan wakil perdana menteri dan mantan sekretaris jenderal PDRC Suthep Thaugsuban termasuk di antara narapidana dan dijatuhi hukuman lima tahun penjara.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hingga Oktober, Qantas Hapus Rute Internasional

Akibat kerugian hingga miliaran dolar, maskapai Australia, Qantas menyatakan tidak akan menyediakan rute internasional.

DUNIA | 25 Februari 2021

Pasokan Besar Vaksin Datang, Siprus Percepat Vaksinasi Covid-19

Kampanye vaksinasi Covid-19 Siprus semakin cepat dilaksanakan karena pengiriman vaksin yang lebih besar datang pada Rabu (24/2).

DUNIA | 25 Februari 2021

Sekjen PBB: HAM Tidak Hanya untuk Pihak Tertentu

Antonio Guterres mengatakan bahwa hak asasi manusia tidak semestinya hanya tersedia untuk segelintir orang yang memiliki hak istimewa

DUNIA | 25 Februari 2021

Maret, IATA Luncurkan Tiket Perjalanan Bebas Covid-19

Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) mengumumkan bahwa akan meluncurkan tiket perjalanan bebas Covid-19 pada Maret 2021

DUNIA | 25 Februari 2021

Sri Lanka dan Pakistan Perkuat Hubungan Dagang

Sri Lanka dan Pakistan sepakat untuk memperluas hubungan bilateral dan perdagangan kedua negara.

DUNIA | 25 Februari 2021

Dukung Industri Pers, Facebook Akan Investasikan Rp 14 Triliun untuk 3 Tahun

Facebook menyatakan akan membayar US$ 1 miliar atau Rp 14 triliun selama 3 tahun ke depan untuk industri pers.

DUNIA | 25 Februari 2021

Demonstran Myanmar Minta Indonesia Tidak Dukung Junta

Ratusan pengunjuk rasa Myanmar kembali berkumpul di depan Kedutaan Besar Indonesia, Yangon, pada Rabu (24/2)

DUNIA | 25 Februari 2021

Longsor Italia Hanyutkan 200 Peti Mati ke Laut

Ratusan peti mati berjatuhan ke laut Camogli dari tempat pemakaman umum di barat laut Italia akibat bencana tanah longsor.

DUNIA | 25 Februari 2021

Aset Beku Iran Senilai Rp 14 Triliun Dicairkan Korsel

Bank Sentral Iran menyatakan Korea Selatan (Korsel) setuju untuk mencairkan aset beku Teheran setidaknya US$ 1 miliar atau Rp 14 triliun.

DUNIA | 25 Februari 2021

Bolivia Akan Gelar Vaksinasi Covid-19 dengan Vaksin Sinopharm

Bolivia akan menggelar kampanye vaksinasi terbesar yang pernah ada di negara Amerika Latin.

DUNIA | 25 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS