Alasan Usia, Merkel Tolak Vaksin Covid-19 Astrazeneca
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Alasan Usia, Merkel Tolak Vaksin Covid-19 Astrazeneca

Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:58 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Berlin, Beritasatu.com- Kanselir Jerman Angela Merkel mengaku tidak akan mengambil vaksin Covid-19 Astrazeneca karena dia sudah terlalu tua. Vaksin itu telah disetujui hanya untuk orang di bawah 65 tahun di Jerman, dan Merkel berusia 66 tahun.

Seperti dilaporkan businessinsider.com, kanselir mengaku tidak akan mendapatkan vaksin karena belum disetujui untuk orang yang berusia di atas 65 tahun di Jerman.

"Saya berusia 66 tahun dan tidak termasuk dalam kelompok yang direkomendasikan untuk Astrazeneca," katanya kepada surat kabar itu.

Laju peluncuran vaksin Eropa telah melambat di belakang Inggris. Orang-orang dilaporkan menolak untuk mengambil vaksin Astrazeneca setelah para pemimpin Eropa meragukan keefektifannya. Lebih dari 1 juta vaksin tidak digunakan, dengan banyak orang Jerman tidak yakin dengan kemanjurannya.

Uji coba baru-baru ini di Skotlandia telah mengaitkan vaksin Astrazeneca dengan penurunan dramatis dalam risiko rawat inap di antara orang tua.

“Lebih dari 2,2 juta dari vaksin Astrazeneca disimpan di penyimpanan di Jerman. Sementara petugas kesehatan hanya memberikan 240.000 dosis,” kata Thomas Mertens, yang memimpin komisi tetap Jerman untuk vaksin, seperti laporan New Scientist.

Surat kabar Jerman Handelsblatt baru-baru ini menerbitkan satu laporan, mengutip pejabat kesehatan Jerman yang tidak disebutkan namanya, yang mengatakan vaksin Astrazeneca hanya efektif 8% di antara orang tua.

Situs pengecekan fakta Full Fact mengatakan laporan Handelsblatt "tidak dapat diandalkan", dan pemerintah Jerman serta AstraZeneca membantahnya.

Merkel menggambarkan "masalah penerimaan" dengan vaksin, yang katanya "efektif dan aman." Dia menambahkan bahwa Jerman tidak dapat memilih vaksin mana yang mereka terima.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hakim AS Bakal Bebaskan Tanpa Syarat Penembak Presiden Ronald Reagan

Hakim AS akan memberikan "pembebasan tanpa syarat" kepada John Hinckley, yang menembak Presiden Ronald Reagan pada 1981.

DUNIA | 28 September 2021

Jepang Tuding Tiongkok, Rusia, dan Korut di Balik Ancaman Siber

Jepang untuk pertama kalinya menuding Tiongkok, Rusia dan Korut sebagai negara yang bertanggung jawab atas ancaman siber terhadap negara tersebut.

DUNIA | 28 September 2021

Ngeri, FBI Sebut Kasus Pembunuhan di AS Naik 30%

Lonjakan tersebut sebagian dipicu oleh kesulitan masyarakat selama pandemi Covid-19.

DUNIA | 28 September 2021

Kebijakan Tiga Garis Merah Tiongkok, Apa Maksudnya?

Pemerintah khawatir industri properti akan kolaps jika para pengembang terus menarik utang dan tidak mampu membayar.

DUNIA | 28 September 2021

Ledakan Gedung di Swedia, 25 Orang dirawat

Sekitar 25 orang dibawa ke rumah sakit setelah ledakan merusak sebuah gedung di Kota Gothenburg, Swedia, pada Selasa (28/9/2021) pagi.

DUNIA | 28 September 2021

Pintu Masuk ke Indonesia Dibatasi, Inilah Lokasinya

Pembatasan di pintu kedatangan pelaku perjalanan internasional dilakukan baik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), pelabuhan, maupun bandara.

DUNIA | 28 September 2021

Bentrok dengan Penentang Junta, Militer Myanmar Lancarkan Serangan Udara

Militer Myanmar akhir pekan lalu melancarkan serangan udara setelah bentrok di wilayah Sagaing dengan para gerilyawan penentang junta.

DUNIA | 28 September 2021

Kasus Evergrande Wajah Buruk Housing Bubble di Tiongkok

Housing bubble yang terjadi di Tiongkok tercermin dalam kasus Evergrande dan siap meletus kapan saja.

DUNIA | 28 September 2021

Kelak, Anak-anak Hadapi Lebih Banyak Bencana Iklim daripada Kakek-Neneknya

Satu penelitian menunjukkan anak-anak menghadapi lebih banyak bencana iklim daripada kakek-nenek mereka.

DUNIA | 28 September 2021

Bahrain Penjarakan Ratusan Anak

Sedikitnya 607 orang anak menjadi sasaran berbagai bentuk penyiksaan oleh otoritas Bahrain.

DUNIA | 28 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# Pengganti Mangkunegara IX


# SBY



TERKINI
Jalur Puncak 2 Bisa Kurangi 50% Kemacetan di Cisarua

Jalur Puncak 2 Bisa Kurangi 50% Kemacetan di Cisarua

MEGAPOLITAN | 19 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings