Danau di India Bertabur Ratusan Kerangka Manusia
Logo BeritaSatu

Danau di India Bertabur Ratusan Kerangka Manusia

Minggu, 28 Februari 2021 | 23:27 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Himalaya, Beritasatu.com- Di pegunungan Himalaya India, ada danau terpencil bernama Roopkund yang terletak di lembah bersalju. Danau itu mengundang perhatian banyak orang karena menampung ratusan kerangka manusia.

Seerti dilaporkan BBC, Minggu (28/2), Danau Roopkund terletak 5.029 meter di atas permukaan laut di dasar lereng curam di Trisul, salah satu gunung tertinggi India, di negara bagian Uttarakhand.

Mayat-mayat itu berserakan di sekitar dan di bawah es "danau tengkorak", yang ditemukan oleh seorang penjaga hutan Inggris yang sedang berpatroli pada tahun 1942.

Selama lebih dari setengah abad, para antropolog dan ilmuwan telah mempelajari mayat-mayat tersebut.

Danau Roopkund menarik para ilmuwan dan pengunjung yang penasaran selama bertahun-tahun. Seiring musim dan cuaca berganti, danau itu, yang membeku hampir sepanjang tahun, mengembang dan menyusut.

Hanya ketika salju mencair barulah kerangka terlihat, kadang-kadang dengan daging yang masih menempel dan terawat dengan baik.

Teori lain menyebutkan bahwa beberapa mayat itu adalah tentara India yang mencoba menginvasi Tibet pada tahun 1841, dan dipukul mundur.

Lebih dari 70 orang dari antara mereka kemudian mencari jalan pulang lewat Himalaya dan meninggal dalam perjalanan.

Teori yang lain lagi berasumsi bahwa ini bisa jadi merupakan "kuburan" tempat korban wabah dikuburkan. Di desa-desa di daerah tersebut, ada lagu rakyat populer yang bercerita tentang bagaimana Dewi Nanda Devi menciptakan badai hujan es "sekeras besi" yang menewaskan orang-orang yang sedang mengitari danau. Gunung tertinggi kedua di India, Nanda Devi, dipuja sebagai dewi.

Studi terbaru, yang berlangsung selama lima tahun dan melibatkan 28 rekan peneliti dari 16 institusi yang berbasis di India, AS, dan Jerman, menemukan bahwa semua asumsi sebelumnya mungkin tidak benar.

Para ilmuwan melakukan analisis genetik dan penanggalan pada 38 mayat, termasuk 15 perempuan, yang ditemukan di danau — beberapa di antaranya berasal dari suatu waktu sekitar 1.200 tahun yang lalu.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Saudi Cegat Rudal Balistik di Atas Riyadh

Arab Saudi menyalahkan pemberontak Houthi di Yaman ketika TV pemerintah menyiarkan rekaman ledakan di udara di atas Riyadh.

DUNIA | 28 Februari 2021

Kantor HAM PBB: 18 Orang Tewas Akibat Kekerasan di Myanmar

Kantor Hak Asasi Manusia (HAM) PPBB menyatakan 18 orang tewas dan 30 orang terluka akibat kekerasan menentang kudeta di Myanmar.

DUNIA | 28 Februari 2021

Sempat Tertunda, Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba Filipina

Filipina menerima gelombang pertama vaksin Covid-19 pada Minggu (28/2).

DUNIA | 28 Februari 2021

Pakar Kesehatan Khawatirkan Rencana Paus ke Irak

Pakar penyakit menular mengungkapkan keprihatinan tentang perjalanan Paus Fransiskus yang akan datang ke Irak di tengah pandemi Covid-19

DUNIA | 28 Februari 2021

Cegah Penyebaran Covid-19, Iran Larang Masuk Pelancong dari 32 Negara

Otoritas Iran melarang masuk pelancong dari 32 negara untuk mencegah penyebaran Covid-19.

DUNIA | 28 Februari 2021

Polisi Myanmar Tewaskan 10 Demonstran

Aparat polisi Myanmar telah menembaki para pengunjuk rasa dan menewaskan sedikitnya 10 orang.

DUNIA | 28 Februari 2021

Indonesia Nyatakan Keprihatinan atas Situasi di Myanmar

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan keprihatinan atas situasi dan kondisi yang terjadi di Myanmar.

DUNIA | 28 Februari 2021

Paus Fransiskus Ingin Tetap di Roma hingga Akhir Hayat

Paus Fransiskus berharap untuk tetap tinggal di Roma sampai akhir hayatnya.

DUNIA | 28 Februari 2021

Dengan Patung Emas, Kaum Konservatif AS Memuja Trump

Kaum konservatif AS memuja Donald Trump pada pertemuan tahunan pada Jumat (26/2) dengan meluncurkan patung emas sang mantan presiden.

DUNIA | 28 Februari 2021

Menhan Israel Tuduh Iran Dalangi Serangan Kapal di Teluk Oman

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menuduh Iran berada di belakang ledakan di kapal transportasi milik Israel di Teluk Oman.

DUNIA | 28 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS