Uruguay Mulai Vaksinasi Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Uruguay Mulai Vaksinasi Covid-19

Selasa, 2 Maret 2021 | 14:58 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Montevideo, Beritasatu.com- Pemerintah Uruguay pada Senin (1/3) memulai kampanye imunisasi terhadap Covid-19. Vaksinasi dilakukan dengan vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi Tiongkok, Sinovac. Seperti dilaporkan Xinhua, vaksinasi memprioritaskan guru, militer, dan polisi.

"Hampir 50.000 dari total 140.000 orang dalam kelompok prioritas telah dijadwalkan untuk menerima vaksin," kata Menteri Kesehatan Masyarakat Daniel Salinas.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Masyarakat Jose Luis Satdjian mengatakan bahwa Senin menandai "tahap baru dalam perang melawan pandemi".

Satdjian mendesak masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi untuk menjaga diri sendiri dan orang lain.

Sebelumnya, pada Jumat (26/2), Presiden Uruguay Luis Lacalle Pou mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Tiongkok atas dukungannya dalam memasok vaksin.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PBB: Puluhan Ribu Orang Masih Hilang Akibat Perang Suriah

Puluhan ribu warga sipil dilaporkan masih hilang setelah ditahan secara sewenang-wenang selama 10 tahun perang saudara di Suriah

DUNIA | 2 Maret 2021

Berharap Pandemi Covid-19 Selesai Akhir 2021, WHO: Itu Tidak Realistis

WHO menyatakan bahwa "tidak realistis" untuk mengharapkan pandemi Covid-19 berakhir pada akhir 2021.

DUNIA | 2 Maret 2021

Buntut Kasus Kematian Siswa, Tiongkok Larang Hukuman Keras di Sekolah

Tiongkok telah melarang para guru sekolah untuk memberikan hukuman apa pun yang dapat menyebabkan trauma fisik atau mental.

DUNIA | 2 Maret 2021

Obat-obatan Senilai Rp 164 Miliar Dicuri dari RS Tanzania

Otoritas kesehatan Tanzania menyatakan obat-obatan senilai 26,7 miliar shilling Tanzania (sekitar US$ 11,5 juta atau Rp 164 miliar) dicuri di rumah sakit umum

DUNIA | 2 Maret 2021

Lebih dari 20 Juta Warga Inggris Dapat Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Lebih dari 20 juta orang di seluruh Inggris sekarang telah menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama.

DUNIA | 2 Maret 2021

Menlu ASEAN Gelar Pertemuan Khusus Bahas Krisis Myanmar

Ada kepemimpinan politik dan ada kepemimpinan militer, di pihak lain. Mereka perlu bicara, dan kami perlu membantu menyatukan mereka,

DUNIA | 2 Maret 2021

Jepang Desak Tiongkok untuk Hentikan Tes Covid-19 Anal

Tokyo mendesak Beijing untuk menghentikan tes Covid-19 anal bagi warga negara Jepang di Tiongkok.

DUNIA | 2 Maret 2021

Trump Klaim Diri sebagai Masa Depan Partai Republik

Mantan presiden Donald Trump mengklaim diri sebagai masa depan Partai Republik Amerika Serikat (AS)

DUNIA | 2 Maret 2021

Terancam Demam Babi Afrika, Malaysia Akan Musnahkan 3.000 Ekor Babi

Malaysia berencana memusnahkan 3.000 ekor babi liar dan babi lokal setelah wabah demam babi Afrika di negara bagian Sabah

DUNIA | 2 Maret 2021

Tiongkok Akan Sumbang 400.000 Dosis Vaksin Covid-19 ke Afganistan

Tiongkok telah berjanji untuk mengirimkan 400.000 dosis vaksin Covid-19 Sinopharm ke Afganistan.

DUNIA | 2 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS