Tunangan Khashoggi Tuntut Hukuman untuk Pangeran Mohammed
Logo BeritaSatu

Tunangan Khashoggi Tuntut Hukuman untuk Pangeran Mohammed

Rabu, 3 Maret 2021 | 07:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Istanbul, Beritasatu.com- Tunangan wartawan Turki Jamal Khashoggi dan seorang pelapor PBB, meminta Washington pada Senin (1/3) untuk menghukum putra mahkota Saudi, Mohammed bin Salman atas pembunuhan yang dilakukannya.

Seperti dilaporkan AFP, pada Jumat (26/2), Amerika Serikat (AS) mengumumkan laporan yang secara terbuka menuduh putra mahkota menyetujui pembunuhan Khashoggi di Konsulat Arab di Istanbul pada tahun 2018.

Tapi AS justru tidak menerapkan sanksi terhadap pemimpin de facto Saudi berusia 35 tahun itu, yang dikenal dengan inisialnya MBS.

"Sangat penting bahwa putra mahkota, yang memerintahkan pembunuhan brutal terhadap orang yang tidak bersalah dan tidak bersalah, harus dihukum tanpa penundaan," kata tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz dalam pernyataan yang diposting di Twitter resminya.

"Ini tidak hanya akan membawa keadilan yang kami cari untuk Jamal, tapi juga bisa mencegah tindakan serupa terulang di masa depan,” tambahnya.

Khashoggi adalah seorang warga AS dan kritikus Pangeran Mohammed yang menulis untuk The Washington Post. Dia dibunuh dan dipotong-potong di konsulat kerajaan Istanbul setelah masuk ke dalam untuk menerima dokumen pernikahannya dengan Cengiz.

Cengiz mengatakan bahwa setelah laporan AS itu, tidak ada lagi legitimasi politik untuk sang putra mahkota. Namun dia menyesali laporan AS tidak cukup jauh.

"Kebenaran - yang sudah diketahui - telah terungkap sekali lagi, dan sekarang sudah dikonfirmasi. Namun itu tidak cukup karena kebenaran hanya bisa bermakna jika keadilan bisa dicapai," katanya memperingatkan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bolivia Luncurkan Kampanye Vaksinasi Massal Covid-19

Bolivia meluncurkan kampanye imunisasi massal melawan Covid-19 di kota La Paz.

DUNIA | 3 Maret 2021

Indonesia Dorong Pembebasan Tahanan Politik Myanmar

Kondisi yang kondusif bagi komunikasi dan dialog harus segera diciptakan termasuk melepaskan tahanan politik.

DUNIA | 2 Maret 2021

Menlu: Tanpa Myanmar Membuka Pintu, Niat Baik ASEAN Tidak Akan Berjalan

Retno menyadari tanpa adanya respons dari Myanmar, maka semua solusi tidak akan dapat dijalankan.

DUNIA | 2 Maret 2021

Retno Marsudi: Menlu ASEAN Tidak Berniat Ikut Campur Urusan Myanmar

Tidak ada satu pun negara anggota ASEAN yang memiliki niat untuk melanggar prinsip non-interference (ikut campur) dalam urusan dalam negeri Myanmar.

DUNIA | 2 Maret 2021

Sebelum Tinggalkan Gedung Putih, Trump Disuntik Vaksin Covid-19

Donald Trump ternyata sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19 sebelum meninggalkan Gedung Putih, Januari lalu.

DUNIA | 2 Maret 2021

Miguel Cardona Dikukuhkan sebagai Menteri Pendidikan AS

Migueal Cardona dikukuhkan sebagai Menteri Pendidikan Amerika Serikat (AS)

DUNIA | 2 Maret 2021

Di Tiongkok, Sanksi Guru yang Pukuli Siswa Masih Belum Jelas

Media Tiongkok kerap melaporkan kasus anak-anak sekolah yang meninggal setelah dipukuli oleh guru atau bunuh diri setelah dipermalukan di depan umum di sekolah

DUNIA | 2 Maret 2021

Uruguay Mulai Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Uruguay pada Senin (1/3) memulai kampanye imunisasi terhadap Covid-19.

DUNIA | 2 Maret 2021

PBB: Puluhan Ribu Orang Masih Hilang Akibat Perang Suriah

Puluhan ribu warga sipil dilaporkan masih hilang setelah ditahan secara sewenang-wenang selama 10 tahun perang saudara di Suriah

DUNIA | 2 Maret 2021

Berharap Pandemi Covid-19 Selesai Akhir 2021, WHO: Itu Tidak Realistis

WHO menyatakan bahwa "tidak realistis" untuk mengharapkan pandemi Covid-19 berakhir pada akhir 2021.

DUNIA | 2 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS