AS dan Uni Eropa Nyatakan Krimea Milik Ukraina
Logo BeritaSatu

AS dan Uni Eropa Nyatakan Krimea Milik Ukraina

Sabtu, 27 Februari 2021 | 15:16 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu-com- Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa telah menegaskan kembali sikap bahwa Krimea adalah milik Ukraina. Seperti dilaporkan VOA, Sabtu (27/2), penegasan itu disampaikan menjelang peringatan tujuh tahun invasi Rusia dan direbutnya Krimea,

“Invasi Rusia dan pencaplokan Krimea” merupakan “penghinaan tak tahu malu terhadap tatanan internasional modern,” kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam suatu pernyataan.

“Kami menegaskan kenyataan mendasar ini: Krimea adalah milik Ukraina,” kata Blinken.

AS mengulangi seruannya terhadap Rusia agar segera mengakhiri pendudukannya di Krimea, membebaskan semua tahanan politik Ukraina, dan memulihkan kontrol sepenuhnya atas semenanjung itu kepada Ukraina. AS juga meminta Rusia agar mengakhiri “agresinya” di Ukraina Timur.

"Amerika Serikat tidak, dan tidak akan pernah, mengakui aneksasi Rusia terhadap Krimea,” sebut pernyataan itu.

Sebelum Rusia mengubah sikapnya terkait Ukraina dan Krimea, sanksi-sanksi AS terhadap negara itu akan tetap diberlakukan, kata Blinken.

Sementara dalam kapasitas sebagai presiden Komite Menteri-Menteri Dewan Eropa, Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengulangi kecaman Uni Eropa terhadap aneksasi Krimea, yang menurutnya merupakan pelanggaran hukum internasional.

Dewan mengukuhkan kembali “dukungan tegas dan tak tergoyahkan bagi kemerdekaan, kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina di dalam batas-batasnya yang diakui internasional,” sebut Maas dalam suatu pernyataan.

Pernyataan itu meminta Rusia “agar mematuhi sepenuhnya hukum kemanusiaan internasional dan standar HAM internasional, termasuk memberi akses tanpa hambatan bagi mekanisme pemantauan HAM regional dan internasional, serta organisasi-organisasi HAM, ke Krimea dan Sevastopol.”

Pada 27 Februari 2014, tentara Rusia yang mengenakan penutup wajah masuk dan merebut lokasi-lokasi strategis di Krimea, serta berbagai lembaga Krimea, termasuk Dewan Agung atau parlemen Krimea. Dewan para menteri dibubarkan dan perdana menteri baru yang pro-Rusia diangkat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lebih 300 Orang Didakwa Kasus Kerusuhan Capitol AS

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) telah mendakwa lebih dari 300 orang dalam kerusuhan Capitol.

DUNIA | 27 Februari 2021

Alasan Usia, Merkel Tolak Vaksin Covid-19 Astrazeneca

Kanselir Jerman Angela Merkel mengaku tidak akan mengambil vaksin Covid-19 Astrazeneca karena dia sudah terlalu tua.

DUNIA | 27 Februari 2021

Arab Saudi Bantah Laporan Intel AS Soal Khashoggi

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi membantah laporan intel Amerika Serikat (AS) tentang kematian Jamal Khashoggi.

DUNIA | 27 Februari 2021

Milisi Bersenjata Culik 317 Siswi Nigeria

Sejumlah 317 siswi sekolah di Nigeria diculik kelompok milisi bersenjata pada Jumat (26/2) pagi.

DUNIA | 27 Februari 2021

Menkes Israel: 50% Populasi Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Sekitar 50% dari populasi Israel yang berpenduduk 9,3 juta setidaknya telah menerima satu dosis vaksin Covid-19.

DUNIA | 27 Februari 2021

Australia Akan Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max

Regulator penerbangan Australia menyatakan pada Jumat (26/2) akan mencabut larangan terbang Boeing 737 Max.

DUNIA | 27 Februari 2021

Surat Kabar India Tuntut 85% Bagi Hasil Iklan Google

Indian Newspaper Society (INS) atau asosiasi surat kabar India menuntut pembagian 85% hasil iklan di Google.

DUNIA | 27 Februari 2021

Soal Paspor Bebas Covid, Eropa Tak Ingin Disalip Apple dan Google

Uni Eropa (UE) harus segera membuat program sertifikat kesehatan Covid-19 atau paspor bebas Covid-19, jika tak ingin disalip Apple dan Google

DUNIA | 27 Februari 2021

Ratu Elizabeth Kampanyekan Vaksinasi Covid-19

Ratu Inggris Elizabeth II telah mendorong masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 seperti dirinya.

DUNIA | 27 Februari 2021

Brasil Akan Beli 20 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Bharat India

Kementerian Kesehatan Brasil pada Kamis (26/2) menandatangani kontrak untuk membeli 20 juta dosis Covaxin.

DUNIA | 27 Februari 2021


TAG POPULER

# Penganiayaan Perawat


# Reshuffle Kabinet


# Vaksinasi Covid-19


# Larangan Mudik


# Vaksin Nusantara



TERKINI

Data 10 Provinsi dengan Tingkat Kesembuhan Terendah Covid-19 pada 17 April 2021

BERITA GRAFIK | 3 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS